Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka

Senin, 27 Juli 2026 17:47 WIB

Buntut Aksi Arogan di Bundaran HI: 3 Oknum Polisi Polda Jabar Diganjar Patsus 21 Hari

Senin, 27 Juli 2026 17:21 WIB

Klasemen Piala Presiden 2026 Terbaru: Persib dan Port FC Jadi Penguasa Grup Usai Laga Perdana

Senin, 27 Juli 2026 17:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Buntut Aksi Arogan di Bundaran HI: 3 Oknum Polisi Polda Jabar Diganjar Patsus 21 Hari
  • Klasemen Piala Presiden 2026 Terbaru: Persib dan Port FC Jadi Penguasa Grup Usai Laga Perdana
  • Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Kamboja: Formasi Menyerang Garuda Menggebrak Piala AFF 2026
  • Jadwal & Link Streaming Timnas Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026: Kick-off Malam Ini!
  • Tragedi Maut Jalur Pantura-Malang: Truk Gulungan Kertas Hantam Kendaraaan hingga Pemukiman
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Polisi Periksa 15 Saksi dan Telusuri Jejak Geng Motor
  • Resmi Jadi Bagian Persib, Ikhwan Ali Tanamal Ungkap Perasaan Usai Jalani Debut Lawan Arema FC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 27 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Buntut Aksi Arogan di Bundaran HI: 3 Oknum Polisi Polda Jabar Diganjar Patsus 21 Hari

By Aga GustianaSenin, 27 Juli 2026 17:21 WIB2 Mins Read
Viral Security nyaris diserempet mobil Alphard di Bundaran HI. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mengambil langkah tegas menyikapi insiden keributan yang melibatkan tiga anggotanya dengan seorang petugas satuan pengamanan (satpam) bernama Fiktor Harefa (27). Peristiwa adu mulut tersebut sempat menyita perhatian publik setelah terjadi di kawasan penyeberangan orang (pelican cross) Halte Transjakarta Bundaran HI, Jakarta, pada Rabu (22/7) siang lalu.

Ketiga oknum aparat yang menumpangi mobil mewah Toyota Alphard tersebut—terdiri dari satu perwira dan dua bintara—kini harus mendekam di tempat khusus guna menjalani pemeriksaan intensif.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, menegaskan bahwa lembaganya tidak memberikan toleransi terhadap tindakan arogan yang mencoreng institusi Polri.

“Saat ini secara tegas dan terukur, kita telah melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan, pelanggar lalu lintas ini yang arogan di Bundaran HI. Dan saat ini yang bersangkutan sudah kita patsus-kan,” ujar Kombes Hendra Rochmawan kepada awak media, Senin (27/7/2026).

Baca Juga: Arogansi Berujung Blunder? Fakta Mengejutkan Di balik Mobil Mewah yang Serempet Security Bundaran HI

Lebih lanjut, Kombes Hendra menjelaskan bahwa masa penempatan khusus (patsus) ini akan dimanfaatkan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) serta Paminal untuk merampungkan berkas sidang etik sekaligus proses penyidikan lebih lanjut.

“Kita punya kewenangan ada 21 hari patsus di sini, dan sekaligus kita juga telah memproses untuk kode etiknya. Jadi ini dalam proses, dan selanjutnya kita menunggu Bidpropam dan Paminal untuk memproses penyidikannya, sehingga kita bisa proses lebih lanjut,” ungkapnya menambahkan.

Permohonan Maaf Resmi dan Status Kasus yang Berakhir Damai

Atas nama korps kepolisian daerah Jawa Barat, Kombes Hendra turut menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada korban, rekan-rekan seprofesi satpam, serta masyarakat luas yang merasa resah atas viralnya aksi arogansi di jalan raya tersebut.

“Saya mewakili anggota jajaran, mohon maaf kepada teman-teman satpam ya, dan juga pada publik dikarenakan arogansi anggota ini membuat resah. Dan selanjutnya kita akan tindak secara terukur,” tegasnya.

Meski sanksi disiplin dan etik tetap berjalan secara profesional di internal kepolisian, ia memastikan bahwa secara personal permasalahan hukum di lapangan antara pihak korban dan para pelaku telah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Dan untuk kasusnya sendiri ini telah berjalan dengan damai ya, berjalan dengan damai, khusus untuk yang di Jakarta dengan satpam,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bundaran HI Patsus Polda Jabar Satpam Fiktor Harefa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka

Tragedi Maut Jalur Pantura-Malang: Truk Gulungan Kertas Hantam Kendaraaan hingga Pemukiman

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Polisi Periksa 15 Saksi dan Telusuri Jejak Geng Motor

Praperadilan Ditolak PN Bandung, Status Tersangka Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Sah

Bukan Cuma Repot, Ini Kelewatan! Bawa Sapi ke Rinjani Demi Logistik Mewah, SOP Dijebol!

Bukan Soal Nasi Uduk, Knalpot Bising Jadi Pemicu Utama Bentrok Maut Matraman-Menteng

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Proyek PLTP Patuha Unit 2 Capai Fase Vital: Mobilisasi Komponen Generator Sukses Digelar
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Birokrasi Dedi Mulyadi Terbukti Cacat Prosedur, PTUN Bandung Menangkan Aliansi Buruh Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.