bukamata.id – Dadang Supriatna dipastikan menjadi salah satu calon bupati yang akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung 2024.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Ketua DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal dalam forum Halalbihalal dan Tasyakur Bin Ni’mah PKB Kabupaten Bandung atas kemenangan di Pileg 2024 yang digelar beberapa waktu lalu.
Cucun mengatakan, PKB telah sepakat untuk kembali mengusung kader terbaiknya, Dadang Supriatna sebagai calon bupati di Pilbup Bandung 2024.
“Sebagai pemenang pileg, sudah jelas bahwa PKB akan mengusung kembali Kang Dadang Supriatna sebagai calon Bupati Bandung di Pilkada 2024,” ucap Cucun, Sabtu (27/4/2024).
1. Didukung Koalisi Gajah
Majunya Dadang Supriatna di Pilbup Bandung 2024 didukung oleh sejumlah partai politik. Bahkan, partai politik yang tergabung dalam Koalisi Bedas ini disebut sebagai ‘koalisi gajah’.
Mengingat, Dadang Supriatna menjadi satu-satunya calon bupati yang didukung oleh banyak partai politik dibanding calon lainnya. Adapun partai politik tersebut di antaranya PKB, Demokrat, Gerindra, NasDem dan PAN.
Kelima partai ini sepakat mendukung Dadang Supriatna sebagai calon bupati pada Pilbup Bandung 2024, yang juga petahana bupati.
2. Masih Membuka Pintu Koalisi
Meski telah mendapatkan banyak dukungan, Dadang memastikan Koalisi Bedas masih membuka pintu bagi partai politik yang ingin bergabung.
Sebab menurutnya, situasi politik pada Pilkada di Kabupaten Bandung masih sangat dinamis.
“Semuanya bisa berubah, sebelum janur kuning melengkung kapan saja bisa terjadi,” ucap Dadang di Cileunyi, Rabu (10/7/2024).
3. Ingin Koalisi Gemuk
Dadang mengaku, dirinya ingin membangun koalisi gemuk di Pilbup Bandung 2024. Hal itu dilakukan untuk mengajak semua pihak bersama-sama membangun Kabupaten Bandung lebih baik lagi kedepannya.
“Inginnya seluruh partai bisa bergabung,” ucap Dadang, Selasa (2/7/2024).
Adapun partai yang ingin bergabung syaratnya harus sepakat mengusung Dadang Supriatna sebagai bakal calon bupati. Terlebih PKB yang dinahkodainya merupakan pemilik kursi terbanyak.
Bahkan, modal 12 kursi DPRD menjadikan partai bola dunia bisa mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati bandung tanpa harus berkoalisi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










