Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 02:00 WIB

Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!

Minggu, 13 September 2026 01:00 WIB

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Sabtu, 12 September 2026 23:16 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!
  • Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!
  • Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu
  • Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga
  • Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • Pasukan Jepang Nyesel Datang? Niat Bantu Karhutla Malah Disambut Parade & Marching Band!
  • BOSS Cabaret Festival 2026 Jadi Ruang Tumbuh Kreativitas Anak Muda
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

By Aga GustianaKamis, 2 April 2026 17:01 WIB3 Mins Read
Musda Golkar Jabar XI. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Jawa Barat yang digelar di Hotel Trans Luxury, Bandung, Kamis (2/4/2026), pecah dalam ketegangan. Forum tertinggi beringin Jawa Barat ini tidak hanya dikepung aksi demonstrasi massa di pintu gerbang, tetapi juga diguncang isu miring mengenai rekayasa agenda dari internal pengurus sendiri.

Situasi di lokasi terpantau sangat kontras; di dalam hotel agenda pemilihan ketua baru terus melaju, sementara di luar, puluhan orang yang mengatasnamakan solidaritas elemen masyarakat Jabar melakukan orasi tajam di bawah pengawalan ketat aparat.

Aksi Massa: Cium Aroma Kejanggalan Organisasi

Massa aksi yang dipimpin Ahmad Sodikin menyoroti adanya “prosedur gelap” dalam persiapan Musda. Mereka menduga ada manipulasi mekanisme keanggotaan yang sengaja dibiarkan kosong sejak Desember dan baru diproses kilat menjelang forum dibuka.

Koordinator aksi, Ahmad Sodikin, menegaskan bahwa gerakan ini adalah bentuk kritik agar Golkar Jabar tidak terjebak dalam praktik politik yang tidak transparan.

Baca Juga:  Heboh Motor Brebet Massal di Jawa Timur, Benarkah Gara-gara Pertalite?

“Ini adalah aksi solidaritas dari berbagai organisasi di Kota Bandung maupun Jawa Barat, baik ormas maupun LSM. Kami melihat ada sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan Musda Golkar Jabar,” ujar Ahmad di sela-sela aksi.

Ahmad juga memberikan peringatan keras bahwa memaksakan Musda di tengah masalah internal yang belum tuntas bisa menjadi bom waktu bagi partai.

“Hal seperti ini seharusnya menjadi bahan peninjauan ulang. Musda tidak seharusnya langsung digelar sebelum persoalan-persoalan tersebut dibahas kembali secara internal,” katanya.

Ia menambahkan bahwa jika transparansi diabaikan, konflik horizontal di tubuh partai tak akan terhindarkan.

“Kalau tetap berlangsung tanpa ada penjelasan, ini berpotensi menimbulkan kericuhan karena ada pihak-pihak yang merasa dirugikan,” pungkas Ahmad.

Tudingan “Permainan Pusat” Saat Ketum Absen

Sebelumnya, ketegangan juga terlihat ketika kritik pedas justru datang dari “orang dalam” DPD Golkar Jabar. Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO), Asep Suparman, secara terbuka menyebut Musda kali ini sarat akan rekayasa oknum tingkat pusat.

Baca Juga:  Ojol Dilarang Pakai Pertalite? Begini Kata Anak Buah Bahlil

Sorotan utama tertuju pada absennya Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, yang sedang berada di Jepang mendampingi Presiden Prabowo Subianto. Absennya tokoh kunci ini dinilai dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk memaksakan agenda Musda.

“Ya, kita tahu bahwa Ketua Umum Bahlil Lahadalia sedang tidak ada di tempat, yaitu mendampingi Bapak Presiden Prabowo Subianto di Jepang,” ungkap Asep Suparman dengan nada prihatin.

Asep menilai, digelarnya Musda saat pemimpin tertinggi partai tidak di tempat memunculkan tanda tanya besar mengenai legitimasi proses demokrasi di Jawa Barat.

“Ini dibuktikan dengan permainan situasi yang dimanfaatkan di tingkat pusat ketika ketua sedang tidak ada di tempat,” tegasnya.

Baca Juga:  Prabowo Minta Lifting Minyak Dalam Negeri Ditingkatkan

Perebutan Kursi Jabar 1 di Tengah Badai

Meski dihantam kritik dari luar dan dalam, panitia tetap bersikukuh melanjutkan agenda. Ketua Steering Committee (SC), H. Yomanius Untung, memastikan bahwa pembukaan forum tetap sah dan dilakukan oleh pejabat tinggi DPP lainnya menggantikan Bahlil.

Saat ini, bursa calon Ketua DPD Golkar Jabar kian mengerucut pada dua nama kuat:

  • Daniel Mutaqien: Dikabarkan telah mengantongi dukungan dari 22 DPD tingkat II.
  • Ahmad Hidayat: Telah resmi mendaftarkan diri dan siap bertarung dalam kontestasi.

Musda XI ini kini bukan sekadar ajang rutin lima tahunan, melainkan ujian berat bagi soliditas Partai Golkar Jawa Barat. Apakah forum ini akan melahirkan pemimpin yang benar-benar didukung akar rumput, atau justru meninggalkan residu konflik akibat tudingan rekayasa yang terlanjur meledak ke publik?

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bahlil Lahadalia Golkar Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.