Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Murka! Kakang Rudianto dan Mikael Alfredo Tata Jadi Korban Serangan Rasis

Kamis, 5 Maret 2026 15:15 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Ini Prediksi Malam Lailatul Qadar 2026

Kamis, 5 Maret 2026 14:59 WIB

Spanyol Tak Gentar Ancaman Embargo Trump, PM Sánchez: Kami Bukan Kaki Tangan Perang!

Kamis, 5 Maret 2026 14:50 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Murka! Kakang Rudianto dan Mikael Alfredo Tata Jadi Korban Serangan Rasis
  • Jangan Sampai Terlewat! Ini Prediksi Malam Lailatul Qadar 2026
  • Spanyol Tak Gentar Ancaman Embargo Trump, PM Sánchez: Kami Bukan Kaki Tangan Perang!
  • Gak Perlu Tukar Uang, Ini Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu Terdekat
  • Buntut Penyerangan di Surabaya, Viking Persib Club Resmi Istirahatkan Slogan ‘Viking Bonek Satu Hati’
  • Viral dan Misterius! Netizen Buru Link Video Chindo Adidas 8 Detik
  • Indosat Pastikan Jaringan Andal dan Perlindungan Digital Selama Ramadan 2026
  • GBLA Aman! Suporter Tamu Dilarang Hadir Saat Persib vs Persik Kediri 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Buntut Penyerangan di Surabaya, Viking Persib Club Resmi Istirahatkan Slogan ‘Viking Bonek Satu Hati’

By Aga GustianaKamis, 5 Maret 2026 14:31 WIB4 Mins Read
Persib. Foto: Dok. Persib.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Harapan untuk merajut perdamaian antar-suporter melalui slogan “Viking Bonek Satu Hati” kini menemui jalan terjal. Pasca-insiden penyerangan yang menimpa delegasi Viking Persib Club (VPC) di Surabaya pada awal Maret 2026, organisasi suporter tersebut akhirnya mengambil keputusan tegas. Pada Kamis, 5 Maret 2026, VPC resmi menyatakan mengistirahatkan slogan tersebut sebagai bentuk refleksi mendalam atas peristiwa yang baru saja terjadi.

Keputusan ini diambil setelah rombongan VPC yang bertandang ke Surabaya mengalami teror fisik yang tak terduga. Padahal, kunjungan yang berlangsung pada 1 Maret 2026 itu mulanya dirancang sebagai misi silaturahmi, sekaligus bentuk penghormatan terhadap amanat para pendahulu organisasi, termasuk almarhum Ayi Beutik.

Meninjau Ulang Makna Persaudaraan

VPC menegaskan bahwa kehadiran mereka di Surabaya adalah langkah untuk merajut komunikasi yang lebih baik, bukan untuk mencari keributan. Namun, realita di lapangan berkata lain. Adanya dugaan penyerangan oleh oknum tak dikenal membuat VPC memilih untuk menarik diri sejenak.

Dalam pernyataan resminya, VPC menekankan niat awal mereka:

Baca Juga:  Kondisi Federico Barba Menurun, Pulang ke Italia Jelang Duel Persib vs Dewa United

“Kehadiran perwakilan Viking Persib Club di Surabaya merupakan bentuk amanat dan pesan moral para pendahulu kami. Niat kedatangan kami untuk mempererat silaturahmi dan menjaga hubungan baik antarsuporter, bukan untuk menciptakan konflik,”.

Lebih lanjut, VPC merasa bahwa slogan “Viking Bonek Satu Hati” saat ini belum menemukan momentum yang tepat untuk digaungkan kembali. Mereka memilih untuk mengambil langkah mundur demi keselamatan dan kehormatan organisasi.

“Dengan mempertimbangkan situasi dan realita yang terjadi akhir-akhir ini, serta demi menjaga keselamatan dan kehormatan organisasi, Viking Persib Club menyatakan untuk menjaga jarak dan mengistirahatkan slogan ‘Viking Bonek Satu Hati’. Kami menilai slogan tersebut tidak lagi relevan dengan kondisi saat ini sehingga perlu waktu untuk merefleksikan kembali cita-cita dari slogan tersebut,”.

VPC juga kembali mengingatkan bahwa esensi sepak bola seharusnya berakhir saat peluit panjang dibunyikan.

“Rivalitas cukup 90 menit di dalam lapangan. Setelah itu kita tetap waras. Rivalitas bukan pembenaran untuk tindakan brutalitas yang berujung pada tindak pidana,”.

