Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan GBLA! Erick Thohir Ungkap Alasan Si Jalak Harupat Dipilih untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 24 September 2026 16:27 WIB

Ambisi Teja Paku Alam Bersama Persib Makin Besar, 4 Trofi Jadi Sasaran di Musim Ini

Kamis, 24 September 2026 16:05 WIB

Si Jalak Harupat Siap Sambut FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Puji Kualitas Lapangan

Kamis, 24 September 2026 16:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan GBLA! Erick Thohir Ungkap Alasan Si Jalak Harupat Dipilih untuk FIFA ASEAN Cup 2026
  • Ambisi Teja Paku Alam Bersama Persib Makin Besar, 4 Trofi Jadi Sasaran di Musim Ini
  • Si Jalak Harupat Siap Sambut FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Puji Kualitas Lapangan
  • Bukan Sel Mewah, Kakanwil Jabar Ungkap Bangunan Viral di Lapas Cibinong Adalah Rumah Dinas
  • Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia vs Singapura, Bangladesh vs Malaysia Jadi Pembuka
  • Kecelakaan Maut di Baleendah, 2 Orang Tewas Usai Motor Hantam Tembok Beton
  • Meta Buka Era Baru Gadget AI, Charm hingga Kacamata Pintar Resmi Diperkenalkan
  • Daftar Lengkap Pemain Masuk & Keluar Persib dan Persija di Bursa Transfer Super League
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 24 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukan Oplosan, Pertamina Akui Tambah Zat Aditif ke Pertamax

By Putra JuangKamis, 27 Februari 2025 10:15 WIB2 Mins Read
SPBU Pertamina.
SPBU Pertamina. (Foto: Wikipedia/Henri Aja)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Plh Direktur Utama PT Pertamina Putra Niaga, Mars Ega Legowo Putra mengakui bahwa terdapat dua sumber minyak untuk memenuhi kilang-kilang Pertamina, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri.

Hal itu disampaikan Ega saat memenuhi panggilan Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi di Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta Pusat, pada Rabu (26/2/2025), untuk membahas soal polemik pengelolaan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama ini.

“Kami menerima sudah dalam bentuk RON 90 (Pertalite) dan RON 92 (Pertamax). Tidak dalam bentuk produk RON lainnya,” ucap Ega dikutip NU Online.

Ega mengungkapkan bahwa dalam bensin Pertamax ditambahkan zat aditif berupa penambahan warna.

Baca Juga:  Kabar Gembira! Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik per 1 April 2026

“Proses inilah yang memberikan keunggulan dan pembedaan dari produk yang lain,” ujarnya.

Ega juga mengatakan bahwa terdapat proses injeksi blending atau percampuran. Baginya, proses itu sudah umum dalam produksi yang merupakan bahan cair.

Baca Juga:  Heboh Pertalite Dioplos Jadi Pertamax, 4 SPBU Ini Bisa Jadi Alternatif Selain Pertamina

“Ketika kami menambahkan proses blending ini tujuannya untuk meningkatkan value dari produk tersebut. Jadi, based fuel, RON 92 ditambahkan aditif agar benefitnya, penambagan benefit untuk performa produk-produk ini,” katanya.

“Baik dari dalam negeri maupun luar negeri, kami mempunyai lab. Hasil uji lab, sebelum loading sama setelah loading dan before discharge, sebelum kami bongkar,” tambahnya.

Baca Juga:  Mulai 1 Januari 2024, Beli LPG 3 Kg Wajib Bawa KTP

Ega mengatakan bahwa setiap terminal milik Pertamina rutin pengujian kualitas produk bahkan sampai ke SPBU.

“Kami sangat masif untuk melakukan sidak QnQ, quality and quantity. Mungkin bapak ibu juga sudah sering mendengar berita kami kolaborasi dengan kementerian perdagangan dengan Bareskrim juga, menemukan indikasi kecurangan di lapangan sehingga sangat tidak mungkin kami sendiri membuat skema-skema yang merugikan masyarakat,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Pertamina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Sel Mewah, Kakanwil Jabar Ungkap Bangunan Viral di Lapas Cibinong Adalah Rumah Dinas

Kecelakaan Maut di Baleendah, 2 Orang Tewas Usai Motor Hantam Tembok Beton

Maut Saat Pasang Tiang PJU di Sumedang: Lima Pekerja Tersengat Listrik, Satu Orang Tewas

Halaman Hotel di Cihampelas Diduga Masuk Rumija, Legalitas Dicek

Krisis Air Bersih Melanda Sumedang, 5.000 Liter Air Didistribusikan untuk Warga

84 Bangunan di Rumija Coblong dan Bandung Wetan Jadi Sasaran Penertiban

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.