Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 16 Agustus 2026: 1 Gram Tembus Rp2,78 Juta

Minggu, 16 Agustus 2026 08:05 WIB

Menang Telak 3-0! Persib Tampil Menggila Lawan Sabah FC di Dewata Challenge Series

Minggu, 16 Agustus 2026 07:30 WIB
Game Free Fire

Daftar Kode Redeem Free Fire 16 Agustus 2026: Dapatkan Skin Senjata & Bundle Gratis Hari Ini

Minggu, 16 Agustus 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 16 Agustus 2026: 1 Gram Tembus Rp2,78 Juta
  • Menang Telak 3-0! Persib Tampil Menggila Lawan Sabah FC di Dewata Challenge Series
  • Daftar Kode Redeem Free Fire 16 Agustus 2026: Dapatkan Skin Senjata & Bundle Gratis Hari Ini
  • Kesempatan Klaim Hadiah Digital! Simak Cara Dapatkan Saldo DANA Gratis Hari Ini 16 Agustus 2026
  • Spesial Akhir Pekan! Buruan Klaim Kode Redeem FF 16 Agustus 2026 Sebelum Kuota Keburu Kehabisan
  • Pidato Presiden Sebut Upah Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg Viral, Begini Kata Istana
  • Mindshift 4: PKM-PM IPB University Bekali Perempuan Pekerja Migran Purna dengan Budidaya Terpadu Menuju Kemandirian Ekonomi
  • Merinding! Ramalan Tirta Siregar Terbukti Lagi? di Balik Gempa Dahsyat NTT hingga Potensi Tsunami
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 16 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Video ‘Lintasan Maut’ di Cisewu: Warga Garut Pertanyakan Kehadiran Pemerintah di Pelosok

By Aga GustianaSelasa, 10 Februari 2026 17:37 WIB2 Mins Read
Jalan Rusak Garut. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kecamatan Cisewu kembali menjadi buah bibir, namun bukan karena prestasinya, melainkan karena potret infrastrukturnya yang memprihatinkan. Sebuah unggahan video dari akun Instagram @kuslendra_ mendadak viral setelah memperlihatkan kondisi ruas jalan yang menghubungkan Desa Pamalayan dan Desa Cikarang, Kabupaten Garut, yang lebih mirip lintasan off-road ekstrem daripada akses publik.

Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas hamparan batu besar berserakan di atas tanah merah yang licin saat diguyur hujan. Tak ada aspal, yang ada hanyalah penderitaan warga yang terpaksa melintas setiap hari.

Sindiran Menohok: “Wajar Rusak, Mungkin Karena Belum Bayar Pajak”

Kekecewaan warga mencapai puncaknya hingga terlontar sindiran bernada satire yang menohok telinga para pemangku kebijakan. Pengunggah video seolah “memaklumi” pembiaran ini sebagai imbalan atas kelalaian warga dalam urusan administrasi, meski nada bicaranya sarat akan kritik pedas.

“Wayah na we urg mah jalan ge kieu keneh, ngarumasakeun can malayar pajak kendaraan tiap tahun (Ya mau bagaimana lagi kalau jalan masih begini, merasa diri belum bayar pajak kendaraan tiap tahun),” tulisnya dalam keterangan video, dikutip Selasa (10/2/2026).

Bupati Pernah Lewat, Tapi Hanya Sekadar “Numpang Lewat”?

Hal yang membuat publik semakin geram adalah fakta bahwa kondisi jalan ruas Pamalayan-Cicariu-Cikarang ini diklaim sudah diketahui sejak lama oleh otoritas tertinggi di Kabupaten Garut. Bahkan, sang pengunggah menyebut bahwa Bupati Garut pernah melihat langsung kerusakan tersebut dengan mata kepala sendiri.

Namun, kehadiran pejabat tersebut rupanya tidak otomatis membawa perubahan. Hingga tahun 2026 ini bergulir, jalanan tetap gelap gulita tanpa penerangan yang memadai. Saat malam tiba, warga hanya bisa mengandalkan sorot lampu kendaraan untuk menembus pekatnya hutan dan licinnya medan.

“Bertahun-tahun warga menderita dengan jalan seperti ini, bahkan Bupati Garut pernah melihat kondisi jalan tersebut tapi masih belum ada perbaikan sama sekali sampai saat ini,” keluh akun tersebut lebih lanjut.

Pemerintah Masih “Tutup Mulut”

Hingga berita ini diturunkan, baik Pemerintah Kabupaten Garut maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum memberikan respons resmi. Bungkamnya otoritas terkait semakin mempertegas kesan adanya pengabaian terhadap hak-hak warga di wilayah pelosok.

Bagi masyarakat Cisewu, jalan ini bukan sekadar urusan transportasi, melainkan urusan nyawa dan ekonomi yang seolah digantung tanpa kepastian oleh birokrasi yang lamban.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Viral Garut Bupati garut Cisewu Infrastruktur Garut Jalan Cikarang jalan rusak Garut jawa barat Pamalayan protes warga
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 16 Agustus 2026: 1 Gram Tembus Rp2,78 Juta

Pidato Presiden Sebut Upah Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg Viral, Begini Kata Istana

Merinding! Ramalan Tirta Siregar Terbukti Lagi? di Balik Gempa Dahsyat NTT hingga Potensi Tsunami

gempa

Update Gempa M 7,7 NTT: 14 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia, BMKG Ingatkan Gempa Susulan

Terkuat di Balik Mediasi Kasus Penjahit Bali? Alasan Arya Wedakarna Mati-matian Gertak Hilda Pakai UU ITE!

Tembus 1 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan, Proyek PLTP Patuha Unit 2 Cetak Rekor Penting!

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • Kehabisan Akal Promosi? Brand Miras Buat Challenge Ayat Al-Qur’an Berhadiah Alkohol!
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.