Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Transfer Panas Persib! Striker Mahal Ini Diprediksi Tak Bertahan Lama

Kamis, 14 Mei 2026 20:11 WIB

Ternyata Settingan? Terbongkar Fakta di Balik Video Viral ‘Guru vs Murid’ 6 Menit yang Buru Netizen!

Kamis, 14 Mei 2026 20:01 WIB

Pulang Malam Jadi Maut! Mahasiswi Unpad Diserang OTK di Jatinangor

Kamis, 14 Mei 2026 19:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Transfer Panas Persib! Striker Mahal Ini Diprediksi Tak Bertahan Lama
  • Ternyata Settingan? Terbongkar Fakta di Balik Video Viral ‘Guru vs Murid’ 6 Menit yang Buru Netizen!
  • Pulang Malam Jadi Maut! Mahasiswi Unpad Diserang OTK di Jatinangor
  • Bukan Turnamen Biasa! 64 Klub Liga 4 Rebut Tiket Promosi di Piala Presiden 2026
  • Skatepark Bukan Playground! Ibu Ini Tak Terima Ditegur Padahal Anaknya Nyaris Tertabrak!
  • Marc Klok Beri Sinyal Perang! Persib Siap Habis-Habisan Demi Gelar Juara
  • Ramai Diburu di TikTok, Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris vs Siswa’ Diduga Cuma Settingan?
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Populasi Tikus Perkotaan Bandung Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 14 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Viral Video ‘Lintasan Maut’ di Cisewu: Warga Garut Pertanyakan Kehadiran Pemerintah di Pelosok

By Aga GustianaSelasa, 10 Februari 2026 17:37 WIB2 Mins Read
Jalan Rusak Garut. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kecamatan Cisewu kembali menjadi buah bibir, namun bukan karena prestasinya, melainkan karena potret infrastrukturnya yang memprihatinkan. Sebuah unggahan video dari akun Instagram @kuslendra_ mendadak viral setelah memperlihatkan kondisi ruas jalan yang menghubungkan Desa Pamalayan dan Desa Cikarang, Kabupaten Garut, yang lebih mirip lintasan off-road ekstrem daripada akses publik.

Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas hamparan batu besar berserakan di atas tanah merah yang licin saat diguyur hujan. Tak ada aspal, yang ada hanyalah penderitaan warga yang terpaksa melintas setiap hari.

Sindiran Menohok: “Wajar Rusak, Mungkin Karena Belum Bayar Pajak”

Kekecewaan warga mencapai puncaknya hingga terlontar sindiran bernada satire yang menohok telinga para pemangku kebijakan. Pengunggah video seolah “memaklumi” pembiaran ini sebagai imbalan atas kelalaian warga dalam urusan administrasi, meski nada bicaranya sarat akan kritik pedas.

“Wayah na we urg mah jalan ge kieu keneh, ngarumasakeun can malayar pajak kendaraan tiap tahun (Ya mau bagaimana lagi kalau jalan masih begini, merasa diri belum bayar pajak kendaraan tiap tahun),” tulisnya dalam keterangan video, dikutip Selasa (10/2/2026).

Baca Juga:  Gita KDI Blusukan di Pasar Cimindi, Terima Keluhan dari Pedagang

Bupati Pernah Lewat, Tapi Hanya Sekadar “Numpang Lewat”?

Hal yang membuat publik semakin geram adalah fakta bahwa kondisi jalan ruas Pamalayan-Cicariu-Cikarang ini diklaim sudah diketahui sejak lama oleh otoritas tertinggi di Kabupaten Garut. Bahkan, sang pengunggah menyebut bahwa Bupati Garut pernah melihat langsung kerusakan tersebut dengan mata kepala sendiri.

Namun, kehadiran pejabat tersebut rupanya tidak otomatis membawa perubahan. Hingga tahun 2026 ini bergulir, jalanan tetap gelap gulita tanpa penerangan yang memadai. Saat malam tiba, warga hanya bisa mengandalkan sorot lampu kendaraan untuk menembus pekatnya hutan dan licinnya medan.

Baca Juga:  Jawa Barat dan DKI Jakarta Jadi Sarang Pemain Judol

“Bertahun-tahun warga menderita dengan jalan seperti ini, bahkan Bupati Garut pernah melihat kondisi jalan tersebut tapi masih belum ada perbaikan sama sekali sampai saat ini,” keluh akun tersebut lebih lanjut.

Baca Juga:  Liburan Hits! Intip 10 Tempat Wisata Viral Bandung Paling Instagramable

Pemerintah Masih “Tutup Mulut”

Hingga berita ini diturunkan, baik Pemerintah Kabupaten Garut maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum memberikan respons resmi. Bungkamnya otoritas terkait semakin mempertegas kesan adanya pengabaian terhadap hak-hak warga di wilayah pelosok.

Bagi masyarakat Cisewu, jalan ini bukan sekadar urusan transportasi, melainkan urusan nyawa dan ekonomi yang seolah digantung tanpa kepastian oleh birokrasi yang lamban.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Viral Garut Bupati garut Cisewu Infrastruktur Garut Jalan Cikarang jalan rusak Garut jawa barat Pamalayan protes warga
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pulang Malam Jadi Maut! Mahasiswi Unpad Diserang OTK di Jatinangor

Hantavirus Ramai Dibahas, Populasi Tikus Perkotaan Bandung Jadi Sorotan

Rakyat Bahas Nyawa, Dewan Sibuk Push Rank: Skandal Asap Rokok di Gedung Rakyat Jember!

Nadiem Makarim

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem Makarim ‘Meledak’: Mengapa Hukuman Saya Lebih Berat dari Teroris?

Dewan Hisbah PP Persis Bahas Zakat hingga Baiat dalam Safari Dakwah di Majalengka

Sinergi Kreatif: Abizar Machmud dan Menteri LH Perkuat Gerakan Lingkungan Jabar

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.