Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pemain Timnas Indonesia usai mencetak gol ke gawang Arab Saudi.

Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia vs Singapura, Bangladesh vs Malaysia Jadi Pembuka

Kamis, 24 September 2026 15:45 WIB

Kecelakaan Maut di Baleendah, 2 Orang Tewas Usai Motor Hantam Tembok Beton

Kamis, 24 September 2026 15:23 WIB

Meta Buka Era Baru Gadget AI, Charm hingga Kacamata Pintar Resmi Diperkenalkan

Kamis, 24 September 2026 15:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia vs Singapura, Bangladesh vs Malaysia Jadi Pembuka
  • Kecelakaan Maut di Baleendah, 2 Orang Tewas Usai Motor Hantam Tembok Beton
  • Meta Buka Era Baru Gadget AI, Charm hingga Kacamata Pintar Resmi Diperkenalkan
  • Daftar Lengkap Pemain Masuk & Keluar Persib dan Persija di Bursa Transfer Super League
  • Maut Saat Pasang Tiang PJU di Sumedang: Lima Pekerja Tersengat Listrik, Satu Orang Tewas
  • Bursa Transfer Super League Ditutup: Persija Sukses Amankan Marselino Ferdinan, Persib Pilih Senyap
  • Halaman Hotel di Cihampelas Diduga Masuk Rumija, Legalitas Dicek
  • Krisis Air Bersih Melanda Sumedang, 5.000 Liter Air Didistribusikan untuk Warga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 24 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Deretan Kontroversi Bahlil Lahadalia, dari Tambang Raja Ampat hingga BBM Swasta Langka

By Aga GustianaKamis, 18 September 2025 12:53 WIB3 Mins Read
Foto Menteri ESDM Bahlil Lahadalia diwawancara wartawan.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Foto: BPMI Setpres)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Investasi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ad interim, Bahlil Lahadalia, kembali jadi sorotan publik. Sayangnya, bukan karena prestasi, melainkan deretan kebijakan kontroversial yang dinilai merugikan masyarakat maupun sektor usaha.

Setelah sebelumnya menuai kritik atas izin tambang di Raja Ampat hingga polemik kuliah S3 “kilat” di UI, kini namanya lagi-lagi ramai dibicarakan lantaran kelangkaan BBM di SPBU swasta seperti Shell, Vivo, dan BP.

Kelangkaan ini menimbulkan efek domino: ada pekerja yang terpaksa terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Ini udah terakhir pak (stok BBM di Shell), yang lain udah pada di-layoff. Stok impor udah nggak ada lagi sampai tahun depan. Kalau stok terminal penyimpanan habis, ya selesai sudah,” ungkap seorang pekerja SPBU Shell dalam curhatan yang diunggah akun Ilmudata.

Pernyataan itu semakin ramai dibicarakan setelah diunggah ulang akun X @barengwarga, dan langsung dibanjiri komentar pedas warganet.

Baca Juga:  Umumkan Kepengurusan Baru, Bahlil Tunjuk Ace Hasan Jadi Waketum Golkar 2024-2029

Salah satunya menulis:

“Oke, lu mau monopoli pasar silakan. Tapi Pertamina ini tolong benerin pelayanannya. Udah gaya monopoli, tapi layanannya amburadul.”

Komentar lain juga menyentil:

“Adekku nggak pernah pakai BBM subsidi, selalu isi pertamax. Begitu tahu dioplos sakit hati, pindah ke kerang (Shell). Eh, beberapa bulan kemudian ditelpon CS Pertamina, ditanya kenapa nggak isi di Pertamina lagi. Lucu banget pemerintah.”

Fenomena ini semakin memperpanjang daftar kebijakan kontroversial Bahlil Lahadalia, yang sejak awal kepemimpinannya kerap menuai tanda tanya.

