Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kasus Tidak Unsur Pidana? Begini Akhir Tragis Dugaan Pungli Alkid Jogja yang Bikin Netizen Geram!

Sabtu, 3 Oktober 2026 18:12 WIB

Ujian Kedalaman Skuad Persib di Oktober 2026: 7 Laga Padat Bikin Maung Bandung Wajib Rotasi Total

Sabtu, 3 Oktober 2026 17:30 WIB

Diabaikan Negara Sendiri? Viral Cerita Atlet Indonesia Peraih 60 Medali Hasil Dukungan Sponsor Luar Negeri

Sabtu, 3 Oktober 2026 14:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kasus Tidak Unsur Pidana? Begini Akhir Tragis Dugaan Pungli Alkid Jogja yang Bikin Netizen Geram!
  • Ujian Kedalaman Skuad Persib di Oktober 2026: 7 Laga Padat Bikin Maung Bandung Wajib Rotasi Total
  • Diabaikan Negara Sendiri? Viral Cerita Atlet Indonesia Peraih 60 Medali Hasil Dukungan Sponsor Luar Negeri
  • Pemerintah Siapkan BSU 2026 Sebesar Rp900 Ribu, Cek Jadwal Pencairan dan Syarat Penerimanya
  • Profil Irjen Hengki: Dari Jajaran Reserse hingga Resmi Menakhodai Polda Jawa Barat
  • Bikin Geregetan! Sosok Aedan Scipio, Pesepakbola Berambut Nyaris 2 Meter yang Guncang Dunia
  • Tampil Bersama Raline Shah di Art Jakarta 2026, Ketua Kreator Jabar Soroti Pentingnya Seni Digital
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 3 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Bukan Sekadar Komunitas Trabas, Penjelajah Alam Jabar Ini Sasar Akses Pendidikan Pelosok

By Aga GustianaSenin, 8 Juni 2026 19:47 WIB3 Mins Read
Overlanding Indonesia Daerah Jawa Barat (OI Jabar). (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bagi sebagian orang, aktivitas overlanding atau penjelajahan jarak jauh dengan kendaraan bermotor mungkin hanya sebatas hobi memacu adrenalin dan menikmati keindahan alam. Namun, paradigma berbeda coba ditunjukkan oleh komunitas Overlanding Indonesia Daerah Jawa Barat (OI Jabar) yang memilih menyelipkan misi kemanusiaan di setiap roda kendaraan mereka.

Komunitas para pencinta petualangan darat ini berkomitmen untuk mengubah setiap rute penjelajahan menjadi program sosial yang berkelanjutan. Target utamanya jelas: menghidupkan kembali semangat gotong royong dan memberikan dampak nyata bagi warga lokal di daerah yang mereka lintasi.

Langkah konkret tersebut dimatangkan dalam momentum Kopi Darat (Kopdar) Perdana OI Jabar yang digelar di kawasan Laswi Heritage, Kota Bandung. Pertemuan perdana ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus pusat, pengurus daerah, hingga perwakilan anggota dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Misi Khusus: Menembus Batas Pendidikan Pelosok

Salah satu program yang menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut adalah inisiasi donasi pendidikan. Komunitas ini sengaja membidik wilayah-wilayah terpencil di Jawa Barat yang selama ini masih minim tersentuh akses dan fasilitas sekolah yang layak.

Lewat gerakan ini, OI Jabar mencoba mengetuk kepedulian para anggotanya, mitra strategis, hingga masyarakat luas. Tujuannya agar anak-anak di pedalaman Jabar tetap bisa mendapatkan kesempatan belajar yang setara demi masa depan mereka.

Ketua OI Jabar, Muhammad Ali Nurdin, menegaskan bahwa esensi dari overlanding sebenarnya jauh lebih dalam daripada sekadar berpindah dari satu titik wisata ke titik lainnya. Perjalanan itu harus memiliki jiwa dan ikatan emosional dengan masyarakat setempat.

“Setiap perjalanan seharusnya membawa nilai dan manfaat. Kami ingin kehadiran Overlanding Indonesia Jawa Barat dapat memberikan kontribusi positif, tidak hanya bagi para anggota, tetapi juga bagi masyarakat yang menjadi bagian dari perjalanan dan pengabdian kami. Pendidikan merupakan salah satu sektor yang kami pandang sangat penting untuk mendapat perhatian bersama,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Senin (8/6/2026).

Dana serta bantuan yang dikumpulkan dari aksi kolektif ini nantinya akan disalurkan langsung untuk menyokong kebutuhan operasional sekolah dan kebutuhan belajar anak-anak yang paling membutuhkan di lapangan.

Agenda Hijau dan Target Jangka Panjang

Gerakan berbagi ini sejatinya merupakan manifestasi dari pilar utama Overlanding Indonesia, yakni merajut persaudaraan dan cinta tanah air lewat aksi nyata. Jadi, jangan heran jika agenda petualangan mereka ke depan akan selalu beriringan dengan dampak sosial jangka panjang.

Selain urusan sekolah anak pedalaman, OI Jabar kini tengah menyusun kalender aksi lingkungan secara berkala. Beberapa program yang siap dieksekusi di antaranya adalah penanaman pohon di lahan kritis, bakti sosial kebencanaan, hingga program pemberdayaan ekonomi warga lokal.

Lewat jargon “Aman, Nyaman, dan Barokah”, kopdar perdana di Laswi Heritage ini resmi menjadi tonggak awal konsolidasi organisasi. OI Jabar optimistis, lewat kolaborasi yang solid dan inklusif, mereka bisa menjadi motor penggerak perubahan positif yang konsisten di tanah Pasundan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Pemerintah Siapkan BSU 2026 Sebesar Rp900 Ribu, Cek Jadwal Pencairan dan Syarat Penerimanya

Tampil Bersama Raline Shah di Art Jakarta 2026, Ketua Kreator Jabar Soroti Pentingnya Seni Digital

Wisata Kuliner Sukabumi 2026: 10 Rekomendasi Tempat Makan Paling Legendaris dan Wajib Dicoba

Surga Tersembunyi di Tanah Sunda: 6 Destinasi Wisata Sukabumi Paling Hits untuk Liburan Akhir Pekan

BSU cair

Panduan Lengkap Cek Penerima BSU 2026: Subsidi Upah Rp900 Ribu Cair Sekaligus untuk 3 Bulan

Keren Banget! Skill Futsal Bocah SD Asal Deli Serdang Bikin Pelatih Timnas Indonesia Putri Kepincut

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.