Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pekerja menerima BSU 2025 dari pemerintah

Cair Mulai November! Simak Daftar Lengkap Kriteria Penerima BSU 2026 Beserta Cara Cek Statusnya

Kamis, 5 November 2026 06:02 WIB

Igor Tolic Ungkap Kunci Persib Bandung Kalahkan Melbourne Victory

Kamis, 5 November 2026 01:00 WIB

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Rabu, 4 November 2026 20:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cair Mulai November! Simak Daftar Lengkap Kriteria Penerima BSU 2026 Beserta Cara Cek Statusnya
  • Igor Tolic Ungkap Kunci Persib Bandung Kalahkan Melbourne Victory
  • Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan
  • Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne
  • Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
  • Persib Menang Lagi di ACL 2! Ini Hitung-hitungan Poin Koefisien Liga Indonesia Terbaru di Ranking AFC
  • Peringatan Darurat Sanitasi Kota Bandung, 90 Persen Sungai Tercemar Bakteri E. Coli
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Buntut Penyerangan di Surabaya, Viking Persib Club Resmi Istirahatkan Slogan ‘Viking Bonek Satu Hati’

By Aga GustianaKamis, 5 Maret 2026 14:31 WIB4 Mins Read
Persib. Foto: Dok. Persib.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Harapan untuk merajut perdamaian antar-suporter melalui slogan “Viking Bonek Satu Hati” kini menemui jalan terjal. Pasca-insiden penyerangan yang menimpa delegasi Viking Persib Club (VPC) di Surabaya pada awal Maret 2026, organisasi suporter tersebut akhirnya mengambil keputusan tegas. Pada Kamis, 5 Maret 2026, VPC resmi menyatakan mengistirahatkan slogan tersebut sebagai bentuk refleksi mendalam atas peristiwa yang baru saja terjadi.

Keputusan ini diambil setelah rombongan VPC yang bertandang ke Surabaya mengalami teror fisik yang tak terduga. Padahal, kunjungan yang berlangsung pada 1 Maret 2026 itu mulanya dirancang sebagai misi silaturahmi, sekaligus bentuk penghormatan terhadap amanat para pendahulu organisasi, termasuk almarhum Ayi Beutik.

Meninjau Ulang Makna Persaudaraan

VPC menegaskan bahwa kehadiran mereka di Surabaya adalah langkah untuk merajut komunikasi yang lebih baik, bukan untuk mencari keributan. Namun, realita di lapangan berkata lain. Adanya dugaan penyerangan oleh oknum tak dikenal membuat VPC memilih untuk menarik diri sejenak.

Dalam pernyataan resminya, VPC menekankan niat awal mereka:

“Kehadiran perwakilan Viking Persib Club di Surabaya merupakan bentuk amanat dan pesan moral para pendahulu kami. Niat kedatangan kami untuk mempererat silaturahmi dan menjaga hubungan baik antarsuporter, bukan untuk menciptakan konflik,”.

Baca Juga:  Mimpi Besar Wali Kota Bandung: Persib di ACL Two Jadi 'Juru Promosi' Kota ke Dunia

Lebih lanjut, VPC merasa bahwa slogan “Viking Bonek Satu Hati” saat ini belum menemukan momentum yang tepat untuk digaungkan kembali. Mereka memilih untuk mengambil langkah mundur demi keselamatan dan kehormatan organisasi.

“Dengan mempertimbangkan situasi dan realita yang terjadi akhir-akhir ini, serta demi menjaga keselamatan dan kehormatan organisasi, Viking Persib Club menyatakan untuk menjaga jarak dan mengistirahatkan slogan ‘Viking Bonek Satu Hati’. Kami menilai slogan tersebut tidak lagi relevan dengan kondisi saat ini sehingga perlu waktu untuk merefleksikan kembali cita-cita dari slogan tersebut,”.

VPC juga kembali mengingatkan bahwa esensi sepak bola seharusnya berakhir saat peluit panjang dibunyikan.

