Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral! Pengeroyokan di Cileunyi Gunakan Ambulans Desa, 2 Pelaku Ditangkap

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB

Link Live Streaming Persib vs PSIM Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB

Senin, 4 Mei 2026 15:16 WIB

Jangan Klik Sembarangan! Link Viral Batang Bisa Jadi Jebakan Berbahaya

Senin, 4 Mei 2026 14:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral! Pengeroyokan di Cileunyi Gunakan Ambulans Desa, 2 Pelaku Ditangkap
  • Link Live Streaming Persib vs PSIM Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB
  • Jangan Klik Sembarangan! Link Viral Batang Bisa Jadi Jebakan Berbahaya
  • Bojan Hodak Bantah Isu Rasisme Marc Klok, Desak Bhayangkara FC Beri Klarifikasi
  • Bukan Sekadar Ramalan? Bedah Sosok Tirta Siregar dan Sosok yang ‘Membisikkan’ Pesan Misterius
  • Fenomena Link Video Tasya Bandar Batang Viral, Pakar Ingatkan Bahaya ‘Clickbait’ dan Pencurian Data
  • Update Harga BBM Senin 4 Mei 2026: Pertamina Dex Melonjak, Cek Daftar Lengkapnya!
  • Bursa Transfer Panas! Persib Incar 7 Bintang Dunia, 2 Pemain Sudah Deal?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 4 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cek Bansos Kemensos: 1,9 Juta Data Penerima Dicoret, Ini Alasannya

By Aga GustianaRabu, 4 Juni 2025 08:14 WIB3 Mins Read
penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos
Ilustrasi penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos. (Foto: Hasil AI/ChatGPT)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) kembali menegaskan komitmennya untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) secara tepat sasaran. Pada triwulan II tahun 2025, sebanyak 1,9 juta data penerima bansos resmi dicoret dari daftar karena teridentifikasi sebagai penerima yang tidak memenuhi syarat.

Pencoretan ini dilakukan setelah verifikasi ulang oleh Kemensos, menyusul temuan adanya inclusion error, yaitu kesalahan data di mana individu atau keluarga yang seharusnya tidak berhak menerima bantuan justru terdaftar sebagai penerima.

Hal ini diungkapkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (2/6/2025).

“Presiden menginginkan bansos benar-benar menyentuh mereka yang memang layak dan membutuhkan,” ujar Gus Ipul. Ia menambahkan bahwa upaya ini merupakan bagian dari perbaikan sistem data melalui cek bansos Kemensos yang lebih ketat dan akurat.

Baca Juga:  Jadwal Pencairan Bansos Januari 2026 Lengkap, Jangan Sampai Ketinggalan!

Konsolidasi Data Lintas Instansi

Pembersihan data dilakukan setelah konsolidasi antarinstansi seperti Kemensos, Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Kementerian Keuangan. Hasilnya menunjukkan bahwa beberapa program seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako (BPNT) masih belum sepenuhnya tepat sasaran.

Data dari BPS dan Susenas 2025 digunakan sebagai acuan utama dalam validasi penerima bantuan. “Kami melakukan exercise data secara menyeluruh untuk memastikan keakuratan,” jelas Gus Ipul.

Hasil verifikasi tidak hanya menemukan kesalahan inclusion error, tetapi juga exclusion error, yakni masyarakat yang sebenarnya berhak mendapat bansos namun terlewatkan dari daftar. “Data exclusion error ini sudah kami koreksi agar mereka bisa masuk daftar penerima selanjutnya,” tambahnya.

Baca Juga:  Bantuan PKH Tahap 2 Tahun 2025 Belum Cair? Ini Penyebab dan Cara Cek Statusnya

Cek Bansos Kemensos Diperkuat

Dengan banyaknya perbaikan data, Kemensos mendorong masyarakat untuk aktif melakukan cek bansos Kemensos melalui kanal resmi, baik melalui laman cekbansos.kemensos.go.id maupun aplikasi Cek Bansos di ponsel Android.

Masyarakat hanya perlu memasukkan data KTP dan wilayah domisili untuk mengetahui status penerima. Proses ini dilakukan agar publik bisa ikut mengawasi distribusi bansos sekaligus memastikan transparansi pemerintah.

Stimulus Ekonomi Selama Libur Sekolah

Langkah pengetatan data bansos ini juga berkaitan dengan kebijakan stimulus ekonomi yang baru saja diumumkan pemerintah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa pemerintah mengalokasikan stimulus senilai Rp24,44 triliun untuk menjaga daya beli masyarakat selama periode libur sekolah, Juni hingga Juli 2025.

Baca Juga:  Kabar Gembira Jelang Lebaran: Cek Daftar Bansos yang Cair Maret 2026 dan Cara Mudah Cek Penerima via HP

“Stimulus ini salah satunya untuk mendukung program bansos agar lebih efektif dan berdampak langsung,” kata Sri Mulyani dalam pernyataan di Kantor Presiden pada hari yang sama.

Komitmen Pemerintah ke Depan

Pemerintah berkomitmen untuk terus menyempurnakan sistem bansos agar benar-benar menyentuh lapisan masyarakat paling rentan. Proses validasi dan pembersihan data melalui cek bansos Kemensos akan dilakukan secara berkala untuk menghindari kesalahan penyaluran.

“Upaya kami bukan hanya soal administrasi, tetapi menyangkut keadilan sosial,” tegas Gus Ipul.

Dengan semakin akuratnya data, diharapkan tidak ada lagi penerima fiktif, dan semua bantuan bisa disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bansos PKH 2025 Cek Bansos Kemensos data bansos 1.9 juta exclusion error inclusion error stimulus ekonomi 2025
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Pengeroyokan di Cileunyi Gunakan Ambulans Desa, 2 Pelaku Ditangkap

Bukan Sekadar Ramalan? Bedah Sosok Tirta Siregar dan Sosok yang ‘Membisikkan’ Pesan Misterius

Viral CCTV Begal Astanaanyar! Dua Pelaku Tertangkap, Dua Masih Buron

Definisi Hilang Jalur VIP! Bocah Ini Malah Jadi ‘Artis’ Dadakan di Polres Labuhanbatu

Menjual Masa Lalu, Mengabaikan Masa Depan? Catatan Kritis di Balik Hari Tatar Sunda

HUT ke-40, PATELKI Tekankan Skrining Kesehatan Jadi Gaya Hidup Wajib

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.