Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pulau Sebatik Bikin Heboh: Sebagian Desa Indonesia Kini Masuk Malaysia

Kamis, 22 Januari 2026 21:24 WIB
Malam Jumat Kliwon

Malam Jumat Kliwon, Weton 23 Januari 2026: Arti dan Karakteristiknya

Kamis, 22 Januari 2026 19:37 WIB

Banjir Karangligar Karawang Bukan Lagi Masalah Sementara, Dedi Mulyadi Punya Solusi Radikal

Kamis, 22 Januari 2026 19:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pulau Sebatik Bikin Heboh: Sebagian Desa Indonesia Kini Masuk Malaysia
  • Malam Jumat Kliwon, Weton 23 Januari 2026: Arti dan Karakteristiknya
  • Banjir Karangligar Karawang Bukan Lagi Masalah Sementara, Dedi Mulyadi Punya Solusi Radikal
  • Tingginya PHK di Jabar, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas SDM dan Koneksi Ordal
  • 26.968 PPPK Paruh Waktu di Jabar Belum Terima Upah, Dedi Mulyadi Beri Penjelasan
  • Kecelakaan Maut di Tol Cipularang, Pejabat Pemkab Bekasi Jadi Korban
  • Jadi Beban! Dedi Mulyadi Ungkap 9 BUMN Nunggak Utang Rp3,7 Triliun ke BJB
  • Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026: Benarkah Ada Penyesuaian Februari Ini?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 22 Januari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Cocok di Lidah Orang Sunda, Pempek Rama Sukses Kepakan Sayap Sejak 1988 di Kota Kembang

By Fahlevi MercedesKamis, 7 September 2023 13:38 WIB3 Mins Read
Pempek Rama
Pempek Rama, usaha yang bertahan di Bandung sejak 1988. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rasa-rasanya orang Bandung pasti mengetahui makanan satu ini. Pempek Rama sudah menemani lidah warga Bandung sejak 1988.

Tak dipungkiri penjual kudapan khas Bumi Sriwijaya itu cukup banyak di Bandung. Namun yang paling mencuri perhatian adalah Pempek Rama di Jalan Rama No. 28-30, Kelurahan Arjuna Kecamatan Cicendo.

“Sejarah Pempek Rama, awal tahun 1988. Saya main ke Bandung dan melihat belum banyak yang usaha pempek. Lantas saya coba menyicip sampai yang paling top, tapi menurut saya itu masih kurang rasa,” kata Pemilik Pempek Rama, Benjamin seperti dikutip pada kamis (7/9/2023).

Singkat cerita, Benjamin pun memutuskan untuk hijrah dari Palembang ke Bandung pada 1988. Ia pun memberanikan diri untuk berinovasi kuliner pempek dengan rasa yang bersahabat dengan lidah Sunda.

“Akhirnya saya putuskan untuk hijrah ke Bandung. Jadi tahun 1988 saya coba, awalnya ngontrak di Jalan Rama. Ternyata bulan demi bulan kelihatan laris,” ungkap Benjamin.

“Terus berlanjut sampai sekarang, ternyata peminat pempek di Bandung luar biasa. Manis, pedas, asam, itu salah satu rasa khas lidah Sunda, memang cocok pempek ini hadir di Bandung,” lanjutnya.

Untuk beradaptasi rasa, Benjamin pun memperhatikan bahan baku dengan detail. Bahkan saus pempek alias cuko, mempunyai 2 rasa, yakni pedas dan manis.

“Makannya cocok lidah tanah Sunda di sini cocok,” tutur Benjamin.

Soal bahan pokok, ia pun tak mau salah kaprah. Benjamin memastikan bahan pempek yang kualitas bagus sehingga berpengaruh terhadap rasa.

“Semua bahan saya ambil dari luar, ikan Tenggiri dari Jakarta, aci dari Bogor, gula aren dari Palembang. Tiga bahan pokok utama sampai saat ini saya pertahankan,” beber dia.

Untuk varian pempek banyak plihan, mulai dari kapal selam sampai lenjer.

Soal harga jangan khawatir, harga Pempek Rama masih ramah di kantong. Mulai dari Rp 7.000 sampai Rp 25.000 per buahnya.

Kalau malas untuk datang ke tempat, lanjut Benjamin, bisa order via aplikasi. Tinggal tulis saja Pempek Rama, dan sesuaikan dengan lokasi toko, juga bisa diorder dari 5 cabang yang sudah ada di Bandung.

“Online ada, kalau mau datang dan makan disini lebih baik,” tuturnya.

Dalam satu hari, lanjut Benjamin, dirinya mampu menggunakan ikan Tenggiri 20-30 kg.

“Kita sebetulnya tidak menghitung per-porsi, tapi dihitung ikan yang kita pakai. 1 hari 20-30 kg daging bersih. Ikan yang digunakan Tenggiri, tidak campur,” ujar pria 68 tahun itu.

Kiat sukses dan bertahan hingga saat ini, ia bocorkan yaitu kualitas yang harus dipertahankan.

“Mutu tetap dipertahankan dan harga terjangkau. Harga jangan tinggi. Sesuaikan dengan barang yang kita jual,” ungkapnya.

“Kita harus menekuni usaha, contohnya pelanggan saya akan tanya. Isitilahnya direview, kita tanya kurangnya apa, makanannya cocok tidak. Jadi kita bisa koreksi, cara itu saya pakai, ternyata banyak masukan sehingga saya harus menyesuaikan dengan lidah disini,” imbuhnya.

Setelah berjalan 35 tahun, Benjamin meyakinkan untuk membuka cabang. Saat ini sudah ada 5 cabang Pempek Rama yakni di:

1. Summarecon terletak di Rubi Commercial 60
2. Gegerkalong Express, Jalan Gegerkalong Hilir no.362.
3. Taman Kopo Indah, TKI l, no.184A (Sebrang Kimia Farma)
4. The Hallway Space, Pasar Kosambi lantai 244.
5. Jalan Cimbuleuit no. 66.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Benjamin Featured Kota Bandung Kota Kembang pempek Pempek Rama
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Malam Jumat Kliwon

Malam Jumat Kliwon, Weton 23 Januari 2026: Arti dan Karakteristiknya

CPNS Kemenag

Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026: Benarkah Ada Penyesuaian Februari Ini?

Redmi Note 15 Series Resmi Masuk RI, Berikut Harga dan Spesifikasi Lengkap

Bansos

Bansos PKH Januari 2026 Dinanti, Cek Jadwal Cair dan Nominal Bantuan Terbaru

Ketika Generasi Z Memimpin: Kisah Raden Raka, Ketua RW Termuda dari Cimahi

Tak Kapok! Perempuan Berkasus Ogah Bayar Ongkos Ojol Bikin Geger, Polisi Turun Tangan

Terpopuler
  • Rekomendasi Makan Malam di Subang, dari Saung Sunda hingga Rest Area Favorit
  • Panduan Kuliner Sukabumi: 5 Sajian Khas yang Melegenda dan Hits
  • 23 Paskal Hadirkan Bandung Starts Here, Rumah Baru untuk Komunitas Bandung
  • Viral! Video Diduga Ricky Harun Karaoke Bareng LC Jadi Sorotan Publik
  • Bak Cerita Dongeng, Perjalanan Hidup Michael O dari Manusia Silver ke Model Profesional
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2026
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.