Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kode Rahasia FF Juni 2026 Bocor! Ini Daftar Terbaru yang Masih Aktif

Jumat, 19 Juni 2026 05:00 WIB

Persib Dalam Krisis Skuad? Sanksi FIFA Bikin Transfer Mandek, Pemain Bisa Hengkang

Jumat, 19 Juni 2026 04:00 WIB

Link Video Cut Salwa Viral Ramai Dicari, Warganet Diimbau Waspada Tautan Palsu

Jumat, 19 Juni 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kode Rahasia FF Juni 2026 Bocor! Ini Daftar Terbaru yang Masih Aktif
  • Persib Dalam Krisis Skuad? Sanksi FIFA Bikin Transfer Mandek, Pemain Bisa Hengkang
  • Link Video Cut Salwa Viral Ramai Dicari, Warganet Diimbau Waspada Tautan Palsu
  • Borong Pemain Bintang Gratis! Ini Kode Redeem FC Mobile Terbaru 19 Juni 2026
  • Serbu Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Terbaru 19 Juni 2026 dan Cara Klaimnya
  • Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi
  • DPRD Jabar Dorong SPMB Lebih Transparan, Usulkan Nilai Peserta Dipublikasikan ke Publik
  • Penataan Bandung Berlanjut, Dedi Mulyadi Janjikan Bantuan untuk Pedagang Arcamanik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 19 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cek Bansos Kemensos: 1,9 Juta Data Penerima Dicoret, Ini Alasannya

By Aga GustianaRabu, 4 Juni 2025 08:14 WIB3 Mins Read
penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos
Ilustrasi penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos. (Foto: Hasil AI/ChatGPT)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) kembali menegaskan komitmennya untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) secara tepat sasaran. Pada triwulan II tahun 2025, sebanyak 1,9 juta data penerima bansos resmi dicoret dari daftar karena teridentifikasi sebagai penerima yang tidak memenuhi syarat.

Pencoretan ini dilakukan setelah verifikasi ulang oleh Kemensos, menyusul temuan adanya inclusion error, yaitu kesalahan data di mana individu atau keluarga yang seharusnya tidak berhak menerima bantuan justru terdaftar sebagai penerima.

Hal ini diungkapkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (2/6/2025).

“Presiden menginginkan bansos benar-benar menyentuh mereka yang memang layak dan membutuhkan,” ujar Gus Ipul. Ia menambahkan bahwa upaya ini merupakan bagian dari perbaikan sistem data melalui cek bansos Kemensos yang lebih ketat dan akurat.

Baca Juga:  Cara Praktis Cek Bansos Lewat HP, Tidak Perlu Datang ke Kantor Desa

Konsolidasi Data Lintas Instansi

Pembersihan data dilakukan setelah konsolidasi antarinstansi seperti Kemensos, Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Kementerian Keuangan. Hasilnya menunjukkan bahwa beberapa program seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako (BPNT) masih belum sepenuhnya tepat sasaran.

Data dari BPS dan Susenas 2025 digunakan sebagai acuan utama dalam validasi penerima bantuan. “Kami melakukan exercise data secara menyeluruh untuk memastikan keakuratan,” jelas Gus Ipul.

Hasil verifikasi tidak hanya menemukan kesalahan inclusion error, tetapi juga exclusion error, yakni masyarakat yang sebenarnya berhak mendapat bansos namun terlewatkan dari daftar. “Data exclusion error ini sudah kami koreksi agar mereka bisa masuk daftar penerima selanjutnya,” tambahnya.

Baca Juga:  PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal Lengkap, Nominal, dan Cara Ceknya!

Cek Bansos Kemensos Diperkuat

Dengan banyaknya perbaikan data, Kemensos mendorong masyarakat untuk aktif melakukan cek bansos Kemensos melalui kanal resmi, baik melalui laman cekbansos.kemensos.go.id maupun aplikasi Cek Bansos di ponsel Android.

Masyarakat hanya perlu memasukkan data KTP dan wilayah domisili untuk mengetahui status penerima. Proses ini dilakukan agar publik bisa ikut mengawasi distribusi bansos sekaligus memastikan transparansi pemerintah.

Stimulus Ekonomi Selama Libur Sekolah

Langkah pengetatan data bansos ini juga berkaitan dengan kebijakan stimulus ekonomi yang baru saja diumumkan pemerintah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa pemerintah mengalokasikan stimulus senilai Rp24,44 triliun untuk menjaga daya beli masyarakat selama periode libur sekolah, Juni hingga Juli 2025.

Baca Juga:  Tiga Bansos Cair November 2025: PKH, Sembako, dan BLT Kesra, Cek Nama Penerima di Sini

“Stimulus ini salah satunya untuk mendukung program bansos agar lebih efektif dan berdampak langsung,” kata Sri Mulyani dalam pernyataan di Kantor Presiden pada hari yang sama.

Komitmen Pemerintah ke Depan

Pemerintah berkomitmen untuk terus menyempurnakan sistem bansos agar benar-benar menyentuh lapisan masyarakat paling rentan. Proses validasi dan pembersihan data melalui cek bansos Kemensos akan dilakukan secara berkala untuk menghindari kesalahan penyaluran.

“Upaya kami bukan hanya soal administrasi, tetapi menyangkut keadilan sosial,” tegas Gus Ipul.

Dengan semakin akuratnya data, diharapkan tidak ada lagi penerima fiktif, dan semua bantuan bisa disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bansos PKH 2025 Cek Bansos Kemensos data bansos 1.9 juta exclusion error inclusion error stimulus ekonomi 2025
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi

DPRD Jabar Dorong SPMB Lebih Transparan, Usulkan Nilai Peserta Dipublikasikan ke Publik

Penataan Bandung Berlanjut, Dedi Mulyadi Janjikan Bantuan untuk Pedagang Arcamanik

Update Kasus Penyekapan di Bandung, Polisi Sebut Pelaku Terus Berpindah Lokasi

Dedi Mulyadi Siapkan Nobar Piala Dunia di Jabar, Yakin Argentina Jadi Magnet Penonton

Aksi Mahasiswa di Bandung Memanas, Polisi Lakukan Penindakan Tegas

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.