bukamata.id – Panggung Piala Dunia 2026 langsung dikejutkan oleh aksi memukau megabintang sekaligus kapten Timnas Argentina, Lionel Messi. Pemain ikonik berusia 38 tahun tersebut sukses mengemas hat-trick sensasional untuk membawa tim Albiceleste melumat Aljazair dengan skor telak 3-0 pada laga pembuka Grup J, Rabu (17/6/2026) pagi WIB.
Tampil memukau di Stadion Kansas City, Amerika Serikat, penyerang Inter Miami ini memecah kebuntuan lewat sebiji gol di paruh pertama, sebelum akhirnya mengamuk dan melengkapi trigolnya pada babak kedua.
Kemenangan meyakinkan ini menjadi modal krusial bagi sang juara bertahan demi mengulang kesuksesan emas mereka di Qatar 2022 lalu. Di sisi lain, performa impresif ini menjadi pembuktian nyata bahwa faktor usia sama sekali tidak menggerus ketajaman sang maestro di level kompetisi tertinggi.
Gusur Mbappe hingga Haaland, Kini OTW Jadi Top Skor Abadi
Tiga gol yang dilesakkan ke gawang Aljazair tidak sekadar mengamankan poin penuh bagi Argentina, melainkan juga menempatkan nama sang kapten di buku sejarah baru sepak bola dunia.
Saat ini, La Pulga langsung melesat ke urutan teratas daftar pencetak gol terbanyak sementara Piala Dunia 2026. Ia mengungguli deretan striker muda top Eropa seperti Erling Haaland, Kylian Mbappe, hingga Kai Havertz.
Lebih monumental lagi, tambahan tiga gol ini membuat koleksi gol Messi di putaran final Piala Dunia kini menyentuh angka 16 gol. Catatan fantastis tersebut resmi menyamai rekor gol milik bomber legendaris Jerman, Miroslav Klose.
Satu Gol Menuju Sejarah Baru: Lionel Messi kini hanya membutuhkan satu gol tambahan di sisa turnamen Piala Dunia 2026 untuk menumbangkan rekor Klose dan berdiri sendirian sebagai pencetak gol tersubur sepanjang masa.
Perbandingan Jarak Tempuh Rekor: Klose vs Messi
Meskipun mengoleksi jumlah gol yang sama di putaran final, kedua penyerang legendaris ini menempuh jalur evolusi karier yang cukup berbeda:
| Atribut Rekor | Miroslav Klose (Jerman) | Lionel Messi (Argentina) |
| Total Gol | 16 Gol | 16 Gol |
| Jumlah Edisi | 4 Edisi Piala Dunia (2002, 2006, 2010, 2014) | 6 Edisi Piala Dunia (2006, 2010, 2014, 2018, 2022, 2026) |
| Status Saat Ini | Pensiun | Aktif (Berpeluang menambah gol) |
Napak Tilas 16 Gol Lionel Messi di Panggung Dunia
Perjalanan Messi untuk mengumpulkan 16 gol di turnamen terakbar jagat raya ini diwarnai dinamika yang sangat fluktuatif dari edisi ke edisi:
- Piala Dunia 2006 (Jerman): Menandai debutnya dengan torehan 1 gol.
- Piala Dunia 2010 (Afrika Selatan): Mengalami paceklik dan gagal mencetak gol di bawah asuhan Maradona.
- Piala Dunia 2014 (Brasil): Mengamuk dan menyumbang 4 gol hingga membawa tim ke partai final.
- Piala Dunia 2018 (Rusia): Mengalami fase sulit namun tetap mencatatkan 1 gol.
- Piala Dunia 2022 (Qatar): Menjadi puncak performa terbaik dengan gelontoran 7 gol sekaligus merengkuh trofi emas.
- Piala Dunia 2026 (AS, Kanada, Meksiko): Langsung menggebrak di laga perdana dengan koleksi 3 gol.
Menanti Garis Finis Warisan Terbesar sang GOAT
Mengingat fase grup baru saja dimulai dan langkah Argentina diprediksi bakal melaju jauh, kesempatan bagi eks bintang Barcelona ini untuk mengukir sejarah sebagai penguasa gol tunggal terbuka sangat lebar.
Pencapaian ini digadang-gadang akan menjadi pelengkap sempurna dari lemari trofi dan rekor pribadinya yang telah dibangun selama lebih dari dua dekade. Setelah mengukir sejarah sebagai pesepak bola pertama yang sanggup merumput di enam edisi Piala Dunia berbeda, mahkota top skor abadi kini sudah berada di depan mata.
Jika ajang kali ini menjadi momen perpisahan terakhirnya bersama tim nasional Argentina, menutupnya dengan status penyerang tersubur sepanjang masa tentu akan menjadi akhir cerita dongeng yang sempurna bagi warisan karier seorang Lionel Messi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









