bukamata.id – Di tengah kabar burung mengenai masa depannya, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, akhirnya buka suara terkait proses negosiasi kontrak barunya. Menariknya, tuntutan pelatih asal Kroasia ini bukan melulu soal nilai kontrak pribadi, melainkan sebuah transformasi besar bagi infrastruktur klub berjuluk Maung Bandung tersebut.
Hodak menegaskan bahwa pembicaraan dengan manajemen bukan sekadar formalitas tanda tangan, melainkan diskusi strategis untuk membawa Persib ke level yang lebih tinggi di kancah sepak bola Asia.
Berikut adalah tiga poin utama yang diajukan Bojan Hodak di tengah proses negosiasi kontraknya:
1. Revolusi Lapangan Latihan
Bagi Hodak, lapangan latihan adalah fondasi utama. Ia menyoroti pentingnya fasilitas yang mumpuni agar pemain bisa berkembang maksimal. Ia bahkan membandingkan standar klub profesional di Indonesia dengan divisi bawah di Eropa.
”Ini adalah fasilitas nomor satu yang harus dimiliki setiap klub. Di Eropa, bahkan divisi tujuh pun punya tempat latihan. Mungkin tidak yang terbaik, tapi mereka punya. Karena stadion tidak bisa dipakai untuk latihan terus-menerus, nanti malah rusak,” tegas Hodak.
2. Peningkatan Fasilitas Kebugaran (Gym)
Selain lapangan, Hodak menuntut adanya peningkatan pada sarana kebugaran. Baginya, kekuatan fisik pemain modern sangat bergantung pada fasilitas gym yang terintegrasi dengan program latihan harian. Ia ingin standar latihan di Persib terus meningkat dari waktu ke waktu.
”Saya selalu berusaha meningkatkan standar (fasilitas) latihan, karena itu yang kami butuhkan. Pemain butuh standar yang lebih baik. Di seluruh Indonesia, bahkan di Asia Tenggara, masih kurang lapangan latihan,” ujarnya menambahkan.
3. Modernisasi Fasilitas Medis
Poin ketiga yang menjadi perhatian serius Hodak adalah aspek medis. Ia menginginkan dukungan medis yang lebih mutakhir untuk mempercepat pemulihan pemain dan meminimalisir risiko cedera panjang, terutama mengingat jadwal kompetisi yang padat.
”Kualitas lapangan latihan juga harus ditingkatkan. Lapangan kami tidak buruk, tapi masih bisa lebih baik karena itu berpengaruh pada minimnya cedera,” ucap pelatih yang sukses membawa Persib meraih hasil konsisten ini.
Demi Masa Depan Klub, Bukan Syarat Mutlak
Meski mengajukan beberapa permintaan signifikan, Hodak mengklarifikasi bahwa hal-hal tersebut adalah saran profesional untuk kemajuan klub dalam jangka panjang, bukan sebuah ancaman atau syarat mati dalam kontraknya.
”Bukan berarti saya menjadikannya syarat mutlak, tapi saya selalu mendorong manajemen untuk meningkatkan fasilitas latihan,” kata Hodak menutup pembicaraan.
Saat ini, pihak manajemen Persib melalui Glenn Sugita dikabarkan menyambut positif masukan dari sang juru taktik. Jika kesepakatan tercapai, Persib tidak hanya akan mempertahankan pelatih bermental juara, tetapi juga selangkah lebih dekat menuju pengelolaan klub yang benar-benar profesional layaknya tim papan atas internasional.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









