Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi berdoa

Wujud Cinta Tanah Air, Ini Bacaan Doa 17 Agustus Lengkap dengan Teks Arab, Latin, dan Artinya

Sabtu, 15 Agustus 2026 16:25 WIB
gempa

Update Gempa M 7,7 NTT: 14 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia, BMKG Ingatkan Gempa Susulan

Sabtu, 15 Agustus 2026 15:56 WIB

Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg

Sabtu, 15 Agustus 2026 13:50 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wujud Cinta Tanah Air, Ini Bacaan Doa 17 Agustus Lengkap dengan Teks Arab, Latin, dan Artinya
  • Update Gempa M 7,7 NTT: 14 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia, BMKG Ingatkan Gempa Susulan
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • Kabar Duka dari Penggawa Persib Saddil Ramdani, Rumah Sang Ayah Ludes Terbakar
  • Terkuat di Balik Mediasi Kasus Penjahit Bali? Alasan Arya Wedakarna Mati-matian Gertak Hilda Pakai UU ITE!
  • Tembus 1 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan, Proyek PLTP Patuha Unit 2 Cetak Rekor Penting!
  • Tunggu Debut Danijel Loncar! Ini Prediksi Line-up & Kesiapan Persib Bandung Kontra Sabah FC
  • Panas! Iran Desak AS Akui Kekalahan, Tolak Klaim Donald Trump
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 15 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Update Gempa M 7,7 NTT: 14 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia, BMKG Ingatkan Gempa Susulan

By Aga GustianaSabtu, 15 Agustus 2026 15:56 WIB3 Mins Read
gempa
Ilustrasi gempa. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Guncangan gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo (M) 7,7 melanda wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. Peristiwa ini sempat memicu peringatan dini tsunami yang jangkauannya terdeteksi hingga wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara sebelum akhirnya resmi diakhiri BMKG.

Berdasarkan pemutakhiran data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per pukul 12.30 WIB, tercatat 14 warga meninggal dunia, 2 orang mengalami luka berat, serta 11 lainnya menderita luka ringan.

“Data tersebut masih dalam proses pendataan, verifikasi, dan validasi di lapangan,” ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam keterangannya.

Mekanisme Sesar dan Jejak Sejarah Tsunami Flores

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menerangkan bahwa pusat gempa dangkal berkedalaman 15 km di laut (8,41 LS dan 121,39 BT atau 30 km arah timur laut Nagekeo) ini dipicu oleh aktivitas pergerakan sesar naik (Flores Back-Arc Thrust).

Meskipun sempat terdeteksi kenaikan gelombang laut di 10 titik pesisir—dengan catatan tertinggi mencapai 0,94 meter di Maurole, Ende, serta 0,54 meter di Bulukumba, Sulsel—kondisi saat ini dipastikan telah aman.

“BMKG tidak lagi mencatat adanya kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat di sepanjang pesisir terdampak,” kata Nelly dalam keterangan dari BMKG, Sabtu (15/8/2026).

Sementara itu, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menyampaikan bahwa hingga pukul 07.07 WIB telah terjadi 37 kali gempa susulan (aftershock) dengan kisaran magnitudo M3,6 hingga M6,2. Ia mengingatkan bahwa karakter zona ini pernah memicu bencana serupa belasan tahun silam.

“Di busur belakang Flores ini terdapat potensi gempa maksimum M 7,8 hingga M 7,9. Berdasarkan catatan sejarah, gempa serupa pernah terjadi pada tahun 1992 dengan kekuatan M7.5 yang menimbulkan kerusakan dan terjadi tsunami. Setelah hampir 30 tahun, pelepasan energi besar kembali terjadi di busur belakang Flores,” terang Wijayanto.

Skala Guncangan dan Kerusakan Infrastruktur

Dampak getaran paling kuat berada pada skala VI MMI di kawasan Wolowae (Nagekeo) dan Kota Bajawa, yang membuat warga panik dan berhamburan ke luar bangunan. Sementara guncangan skala V MMI dirasakan warga di Kota Ende, Borong, hingga Ruteng.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, mengonfirmasi bahwa guncangan menyebabkan kerusakan pada pemukiman serta fasilitas publik seperti Pelabuhan Maumere dan Hotel Jayakarta Bajo.

“Tim BMKG mulai hari ini diterjunkan langsung ke lokasi terdampak untuk melelakukan survei kerusakan secara menyeluruh,” ucap Teguh.

BMKG mengimbau publik untuk tetap tenang, tidak mudah termakan informasi hoaks, serta mewaspadai struktur bangunan retak sebelum kembali ke dalam rumah mengingat potensi gempa susulan masih terus dipantau secara real-time.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG Flores Gempa NTT
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Terkuat di Balik Mediasi Kasus Penjahit Bali? Alasan Arya Wedakarna Mati-matian Gertak Hilda Pakai UU ITE!

Tembus 1 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan, Proyek PLTP Patuha Unit 2 Cetak Rekor Penting!

Panas! Iran Desak AS Akui Kekalahan, Tolak Klaim Donald Trump

gempa

Mengenal Flores Back-Arc Thrust: Patahan Purba di Balik Gempa M 7,7 NTT

ilustrasi gempa

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7,7: Akses Jalan Flores Putus, Puluhan Gempa Susulan Terjadi

Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.