Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rumor Transfer Persib: 4 Winger Ganas dan 1 Kiper Tangguh Ini Jadi Buruan Utama Bobotoh, Siapa Saja?

Sabtu, 2 Mei 2026 06:00 WIB

Terbongkar! Polisi Dalami Skandal Video Viral Bandar Membara di Batang

Sabtu, 2 Mei 2026 05:00 WIB

Transfer Meledak! Persib Bandung Bajak Winger Brasil Patrick Robson?

Sabtu, 2 Mei 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rumor Transfer Persib: 4 Winger Ganas dan 1 Kiper Tangguh Ini Jadi Buruan Utama Bobotoh, Siapa Saja?
  • Terbongkar! Polisi Dalami Skandal Video Viral Bandar Membara di Batang
  • Transfer Meledak! Persib Bandung Bajak Winger Brasil Patrick Robson?
  • Bansos PKH dan BPNT 2026 Belum Cair, Ini Fakta Terbaru dan Jadwalnya
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF 2 Mei 2026: Dapatkan Skin M1887 Terlangka dan Diamond Gratis Hari Ini
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • 4 Winger + 1 Kiper Masuk Radar Persib, Siapa Paling Dekat Gabung?
  • Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 2 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Buntut Dugaan Pelecehan Seksual Oleh Dokter PPDS, RSHS Buka Suara

By SusanaRabu, 9 April 2025 13:05 WIB2 Mins Read
Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Foto: Dok. RSHS.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung buka suara terkait seorang residen anestesi (PPDS) diduga melakukan kekerasan seksual terhadap keluarga pasien.

Kasus ini juga telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan saat ini dalam penanganan lebih lanjut oleh Polda Jawa Barat.

Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata Marsidi, menegaskan bahwa residen tersebut bukan merupakan pegawai RSHS, melainkan mahasiswa titipan dari Fakultas Kedokteran (FK).

“Orangnya sudah dikembalikan ke fakultas. Ini kan titipan fakultas, bukan pegawai kami. Jadi sejak kejadian, kami langsung keluarkan dan serahkan ke FK,” ujar dr. Rachim dalam keterangan resminya, Rabu (9/4/2025).

Baca Juga:  Upadate Kasus Dugaan Penculikan Bayi di RSHS Bandung, Perawat Diduga Langgar SOP

Kronologi dan Dugaan Pembiusan

Dugaan sementara menyebutkan bahwa residen tersebut terlibat dalam aksi pembiusan terhadap korban. Modus ini semakin mencurigakan karena pelaku tengah menjalani pendidikan spesialis di bidang anestesi.

“Kelihatannya memang ada upaya pembiusan. Tapi detailnya nanti fakultas akan merilis secara resmi. Dari kami, ini sudah masuk ranah kriminal,” tambahnya.

Meski belum diketahui tanggal pasti, peristiwa ini disebut terjadi pada semester dua tahun ini, beberapa minggu sebelum bulan Ramadan. RSHS menyebut bahwa laporan telah dibuat dan bukti sudah diserahkan kepada pihak berwenang.

Baca Juga:  Viral! Dokter Kandungan di Garut Diduga Lecehkan Pasien saat USG

“Laporannya sudah masuk ke Polda. Kami juga sudah visum dua kali dan semua bukti diserahkan,” kata dr. Rachim.

Tindakan Tegas: Dikeluarkan dan Diblacklist

RSHS menegaskan telah mengambil langkah tegas dengan menghapus status residen pelaku dari sistem dan melarangnya melakukan praktik di lingkungan rumah sakit.

“Dia sudah tidak bisa lagi praktik atau belajar di sini. Kami punya standar integritas yang jelas. Kalau dilanggar, langsung kami keluarkan,” tegasnya.

Dirut RSHS menambahkan bahwa pihak rumah sakit sangat menyesalkan kejadian ini, namun juga menekankan bahwa pengawasan di lingkungan pendidikan dan pelayanan telah berjalan sesuai prosedur.

Baca Juga:  Dokter Priguna Mengelak, Klaim Hanya Beraksi Sekali Meski Diduga Ada Tiga Korban

“Ini bukan soal kesalahan prosedur belajar, tapi ini niatnya sudah kriminal. Kalau kesalahan medis masih bisa dibina, tapi kalau pelecehan atau kekerasan, itu urusannya lain,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pendampingan bagi para residen dalam menjalani proses belajar di rumah sakit pendidikan, serta menekankan perlunya penguatan integritas di semua lini.

Terakhir, Rachim menyebut bahwa pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP, dan tidak ada lagi police line di lokasi kejadian. Pihak RSHS juga terus berkoordinasi dengan fakultas untuk penanganan kasus ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dokter Kekerasan Seksual RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos PKH dan BPNT 2026 Belum Cair, Ini Fakta Terbaru dan Jadwalnya

Jumat Malam yang Mencekam di Tamansari Bandung: Massa Serba Hitam Kocar-kacir Diterjang Aparat

UMKM Pangan Sulit Tembus Ekspor? Ledia Hanifa Ungkap Rahasia di Balik Kemasan Produk

Buntut Aksi May Day, Pos Polisi di Tamansari Bandung Hangus Dibakar Massa

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Status SPM Muncul di 4 Bank, Bansos 2026 Segera Masuk Rekening

Roblox

Waspada! BNPT Bongkar Modus ‘Digital Grooming’ Terorisme di Game Roblox

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.