Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

bank bjb Dukung Gerakan Nasional 24 Tahun APU PPT, Perkuat Sistem Keuangan Bersih

Jumat, 10 April 2026 11:49 WIB

Dedi Mulyadi Soroti Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Perawat Dinonaktifkan

Jumat, 10 April 2026 11:12 WIB

Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening

Jumat, 10 April 2026 10:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • bank bjb Dukung Gerakan Nasional 24 Tahun APU PPT, Perkuat Sistem Keuangan Bersih
  • Dedi Mulyadi Soroti Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Perawat Dinonaktifkan
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Tragis! Hindari Angkot, Pemotor di Bandung Barat Tewas Terlindas Truk Sampah
  • Diincar Banyak Klub? Persib Kunci Bojan Hodak dengan Tawaran Spesial
  • Nyaris Kehilangan Sang Buah Hati! Trauma Mendalam Nina Saleha di Balik Skandal RSHS Bandung
  • Update Harga Emas Antam 10 April 2026: Tembus Rp 2,85 Juta per Gram, Cek Rinciannya di Sini!
  • Viral Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Manajemen Temui Keluarga dan Sampaikan Maaf
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 10 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cegah Bencana Hidrometeorologi, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jabar

By Aga GustianaSelasa, 11 Maret 2025 21:04 WIB2 Mins Read
Modifikasi Cuaca
Modifikasi Cuaca di Jabar. (Foto: Humas Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mulai melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di berbagai wilayah Jawa Barat guna mengurangi potensi bencana hidrometeorologi akibat curah hujan tinggi.

Operasi ini dilakukan dengan menyemai garam ke awan hujan menggunakan pesawat yang diberangkatkan dari Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, pada Selasa (11/3/2025).

Deputi Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto, menyatakan bahwa OMC ini bertujuan mengurangi intensitas hujan di daerah-daerah yang rawan bencana.

“Setelah sebelumnya dilakukan di (Bandara) Halim untuk wilayah Bogor, Bekasi, Depok, dan Jakarta, kini operasi modifikasi cuaca kami perluas ke wilayah lain di Jawa Barat. Pesawat akan bekerja pada siang dan sore hari, sementara yang dari Halim bisa beroperasi hingga malam,” jelas Seto.

Baca Juga:  Kampung Halaman Dedi Mulyadi Dilanda Banjir Besar, Air Capai 1,5 Meter

Hujan Dikurangi 30%-60%

Seto menjelaskan bahwa operasi ini dapat menekan curah hujan hingga 30%-60%.

“Jika curah hujan awalnya mencapai 100 mm, maka setelah modifikasi, intensitasnya bisa berkurang sesuai persentase tersebut,” ujarnya.

Menurut prediksi BMKG, Jawa Barat akan mengalami hujan dengan intensitas tinggi sepanjang 11-20 Maret 2025. Oleh karena itu, modifikasi cuaca ini dilakukan untuk mengurangi dampak hujan ekstrem yang bisa menyebabkan banjir dan tanah longsor.

Baca Juga:  Jabar Kolaborasi dengan Heilongjiang China untuk Tingkatkan Kualitas Produk Pertanian

Sebagai contoh, ia menyebut wilayah utara Jawa Barat seperti Cirebon berpotensi mengalami hujan besar. Dengan OMC, diharapkan hujan dengan intensitas tinggi bisa dialihkan ke laut, sehingga mengurangi risiko bencana di daratan.

Hujan Digeser ke Pantai Selatan

Seto menegaskan bahwa modifikasi cuaca tidak menghilangkan hujan, tetapi hanya mempercepat proses turunnya hujan agar tidak terjadi di daerah rawan bencana.

“Kami menggeser awan hujan ke laut atau danau agar tidak masuk dan membesar di kawasan pemukiman. Dengan cara ini, curah hujan yang turun di daratan bisa tetap tertampung tanpa menyebabkan banjir,” jelasnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Serahkan Bonus Rp1 Miliar untuk Persib dari Kantong Pribadi, Ini Sumber dan Alasannya

Operasi ini direncanakan berlangsung hingga 20 Maret 2025, tetapi bisa diperpanjang jika curah hujan masih tinggi, terutama menjelang momen Lebaran 2025.

Gubernur Dedi Mulyadi Dukung Modifikasi Cuaca

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut menghadiri pelepasan operasi ini dan menyatakan dukungannya terhadap langkah BMKG.

“Kami berusaha menggeser awan hujan ke laut dan danau. Ini adalah upaya kami untuk mencegah bencana dan melindungi masyarakat,” kata Dedi.

Dengan operasi ini, pemerintah berharap Jawa Barat dapat terhindar dari dampak buruk curah hujan tinggi, sehingga bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor dapat diminimalkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG Dedi Mulyadi jawa barat Modifikasi Cuaca
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bank bjb Dukung Gerakan Nasional 24 Tahun APU PPT, Perkuat Sistem Keuangan Bersih

Dedi Mulyadi Soroti Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Perawat Dinonaktifkan

Tragis! Hindari Angkot, Pemotor di Bandung Barat Tewas Terlindas Truk Sampah

Nyaris Kehilangan Sang Buah Hati! Trauma Mendalam Nina Saleha di Balik Skandal RSHS Bandung

Viral Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Manajemen Temui Keluarga dan Sampaikan Maaf

Perkuat Sinergi, bank bjb dan Mabes TNI Perpanjang Kerja Sama Layanan Keuangan Terintegrasi

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Terkuak! Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Bukan dari Indonesia, Hati-hati Jebakan Batman!
  • Jadwal Persib vs Bali United: Ujian Berat Maung Bandung di GBLA, Duel Perebutan Poin Krusial!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.