“Rivalitas cukup 90 menit di dalam lapangan. Setelah itu kita tetap waras. Rivalitas bukan pembenaran untuk tindakan brutalitas yang berujung pada tindak pidana,”.

Baca Juga:  Kevin Mendoza Tinggalkan Persib Bandung: Alasan Hengkang dan Klub Tujuan Selanjutnya

Kronologi Kejadian: Dari Buka Puasa Menjadi Teror

Kunjungan VPC sebenarnya dimulai dengan suasana hangat. Pada Minggu, 1 Maret 2026, rombongan diterima dengan baik oleh perwakilan suporter Persebaya di markas Yayasan Suporter Persebaya (YSS) untuk agenda buka puasa bersama. Pertemuan pun berlanjut dengan diskusi bersama kelompok suporter lain, seperti Tribun PSK dan Tribun Kidul.

Namun, situasi berbalik drastis menjelang tengah malam. Saat rombongan sedang memproses check-in di Hotel Oval, Jalan Diponegoro, sekitar pukul 00.30 WIB, mereka disergap oleh sekitar 30 orang tak dikenal yang memaksa masuk ke area lobi.

Dampak dari insiden tersebut:

  • Korban Fisik: Seorang anggota Viking Surabaya mengalami luka di bagian kepala dan hidung.
  • Kerugian Materil: Berbagai barang pribadi seperti iPhone 11, jaket, sepatu, hingga uang tunai senilai Rp1,5 juta raib. Total kerugian ditaksir mencapai Rp11 juta.
  • Respons Keamanan: Polrestabes Surabaya mengerahkan satu pleton Dalmas dan unit Jatanras untuk mengendalikan situasi dini hari itu.

Akibat teror ini, rombongan VPC tidak mendapatkan akses keamanan untuk menyaksikan pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo. Mereka akhirnya meninggalkan Surabaya pada 2 Maret dan memilih menggelar kegiatan nonton bareng di Jombang.

Baca Juga:  Hanya Butuh 2 Poin! Bojan Hodak Siap Ukir Rekor Emas di Persib

Sikap Tegas Ketua Umum VPC

Menanggapi insiden ini, VPC mengecam keras segala bentuk intimidasi. Mereka sangat menyayangkan adanya pihak-pihak yang mencederai niat baik tersebut.

“Kami menyayangkan adanya pihak-pihak yang tidak menghendaki terjaganya hubungan baik tersebut sehingga terjadi provokasi hingga penyerangan ke hotel tempat perwakilan kami menginap,”.

Ketua Umum VPC, Tobias Ginanjar Sayidina, menegaskan bahwa prinsip organisasi tetap terbuka, namun tidak akan dipaksakan.

“Namun kita tidak mau memaksakan, apalagi sampai mengemis meminta-minta kepada pihak-pihak yang memang tidak mau bersahabat dengan kita,”.

Tobias menambahkan bahwa kunjungan mereka adalah bentuk balasan atas silaturahmi kelompok Bonek sebelumnya ke Bandung. Terkait proses hukum, VPC telah mengonfirmasi bahwa kepolisian telah mengamankan 10 terduga pelaku.

“VPC mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polrestabes Surabaya agar dapat diproses secara profesional sesuai hukum yang berlaku,”.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Persebaya Surabaya Persib Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Igor Tolic Ungkap Kunci Persib Bandung Kalahkan Melbourne Victory

Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne

Persib Menang Lagi di ACL 2! Ini Hitung-hitungan Poin Koefisien Liga Indonesia Terbaru di Ranking AFC

Siap Gelora! Lokasi Nobar Persib Bandung vs Melbourne Victory Sore Ini

Pincang Tanpa Duo Asing, Persib Tetap Ngotot Segel Tiket 16 Besar ACL 2

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Persib Kena Denda Komdis PSSI Gara-gara Dokter Tim ‘Menghilang’

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.