Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rincian Harga BBM Pertamina Terbaru per 5 November 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia

Kamis, 5 November 2026 08:00 WIB

Satu Poin Lagi! Begini Syarat Persib Bandung Kunci Takhta Puncak Klasemen Grup E ACL 2

Kamis, 5 November 2026 07:20 WIB

Wacana Baru BPJS Kesehatan: Iuran Gratis PBI JK Bakal Diperluas Hingga Desil 8, Cek Syaratnya!

Kamis, 5 November 2026 07:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rincian Harga BBM Pertamina Terbaru per 5 November 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia
  • Satu Poin Lagi! Begini Syarat Persib Bandung Kunci Takhta Puncak Klasemen Grup E ACL 2
  • Wacana Baru BPJS Kesehatan: Iuran Gratis PBI JK Bakal Diperluas Hingga Desil 8, Cek Syaratnya!
  • Cair Mulai November! Simak Daftar Lengkap Kriteria Penerima BSU 2026 Beserta Cara Cek Statusnya
  • Igor Tolic Ungkap Kunci Persib Bandung Kalahkan Melbourne Victory
  • Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan
  • Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne
  • Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Persib Murka! Kakang Rudianto dan Mikael Alfredo Tata Jadi Korban Serangan Rasis

By SusanaKamis, 5 Maret 2026 15:15 WIB3 Mins Read
Bek Persib, Kakang Rudianto. (Foto: bukamata.id/Muhammad Raihan)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Serangan bernuansa rasis kembali mencoreng dunia sepak bola Indonesia. Kali ini, dua pemain muda menjadi sasaran komentar rasis di media sosial setelah pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung pada 2 Maret 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Dua pemain yang menjadi korban adalah Kakang Rudianto dan Mikael Alfredo Tata. Keduanya menerima serangan bernuansa rasis melalui berbagai platform media sosial tak lama setelah pertandingan berakhir.

Manajemen Persib langsung merespons serius insiden tersebut dan menegaskan komitmennya menolak segala bentuk diskriminasi di sepak bola.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa sepak bola seharusnya menjadi ruang yang menjunjung tinggi keberagaman, bukan tempat menyebarkan kebencian.

“Kami menaruh perhatian serius terhadap serangan bernuansa rasis yang diarahkan kepada dua pemain muda Indonesia, Mikael Alfredo Tata dan Kakang Rudianto,” ujar Adhitia dalam keterangan resminya, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, sepak bola merupakan olahraga yang mempertemukan berbagai latar belakang budaya, bahasa, dan identitas.

“Sepak bola selalu menjadi ruang yang mempertemukan banyak perbedaan. Di dalamnya ada keberagaman latar belakang, budaya, bahasa, dan identitas yang justru membuat olahraga ini hidup dan dicintai oleh jutaan orang. Karena itu, tidak ada ruang sedikit pun bagi praktik rasisme di dalam sepak bola,” tegasnya.

Persib Beri Dukungan untuk Kakang dan Tata

Persib menilai kritik terhadap performa pemain merupakan bagian dari dinamika olahraga. Namun, serangan yang menyasar ras, identitas, atau latar belakang pribadi dinilai sudah melampaui batas.

Klub berjuluk Maung Bandung itu memastikan berdiri bersama Kakang Rudianto serta memberikan dukungan moral kepada Mikael Alfredo Tata.

Adhitia menyebut kedua pemain tersebut merupakan bagian dari generasi muda sepak bola Indonesia yang sedang berkembang dan membutuhkan lingkungan kompetisi yang sehat.

“Kami ingin menegaskan bahwa Persib berdiri bersama Kakang Rudianto dan juga memberikan dukungan moral kepada Mikael Alfredo Tata. Mereka adalah bagian dari generasi muda sepak bola Indonesia yang sedang berkembang dan berhak mendapatkan lingkungan yang sehat, aman, serta penuh respek untuk terus bertumbuh,” katanya.

Persib Ajak Suporter Jaga Sportivitas

Persib juga mengajak seluruh pihak untuk tidak terpancing oleh tindakan segelintir oknum yang dapat merusak persaudaraan antar suporter.

Klub asal Bandung itu meyakini mayoritas suporter, baik Bobotoh maupun Bonek, memiliki semangat yang sama dalam mencintai sepak bola dengan cara yang bermartabat.

Manajemen Persib menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya penolakan terhadap segala bentuk diskriminasi di sepak bola Indonesia.

“Kepada Kakang dan Tata, kalian tidak sendirian. Sepak bola yang sehat adalah sepak bola yang melindungi para pemainnya, dan kami akan selalu berdiri di sisi itu,” tutup Adhitia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Satu Poin Lagi! Begini Syarat Persib Bandung Kunci Takhta Puncak Klasemen Grup E ACL 2

Igor Tolic Ungkap Kunci Persib Bandung Kalahkan Melbourne Victory

Supersub Persib! Luka Menalo Butuh 11 Menit untuk Ubah Nasib Laga di Melbourne

Persib Menang Lagi di ACL 2! Ini Hitung-hitungan Poin Koefisien Liga Indonesia Terbaru di Ranking AFC

Siap Gelora! Lokasi Nobar Persib Bandung vs Melbourne Victory Sore Ini

Pincang Tanpa Duo Asing, Persib Tetap Ngotot Segel Tiket 16 Besar ACL 2

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.