Daftar Kebijakan Kontroversial Bahlil Lahadalia

  1. Pelarangan Pengecer Elpiji 3 Kg
    Bahlil sempat melarang pengecer tradisional menjual LPG 3 kg bersubsidi dengan alasan banyak yang menjual di atas HET. Akibatnya, warga harus antre panjang di pangkalan resmi, sementara pengecer kecil kehilangan mata pencaharian.
  2. Klaim Investasi Jumbo di IKN
    Ia pernah menyebut investasi asing hingga Rp200–300 triliun sudah masuk ke IKN. Namun, publik menagih bukti nyata karena klaim itu tidak diiringi transparansi.
  3. Konflik Rempang dan Tuduhan Campur Tangan Asing
    Dalam kisruh Rempang, Bahlil menuding ada unsur asing yang ikut bermain, tapi pernyataannya tak dibarengi bukti jelas.
  4. Kursi Ketua Umum Golkar
    Terpilihnya Bahlil sebagai Ketum Golkar 2024 juga menimbulkan polemik karena dinilai sarat campur tangan istana. Airlangga Hartarto bahkan menyindir kursi kepemimpinan partai sudah “diambil”.
  5. Studi Doktor “Kilatan”
    Bahlil menyelesaikan studi doktoral di UI hanya dalam 1 tahun 8 bulan, jauh lebih singkat dari standar normal 3–5 tahun. Hal ini memicu pengkajian etik internal kampus.
  6. Pernyataan Merendahkan Pekerja Lokal
    Ia pernah menyebut tenaga kerja Indonesia belum siap di perusahaan standar internasional karena dinilai terlalu banyak beristirahat. Pernyataan itu dianggap merendahkan pekerja dalam negeri.
  7. Izin Tambang PT Gag Nikel di Raja Ampat
    Publik menuding Bahlil memberi lampu hijau operasi tambang di Raja Ampat, meski kemudian ia menyebut aktivitas itu hanya untuk keperluan audit dan evaluasi.
  8. Foto Viral dengan Miras Rp38 Juta
    Sebuah foto sosok mirip Bahlil duduk di dekat botol whiskey mahal sempat viral. Meski belum terbukti keasliannya, isu ini makin menambah daftar kontroversi.
  9. Kelangkaan BBM di SPBU Swasta
    Isu paling panas saat ini adalah ketiadaan pasokan BBM di SPBU swasta. Publik menduga kebijakan impor atau distribusi sengaja ditekan untuk menguntungkan Pertamina. Bahlil membantah, menyebut kuota impor swasta justru naik 10%. Namun, kenyataan di lapangan berbicara lain.
Baca Juga:  Golkar Dukung Pelaporan Meme Bahlil, Netizen Balas dengan Banjir Meme

Publik Kian Kehilangan Kepercayaan

Meski Bahlil berulang kali membantah tuduhan miring dan mengklaim kebijakannya demi kepentingan nasional, gelombang kritik publik terus membesar. Isu kelangkaan BBM swasta ini bahkan dianggap simbol dari carut-marutnya pengelolaan energi di Indonesia.

Baca Juga:  Lolos Reshuffle, Bahlil Lahadalia Disentil Salsa Erwina: Kebijakannya Membagongkan

Di satu sisi, pemerintah berbicara soal efisiensi, kemandirian energi, dan investasi jumbo. Namun di sisi lain, masyarakat justru dihadapkan pada antrean panjang, harga yang tidak stabil, hingga PHK pekerja SPBU swasta.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bahlil Lahadalia Kontroversi Pertamina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kecelakaan Maut di Baleendah, 2 Orang Tewas Usai Motor Hantam Tembok Beton

Maut Saat Pasang Tiang PJU di Sumedang: Lima Pekerja Tersengat Listrik, Satu Orang Tewas

Halaman Hotel di Cihampelas Diduga Masuk Rumija, Legalitas Dicek

Krisis Air Bersih Melanda Sumedang, 5.000 Liter Air Didistribusikan untuk Warga

84 Bangunan di Rumija Coblong dan Bandung Wetan Jadi Sasaran Penertiban

Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.