Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Keindahan Curug Cimahi, destinasi utama Wisata Cimahi dengan udara sejuk dan pemandangan mempesona

Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi

Minggu, 20 September 2026 01:00 WIB
Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Sabtu, 19 September 2026 20:03 WIB

Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya

Sabtu, 19 September 2026 19:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
  • Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
  • Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 20 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Buntut Penyerangan di Surabaya, Viking Persib Club Resmi Istirahatkan Slogan ‘Viking Bonek Satu Hati’

By Aga GustianaKamis, 5 Maret 2026 14:31 WIB4 Mins Read
Persib. Foto: Dok. Persib.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Harapan untuk merajut perdamaian antar-suporter melalui slogan “Viking Bonek Satu Hati” kini menemui jalan terjal. Pasca-insiden penyerangan yang menimpa delegasi Viking Persib Club (VPC) di Surabaya pada awal Maret 2026, organisasi suporter tersebut akhirnya mengambil keputusan tegas. Pada Kamis, 5 Maret 2026, VPC resmi menyatakan mengistirahatkan slogan tersebut sebagai bentuk refleksi mendalam atas peristiwa yang baru saja terjadi.

Keputusan ini diambil setelah rombongan VPC yang bertandang ke Surabaya mengalami teror fisik yang tak terduga. Padahal, kunjungan yang berlangsung pada 1 Maret 2026 itu mulanya dirancang sebagai misi silaturahmi, sekaligus bentuk penghormatan terhadap amanat para pendahulu organisasi, termasuk almarhum Ayi Beutik.

Meninjau Ulang Makna Persaudaraan

VPC menegaskan bahwa kehadiran mereka di Surabaya adalah langkah untuk merajut komunikasi yang lebih baik, bukan untuk mencari keributan. Namun, realita di lapangan berkata lain. Adanya dugaan penyerangan oleh oknum tak dikenal membuat VPC memilih untuk menarik diri sejenak.

Dalam pernyataan resminya, VPC menekankan niat awal mereka:

“Kehadiran perwakilan Viking Persib Club di Surabaya merupakan bentuk amanat dan pesan moral para pendahulu kami. Niat kedatangan kami untuk mempererat silaturahmi dan menjaga hubungan baik antarsuporter, bukan untuk menciptakan konflik,”.

Baca Juga:  Persib hingga JDT Masuk Daftar, Piala Presiden 2026 Jadi Turnamen Elite

Lebih lanjut, VPC merasa bahwa slogan “Viking Bonek Satu Hati” saat ini belum menemukan momentum yang tepat untuk digaungkan kembali. Mereka memilih untuk mengambil langkah mundur demi keselamatan dan kehormatan organisasi.

“Dengan mempertimbangkan situasi dan realita yang terjadi akhir-akhir ini, serta demi menjaga keselamatan dan kehormatan organisasi, Viking Persib Club menyatakan untuk menjaga jarak dan mengistirahatkan slogan ‘Viking Bonek Satu Hati’. Kami menilai slogan tersebut tidak lagi relevan dengan kondisi saat ini sehingga perlu waktu untuk merefleksikan kembali cita-cita dari slogan tersebut,”.

VPC juga kembali mengingatkan bahwa esensi sepak bola seharusnya berakhir saat peluit panjang dibunyikan.

“Rivalitas cukup 90 menit di dalam lapangan. Setelah itu kita tetap waras. Rivalitas bukan pembenaran untuk tindakan brutalitas yang berujung pada tindak pidana,”.

Baca Juga:  Hadiah Naik Rp6 Miliar! Piala Presiden Elite 2026 Siap Sajikan Duel Sengit Klub Indonesia dan Asia

Kronologi Kejadian: Dari Buka Puasa Menjadi Teror

Kunjungan VPC sebenarnya dimulai dengan suasana hangat. Pada Minggu, 1 Maret 2026, rombongan diterima dengan baik oleh perwakilan suporter Persebaya di markas Yayasan Suporter Persebaya (YSS) untuk agenda buka puasa bersama. Pertemuan pun berlanjut dengan diskusi bersama kelompok suporter lain, seperti Tribun PSK dan Tribun Kidul.

Namun, situasi berbalik drastis menjelang tengah malam. Saat rombongan sedang memproses check-in di Hotel Oval, Jalan Diponegoro, sekitar pukul 00.30 WIB, mereka disergap oleh sekitar 30 orang tak dikenal yang memaksa masuk ke area lobi.

Dampak dari insiden tersebut:

  • Korban Fisik: Seorang anggota Viking Surabaya mengalami luka di bagian kepala dan hidung.
  • Kerugian Materil: Berbagai barang pribadi seperti iPhone 11, jaket, sepatu, hingga uang tunai senilai Rp1,5 juta raib. Total kerugian ditaksir mencapai Rp11 juta.
  • Respons Keamanan: Polrestabes Surabaya mengerahkan satu pleton Dalmas dan unit Jatanras untuk mengendalikan situasi dini hari itu.

Akibat teror ini, rombongan VPC tidak mendapatkan akses keamanan untuk menyaksikan pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo. Mereka akhirnya meninggalkan Surabaya pada 2 Maret dan memilih menggelar kegiatan nonton bareng di Jombang.

Baca Juga:  Persib Bandung vs Persis Solo Live Streaming: Jadwal, Link Nonton, dan Prediksi Liga Super 2025/2026

Sikap Tegas Ketua Umum VPC

Menanggapi insiden ini, VPC mengecam keras segala bentuk intimidasi. Mereka sangat menyayangkan adanya pihak-pihak yang mencederai niat baik tersebut.

“Kami menyayangkan adanya pihak-pihak yang tidak menghendaki terjaganya hubungan baik tersebut sehingga terjadi provokasi hingga penyerangan ke hotel tempat perwakilan kami menginap,”.

Ketua Umum VPC, Tobias Ginanjar Sayidina, menegaskan bahwa prinsip organisasi tetap terbuka, namun tidak akan dipaksakan.

“Namun kita tidak mau memaksakan, apalagi sampai mengemis meminta-minta kepada pihak-pihak yang memang tidak mau bersahabat dengan kita,”.

Tobias menambahkan bahwa kunjungan mereka adalah bentuk balasan atas silaturahmi kelompok Bonek sebelumnya ke Bandung. Terkait proses hukum, VPC telah mengonfirmasi bahwa kepolisian telah mengamankan 10 terduga pelaku.

“VPC mempercayakan penanganan kasus ini kepada Polrestabes Surabaya agar dapat diproses secara profesional sesuai hukum yang berlaku,”.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Persebaya Surabaya Persib Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini

Jatuh Sakit Sepulang Dampingi Persib di Korsel, Begini Kondisi Terkini Haji Umuh Muchtar

Persib vs Persijap Jepara, Bobotoh Bisa Nobar di 5 Lokasi Ini

Eks Manchester United Muncul dalam Rumor Transfer Persib, Brandon Williams Segera Merapat?

Viral! Suporter FC Seoul Nyaris Tertipu Chant ‘Plesetan’ Bobotoh Usai Laga ACL 2

Efek Kemenangan Persib atas FC Seoul, Indonesia Naik di Ranking AFC

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.