bukamata.id – Kepastian melangkah ke fase 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) memang sudah berada di genggaman Persib Bandung. Kendati demikian, perjuangan Maung Bandung di penyisihan Grup E belum sepenuhnya usai. Pangeran Biru masih harus berjuang keras mempertahankan takhta puncak klasemen dari ancaman wakil Korea Selatan, FC Seoul.
Peta persaingan di Grup E mendadak memanas setelah FC Seoul sukses melibas wakil Vietnam, The Cong-Viettel FC, tiga gol tanpa balas pada laga yang berlangsung Rabu (4/11/2026). Kemenangan tuan rumah diwarnai oleh torehan gol Moon Seon-min di menit ke-68, aksi Anderson Oliveira pada menit ke-78, serta gol bunuh diri pemain lawan, Lucas de Araujo, menjelang peluit panjang.
Tambahan tiga angka tersebut mendongkrak FC Seoul ke posisi runner-up klasemen sementara dengan raihan 6 poin. Di sisi lain, kekalahan telak ini memastikan langkah Viettel FC terhenti dan harus tersingkir sebagai juru kunci grup.
Skenario ini secara otomatis memicu persaingan ketat dalam perebutan tiket mendampingi Persib. Selain FC Seoul, Melbourne Victory pun secara matematis masih mengintip peluang lolos, mengintai potensi terpelesetnya wakil Negeri Ginseng di dua laga pemungkas.
Mengenai peta persaingan posisi teratas, Melbourne Victory dipastikan tak lagi mampu mengejar torehan poin Maung Bandung karena batas maksimal koleksi nilai mereka hanya menyentuh angka 11. Namun, ancaman nyata justru datang dari FC Seoul yang masih bisa mengkudeta posisi Persib.
Skenario pengambilalihan puncak klasemen tersebut hanya bisa terjadi apabila anak-anak asuh Igor Tolic menelan dua kekalahan beruntun di sisa laga—termasuk takluk dengan selisih lebih dari dua gol saat melakoni laga tandang markas FC Seoul.
Kondisi ini menjadi peringatan penting bagi skuad Pangeran Biru agar tidak lengah. Secara kalkulasi matematis, Persib Bandung sejatinya hanya memerlukan hasil imbang pada pertandingan berikutnya demi mengunci status sebagai juara Grup E ACL 2 secara permanen.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









