Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu

Senin, 14 September 2026 19:55 WIB

Andre Taulany Nikah Lagi?! Ini Sosok Calon Istri Ketua Geng Prediksi

Senin, 14 September 2026 19:31 WIB

Misi Balas Kekalahan dari Persija? Persib Langsung Latihan Setibanya di Korea

Senin, 14 September 2026 18:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu
  • Andre Taulany Nikah Lagi?! Ini Sosok Calon Istri Ketua Geng Prediksi
  • Misi Balas Kekalahan dari Persija? Persib Langsung Latihan Setibanya di Korea
  • Resmi Jabat Menkeu, Suahasil Nazara Singgung Peluang Tinjau Ulang Kebijakan Mutasi Purbaya Yudhi Sadewa
  • Purbaya Diganti! Suahasil Nazara Kini Pegang Kursi Menteri Keuangan
  • Viral Pasutri Bandung Disebut Tinggal di Makam, Fakta Sebenarnya Terungkap
  • Rumor Panas Paruh Musim: Bek Persija Digandeng Legia Warszawa, Persib Siap Datangkan Penyerang Eropa
  • Terbongkar! Sindikat Narkotika di Cirebon Manfaatkan Sistem Pesan Antar dan COD
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Buntut Aksi Arogan di Bundaran HI: 3 Oknum Polisi Polda Jabar Diganjar Patsus 21 Hari

By Aga GustianaSenin, 27 Juli 2026 17:21 WIB2 Mins Read
Viral Security nyaris diserempet mobil Alphard di Bundaran HI. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mengambil langkah tegas menyikapi insiden keributan yang melibatkan tiga anggotanya dengan seorang petugas satuan pengamanan (satpam) bernama Fiktor Harefa (27). Peristiwa adu mulut tersebut sempat menyita perhatian publik setelah terjadi di kawasan penyeberangan orang (pelican cross) Halte Transjakarta Bundaran HI, Jakarta, pada Rabu (22/7) siang lalu.

Ketiga oknum aparat yang menumpangi mobil mewah Toyota Alphard tersebut—terdiri dari satu perwira dan dua bintara—kini harus mendekam di tempat khusus guna menjalani pemeriksaan intensif.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan, menegaskan bahwa lembaganya tidak memberikan toleransi terhadap tindakan arogan yang mencoreng institusi Polri.

“Saat ini secara tegas dan terukur, kita telah melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan, pelanggar lalu lintas ini yang arogan di Bundaran HI. Dan saat ini yang bersangkutan sudah kita patsus-kan,” ujar Kombes Hendra Rochmawan kepada awak media, Senin (27/7/2026).

Baca Juga:  Arus Mudik Membludak! Polda Jabar Berlakukan One Way Penggal di Jalur Arteri Priangan Timur

Baca Juga: Arogansi Berujung Blunder? Fakta Mengejutkan Di balik Mobil Mewah yang Serempet Security Bundaran HI

Lebih lanjut, Kombes Hendra menjelaskan bahwa masa penempatan khusus (patsus) ini akan dimanfaatkan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) serta Paminal untuk merampungkan berkas sidang etik sekaligus proses penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga:  Kisah Tragis di Balik Pesta Pernikahan Anak Gubernur Jabar di Garut

“Kita punya kewenangan ada 21 hari patsus di sini, dan sekaligus kita juga telah memproses untuk kode etiknya. Jadi ini dalam proses, dan selanjutnya kita menunggu Bidpropam dan Paminal untuk memproses penyidikannya, sehingga kita bisa proses lebih lanjut,” ungkapnya menambahkan.

Permohonan Maaf Resmi dan Status Kasus yang Berakhir Damai

Atas nama korps kepolisian daerah Jawa Barat, Kombes Hendra turut menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada korban, rekan-rekan seprofesi satpam, serta masyarakat luas yang merasa resah atas viralnya aksi arogansi di jalan raya tersebut.

Baca Juga:  Mangkir Dua Kali, Lisa Mariana Dijemput Paksa dan Ditetapkan sebagai Tersangka!

“Saya mewakili anggota jajaran, mohon maaf kepada teman-teman satpam ya, dan juga pada publik dikarenakan arogansi anggota ini membuat resah. Dan selanjutnya kita akan tindak secara terukur,” tegasnya.

Meski sanksi disiplin dan etik tetap berjalan secara profesional di internal kepolisian, ia memastikan bahwa secara personal permasalahan hukum di lapangan antara pihak korban dan para pelaku telah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Dan untuk kasusnya sendiri ini telah berjalan dengan damai ya, berjalan dengan damai, khusus untuk yang di Jakarta dengan satpam,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Polda Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu

Resmi Jabat Menkeu, Suahasil Nazara Singgung Peluang Tinjau Ulang Kebijakan Mutasi Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Diganti! Suahasil Nazara Kini Pegang Kursi Menteri Keuangan

Viral Pasutri Bandung Disebut Tinggal di Makam, Fakta Sebenarnya Terungkap

peredaran narkoba

Terbongkar! Sindikat Narkotika di Cirebon Manfaatkan Sistem Pesan Antar dan COD

Kabupaten Bogor

35 Persen Wilayah Purwakarta Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Tembus 1 Juta Liter

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.