Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini 20 Februari 2026: Masih Kokoh di Level Rp2,9 Juta, Cek Rinciannya!

Jumat, 20 Februari 2026 07:47 WIB

Cara Cek Desil DTSEN 2026: Intip Peluang Anda Jadi Penerima Bansos PKH dan Sembako

Jumat, 20 Februari 2026 07:35 WIB

Bojan Hodak Beri Lampu Hijau! Kurzawa dan Castel Siap Ledakkan Persib di Liga 1

Jumat, 20 Februari 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harga Emas Antam Hari Ini 20 Februari 2026: Masih Kokoh di Level Rp2,9 Juta, Cek Rinciannya!
  • Cara Cek Desil DTSEN 2026: Intip Peluang Anda Jadi Penerima Bansos PKH dan Sembako
  • Bojan Hodak Beri Lampu Hijau! Kurzawa dan Castel Siap Ledakkan Persib di Liga 1
  • Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya
  • Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
  • Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai
  • Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!
  • Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Buruh Geruduk DPRD Jabar Tolak Tapera, Pastikan Aksi Berlanjut Jika Tidak Dibatalkan

By Putra JuangKamis, 20 Juni 2024 15:45 WIB3 Mins Read
Aksi unjuk rasa buruh di Kantor DPRD Jabar. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ratusan buruh dari sejumlah serikat berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (20/6/2024).

Dalam aksi ini, mereka mendesak agar program Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera dapat dibatalkan pemerintah, bukan sekadar ditunda.

Kordinator Serikat Buruh Serikat Pekerja Jabar, Ajat Sudrajat mengatakan, pihaknya mendesak pemerintah segera mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2024 tentang perubahan atas PP No 25 tahun 2020 tentang Tapera.

“Penolakan terhadap PP 21 2024 Tapera, juga PP Kementrian Perdagangan No 8 Tahun 2024 terkait dibuka seluas-luasnya barang import jadi TPT yang membahayakan, yang sekaligus akan membunuh sektor industri khususnya di Jawa Barat, dan umumnya di Indonesia,” kata Ajat.

Di sisi lain, Ajat juga meminta agar pihak buruh bersama para pengusaha diundang dalam rapat paripurna terkait penetapan upah diatas 1 tahun.

“Kami berharap pas paripurna 24 Juni besok, kami buruh, pengusaha, Pj gubernur dan DPRD diundang bersama rapat dengar pendapat, terkait penetapan upah diatas 1 tahun,” ungkapnya.

Baca Juga:  Percepat TPS 3R, DPRD Jabar Dorong Solusi Tuntas Atasi Sampah dan Kawasan Kumuh

Ajat memastikan, aksi unjuk rasa yang dilakukan serikat buruh tidak akan berhenti sampai di sini. Dia menyebut, aksi besar akan digelar di Jakarta pada 27 Juni mendatang.

“Aksi lanjutan akan kita lakukan, dan eskalasinya akan naik kalau saat ini hanya Bandung Raya untuk 24 Juni nanti seJawa Jarat, kita turun di sini nanti tanggal 27 kami aksi di Jakarta,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Gabungan Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo) Jabar, Azhar Hariman mengatakan, rakyat sudah terbebani dengan kondisi ekonomi yang sangat berat dan telah membuat mereka menderita.

Baca Juga:  Peduli Banjir di Kabupaten Bandung, Sekretariat DPRD Jabar Serahkan Bantuan Ke Desa Rancamanyar

Selain itu, rakyat juga terbebani dengan tekanan ekonomi yang membuat mereka harus menanggung penderitaan karena banyak kekurangan. Harga-harga yang mahal, sembako yang tak terjangkau, dan banyak lagi tekanan ekonomi yang membuat raktyat menderita.

“Sekarang mau dibebani lagi dengan kewajiban dan gajihnya harus dipotong 3 persen untuk program Tapera. Dimana rasa sense of crissis pemerintah akan penderitaan rakyat,” kata Ajay, Kamis (20/6/2024).

Ajay menegaskan, pemerintah jangan lagi membebani rakyat dengan potongan-potongan seperti potongan gaji, dengan dalih untuk perumahan rakyat.

“Kalau memang pemerintah punya kepedulian kepada rakyat membangun perumahan rakyat, jangan lagi membebani rakyat. Kenapa tidak gunakan saja dana yang ada seperti APBN atau APBD. Rakyat sudah membayar pajak, berbagai hal dipungut pajak. Sekarang dibebani harus dipotong gajihnya untuk Tapera. Ini sungguh tidak adil,” tuturnya.

Baca Juga:  Sinergi KPK-DPRD Jabar Perkuat Benteng Antikorupsi dengan Sosialisasi Gratifikasi

Ajay membandingkan, banyak program-program atau proyek strategis nasional yang didanai oleh APBN.

“Padahal pemerintah bisa saja mengalihkan anggaran itu untuk kepentingan buruh atau pekerja. Kalau memang pemerintah ada keberpihakan kepada buruh atau pekerja,” imbuhnya.

Di sisi lain, rumah dinas dan kendaraan pejabat dengan mewah dan menterengnya dibiayai oleh anggaran negara.

“Ini yang menyangkut rumah rakyat, rumah buruh, rumah pekerja, atau rumah rakyat apapun, malah dibiayai oleh rakyat sendiri di luar pajak yang dibayarkan. Mereka harus dipotong gajinya untuk Tapera. Sungguh tak adil,” katanya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

buruh DPRD Jabar Tapera
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

THR

Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya

Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan

Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.