Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Rabu, 29 Juli 2026 19:39 WIB

Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib

Rabu, 29 Juli 2026 19:11 WIB

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Rabu, 29 Juli 2026 18:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
  • Garuda Siap Tempur! Indonesia Dapat Grup Panas Hadapi Malaysia hingga India di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan
  • Update Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026: Status Terbaru dan Klarifikasi Pemerintah
  • Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 29 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Musda Golkar Jabar XI ‘Bara di Balik Beringin’: Digempur Demo Massa, Disentil Isu Rekayasa Kursi Ketua!

By Aga GustianaKamis, 2 April 2026 17:01 WIB3 Mins Read
Musda Golkar Jabar XI. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Jawa Barat yang digelar di Hotel Trans Luxury, Bandung, Kamis (2/4/2026), pecah dalam ketegangan. Forum tertinggi beringin Jawa Barat ini tidak hanya dikepung aksi demonstrasi massa di pintu gerbang, tetapi juga diguncang isu miring mengenai rekayasa agenda dari internal pengurus sendiri.

Situasi di lokasi terpantau sangat kontras; di dalam hotel agenda pemilihan ketua baru terus melaju, sementara di luar, puluhan orang yang mengatasnamakan solidaritas elemen masyarakat Jabar melakukan orasi tajam di bawah pengawalan ketat aparat.

Aksi Massa: Cium Aroma Kejanggalan Organisasi

Massa aksi yang dipimpin Ahmad Sodikin menyoroti adanya “prosedur gelap” dalam persiapan Musda. Mereka menduga ada manipulasi mekanisme keanggotaan yang sengaja dibiarkan kosong sejak Desember dan baru diproses kilat menjelang forum dibuka.

Koordinator aksi, Ahmad Sodikin, menegaskan bahwa gerakan ini adalah bentuk kritik agar Golkar Jabar tidak terjebak dalam praktik politik yang tidak transparan.

“Ini adalah aksi solidaritas dari berbagai organisasi di Kota Bandung maupun Jawa Barat, baik ormas maupun LSM. Kami melihat ada sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan Musda Golkar Jabar,” ujar Ahmad di sela-sela aksi.

Ahmad juga memberikan peringatan keras bahwa memaksakan Musda di tengah masalah internal yang belum tuntas bisa menjadi bom waktu bagi partai.

“Hal seperti ini seharusnya menjadi bahan peninjauan ulang. Musda tidak seharusnya langsung digelar sebelum persoalan-persoalan tersebut dibahas kembali secara internal,” katanya.

Ia menambahkan bahwa jika transparansi diabaikan, konflik horizontal di tubuh partai tak akan terhindarkan.

“Kalau tetap berlangsung tanpa ada penjelasan, ini berpotensi menimbulkan kericuhan karena ada pihak-pihak yang merasa dirugikan,” pungkas Ahmad.

Tudingan “Permainan Pusat” Saat Ketum Absen

Sebelumnya, ketegangan juga terlihat ketika kritik pedas justru datang dari “orang dalam” DPD Golkar Jabar. Wakil Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO), Asep Suparman, secara terbuka menyebut Musda kali ini sarat akan rekayasa oknum tingkat pusat.

Sorotan utama tertuju pada absennya Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, yang sedang berada di Jepang mendampingi Presiden Prabowo Subianto. Absennya tokoh kunci ini dinilai dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk memaksakan agenda Musda.

“Ya, kita tahu bahwa Ketua Umum Bahlil Lahadalia sedang tidak ada di tempat, yaitu mendampingi Bapak Presiden Prabowo Subianto di Jepang,” ungkap Asep Suparman dengan nada prihatin.

Asep menilai, digelarnya Musda saat pemimpin tertinggi partai tidak di tempat memunculkan tanda tanya besar mengenai legitimasi proses demokrasi di Jawa Barat.

“Ini dibuktikan dengan permainan situasi yang dimanfaatkan di tingkat pusat ketika ketua sedang tidak ada di tempat,” tegasnya.

Perebutan Kursi Jabar 1 di Tengah Badai

Meski dihantam kritik dari luar dan dalam, panitia tetap bersikukuh melanjutkan agenda. Ketua Steering Committee (SC), H. Yomanius Untung, memastikan bahwa pembukaan forum tetap sah dan dilakukan oleh pejabat tinggi DPP lainnya menggantikan Bahlil.

Saat ini, bursa calon Ketua DPD Golkar Jabar kian mengerucut pada dua nama kuat:

  • Daniel Mutaqien: Dikabarkan telah mengantongi dukungan dari 22 DPD tingkat II.
  • Ahmad Hidayat: Telah resmi mendaftarkan diri dan siap bertarung dalam kontestasi.

Musda XI ini kini bukan sekadar ajang rutin lima tahunan, melainkan ujian berat bagi soliditas Partai Golkar Jawa Barat. Apakah forum ini akan melahirkan pemimpin yang benar-benar didukung akar rumput, atau justru meninggalkan residu konflik akibat tudingan rekayasa yang terlanjur meledak ke publik?

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ahmad Hidayat Bahlil Lahadalia Daniel Mutaqien Golkar Jabar Musda XI Golkar politik Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Babak Baru Kasus Taufik Hidayat, Kejati Jabar Ungkap Alasan Berkas Belum Bisa Dilanjutkan

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.