Baca Juga:  Shin Tae Yong Rombak Timnas Indonesia Jelang Laga Kontra Brunei, Pemain Persib Aman?

Kronologi Kejadian: Dari Buka Puasa Menjadi Teror

Kunjungan VPC sebenarnya dimulai dengan suasana hangat. Pada Minggu, 1 Maret 2026, rombongan diterima dengan baik oleh perwakilan suporter Persebaya di markas Yayasan Suporter Persebaya (YSS) untuk agenda buka puasa bersama. Pertemuan pun berlanjut dengan diskusi bersama kelompok suporter lain, seperti Tribun PSK dan Tribun Kidul.

Namun, situasi berbalik drastis menjelang tengah malam. Saat rombongan sedang memproses check-in di Hotel Oval, Jalan Diponegoro, sekitar pukul 00.30 WIB, mereka disergap oleh sekitar 30 orang tak dikenal yang memaksa masuk ke area lobi.

Dampak dari insiden tersebut:

  • Korban Fisik: Seorang anggota Viking Surabaya mengalami luka di bagian kepala dan hidung.
  • Kerugian Materil: Berbagai barang pribadi seperti iPhone 11, jaket, sepatu, hingga uang tunai senilai Rp1,5 juta raib. Total kerugian ditaksir mencapai Rp11 juta.
  • Respons Keamanan: Polrestabes Surabaya mengerahkan satu pleton Dalmas dan unit Jatanras untuk mengendalikan situasi dini hari itu.

Akibat teror ini, rombongan VPC tidak mendapatkan akses keamanan untuk menyaksikan pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo. Mereka akhirnya meninggalkan Surabaya pada 2 Maret dan memilih menggelar kegiatan nonton bareng di Jombang.

Baca Juga:  Bobotoh Cantik Ini Prediksi Persib Bandung Kalahkan Persijap Jepara 3-1

Sikap Tegas Ketua Umum VPC

Menanggapi insiden ini, VPC mengecam keras segala bentuk intimidasi. Mereka sangat menyayangkan adanya pihak-pihak yang mencederai niat baik tersebut.

“Kami menyayangkan adanya pihak-pihak yang tidak menghendaki terjaganya hubungan baik tersebut sehingga terjadi provokasi hingga penyerangan ke hotel tempat perwakilan kami menginap,”.

Ketua Umum VPC, Tobias Ginanjar Sayidina, menegaskan bahwa prinsip organisasi tetap terbuka, namun tidak akan dipaksakan.

“Namun kita tidak mau memaksakan, apalagi sampai mengemis meminta-minta kepada pihak-pihak yang memang tidak mau bersahabat dengan kita,”.

Tobias menambahkan bahwa kunjungan mereka adalah bentuk balasan atas silaturahmi kelompok Bonek sebelumnya ke Bandung. Terkait proses hukum, VPC telah mengonfirmasi bahwa kepolisian telah mengamankan 10 terduga pelaku.

“VPC mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polrestabes Surabaya agar dapat diproses secara profesional sesuai hukum yang berlaku,”.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Suporter Bonek Persebaya Surabaya Persib Bandung Viking Bonek Satu Hati viking persib club VPC
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Persib Murka! Kakang Rudianto dan Mikael Alfredo Tata Jadi Korban Serangan Rasis

Bobotoh

GBLA Aman! Suporter Tamu Dilarang Hadir Saat Persib vs Persik Kediri 2026

Tampil Gemilang di Persib, Teja Paku Alam Masuk Radar John Herdman untuk FIFA Series?

Mampukah Persib Juara Tiga Musim Beruntun? Ini Jadwal 11 Laga Penentu Gelar

Bobotoh Wajib Tahu! Inilah Potensi Hukuman Berat yang Menghantui Persib Usai Kericuhan di ACL 2

Mengejutkan! Persib Selamat dari Sanksi AFC Usai Kericuhan di GBLA

Terpopuler
  • Gaji dan THR Pensiunan Cair Tepat Waktu, Ini Jadwal Resmi Taspen 2026
  • ‎THR Pensiunan 2026 Sudah Cair? Ini Cara Cek Resminya di Taspen‎
  • Viral No Sensor Link Video Ukhti Mukena Pink, Apa Isinya?
  • ‎Heboh Link Video Ukhti Mukena Pink Tanpa Sensor di TikTok, Benarkah Ada Versi Lengkap?‎
  • THR Pensiunan dan Ahli Waris 2026 Cair Awal Ramadan? Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Ceknya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.