bukamata.id – Pemerintah mulai menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) pada Oktober 2025, bertepatan dengan awal triwulan IV tahun anggaran. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat serta membantu kelompok rentan menghadapi tekanan ekonomi, termasuk penyaluran BLT Kesra.
Sejumlah program utama seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Kartu Sembako, serta Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) dan BLT Kesra menjadi fokus utama penyaluran kali ini. Jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) di berbagai wilayah akan menerima bantuan dalam bentuk uang tunai, saldo elektronik, hingga dukungan pendidikan.
Pemerintah menegaskan bahwa pencairan bansos triwulan IV merupakan bentuk komitmen untuk pemerataan kesejahteraan sosial dan perlindungan ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah. Masyarakat diimbau aktif mengecek status penerimaan agar bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Jenis Bantuan Sosial yang Disalurkan
Berbagai program bansos disiapkan untuk menjangkau kelompok masyarakat dengan kebutuhan berbeda:
- Program Keluarga Harapan (PKH)
Bantuan tunai bersyarat untuk keluarga miskin, dengan komponen pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. Besaran bantuan tergantung kategori keluarga, misalnya ibu hamil, lansia, penyandang disabilitas, atau anak sekolah. - Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) / Kartu Sembako
Disalurkan melalui saldo elektronik sebesar Rp200.000 per bulan yang dapat dipakai untuk membeli kebutuhan pokok di e-warung atau mitra resmi. - Bantuan Langsung Tunai (BLT) Sementara / BLT Kesra
Bantuan tunai tambahan yang diberikan dalam kondisi khusus, seperti gejolak harga atau keadaan darurat, untuk memperkuat daya beli masyarakat. - Program Indonesia Pintar (PIP) / Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga tidak mampu, dengan nominal bervariasi sesuai jenjang pendidikan. - Bantuan Sosial Tunai (BST) Daerah dan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP)
Disalurkan oleh pemerintah daerah serta dalam bentuk beras 10 kg per bulan kepada rumah tangga miskin.
Bansos yang Cair Mulai Oktober 2025
Beberapa program bansos dipastikan mulai cair pada Oktober 2025 untuk periode Oktober–Desember:
- PKH Tahap 4
Disalurkan mulai Oktober. Besaran bantuan per tiga bulan antara lain Rp750.000 untuk ibu hamil/nifas dan anak usia dini, Rp225.000 untuk siswa SD, serta Rp600.000 untuk lansia dan penyandang disabilitas. - BPNT Tahap 4
KPM menerima saldo Rp200.000 per bulan. Untuk tahap ini, pemerintah menambah penebalan Rp400.000 yang diberikan dua kali pada November dan Desember, sehingga total bantuan bisa mencapai Rp1 juta. - BLTS / BLT Kesra
Sebesar Rp300.000 per bulan untuk periode Oktober–Desember, dan disalurkan sekaligus Rp900.000 per keluarga mulai 20 Oktober 2025. Program ini menyasar lebih dari 35 juta KPM di seluruh Indonesia. - PIP / KIP
Bantuan pendidikan tetap berjalan, dengan nominal Rp450.000 per tahun untuk SD, Rp750.000 untuk SMP, dan Rp1 juta untuk SMA/sederajat.
Syarat dan Kriteria Penerima
Penerima bansos harus terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos. Data kependudukan yang valid, seperti NIK e-KTP dan status ekonomi (desil 1–4), menjadi syarat utama.
Penerima tidak boleh masuk dalam kelompok yang dicoret dari daftar, misalnya karena pendapatan meningkat, data tidak valid, atau terlibat praktik judi online. Bagi yang pernah dicoret karena judi online, masih ada peluang reaktivasi dengan melapor ke desa atau melalui aplikasi resmi dan membuat komitmen tertulis.
Selain itu, penerima tidak boleh berstatus ASN, TNI, atau Polri. Untuk program tertentu seperti PKH, harus memenuhi kriteria tambahan seperti memiliki anggota keluarga yang sekolah, hamil, atau lansia.
Cara Cek Status Penerimaan Bansos
Pemerintah menyediakan beberapa kanal untuk pengecekan status penerima bansos:
1. Situs Resmi Kemensos
- Akses https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah domisili dan isi nama sesuai KTP
- Masukkan kode captcha lalu klik “Cari Data”
2. Aplikasi “Cek Bansos”
- Unduh melalui Play Store atau App Store
- Buat akun atau login, kemudian lengkapi data diri dan unggah foto KTP
- Buka menu “Profil” untuk melihat status penerimaan
3. Kantor Kelurahan atau Dinas Sosial
- Bagi warga yang tidak memiliki akses internet, pengecekan bisa dilakukan secara langsung dengan membawa dokumen identitas.
Dengan penyaluran bantuan sosial yang dimulai Oktober 2025, masyarakat penerima manfaat diharapkan segera melakukan pengecekan melalui kanal resmi. Program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi keluarga menjelang akhir tahun.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











