Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya

Senin, 16 Maret 2026 01:00 WIB
Persib Bandung

Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League

Minggu, 15 Maret 2026 22:48 WIB

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

Minggu, 15 Maret 2026 21:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Warganet Penasaran Video Mukena Pink Tanpa Sensor, Hati-Hati Link Berbahaya
  • Persib Gagal Menang, tapi Poin Tetap di Puncak Klasemen Super League
  • Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka
  • Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan
  • Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk
  • Ramadan 2026 Heboh! Link Video Mukena Pink No Sensor Tersebar, Begini Isi Videonya
  • Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!
  • Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 16 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dari Ikon Urban ke Wacana Pembongkaran: Nasib Teras Cihampelas Setelah 8 Tahun

By Aga GustianaJumat, 4 Juli 2025 15:14 WIB3 Mins Read
Teras Cihampelas Bandung
Kondisi terkini Teras Cihampelas yang terbengkalai dan sepi pengunjung, kontras dengan semangat awal pembangunannya. (Foto: bukamata.id/Rafki R)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah hiruk-pikuk Kota Bandung, berdiri sebuah jembatan ikonik yang dulunya merupakan simbol inovasi kota ramah pejalan kaki: Teras Cihampelas. Diresmikan pada 4 Februari 2017, proyek ini sempat mencuri perhatian nasional sebagai skywalk pertama di Indonesia, sekaligus perwujudan mimpi besar dari sosok Wali Kota Bandung saat itu, Ridwan Kamil.

Ketika Bandung Ingin Berjalan Lebih Tinggi

Dibangun di atas Jalan Cihampelas sepanjang kurang lebih 450 meter, Teras Cihampelas tak sekadar menjadi jembatan layang. Ia lahir dari gagasan besar menciptakan kota yang nyaman bagi pejalan kaki. Dulu, tempat ini ramai dikunjungi warga dan wisatawan yang menikmati sore sambil berbelanja atau sekadar berswafoto dengan latar pemandangan kota.

Tak sedikit warga yang merindukan masa-masa ketika Teras Cihampelas menjadi ruang publik kebanggaan. Di sanalah cita rasa urban, UMKM lokal, dan atmosfer santai berpadu dalam harmoni.

Baca Juga:  Kesempatan 'Urang Sunda' Menjadi Wakil Presiden Setelah Umar Wirahadikusumah

Rp 74 Miliar dan Harapan yang Dibangun

Teras Cihampelas dibangun dengan dana awal sekitar Rp45 miliar, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat. Tahap kedua kemudian menyusul pada 2018 dengan tambahan Rp23 miliar dari APBD, dan terakhir pada 2023 pemerintah kembali mengucurkan Rp3 miliar untuk menyempurnakan fasilitas yang belum rampung.

Total anggaran yang tercatat menembus Rp74 miliar. Biaya fantastis ini menggambarkan betapa besarnya harapan pemerintah terhadap proyek ini sebagai pusat UMKM, ruang kreativitas, dan simbol modernisasi ruang kota.

Teras Cihampelas Bandung
Kondisi terkini Teras Cihampelas yang terbengkalai dan sepi pengunjung, kontras dengan semangat awal pembangunannya. (Foto: bukamata.id/Rafki R)

Ridwan Kamil dan Cita Kota Ramah Manusia

Ridwan Kamil, yang menjabat sebagai Wali Kota kala itu, membayangkan Teras Cihampelas sebagai titik awal revolusi ruang publik perkotaan. Ia bermimpi membangun Bandung menjadi kota yang tidak didominasi kendaraan, tetapi memberi ruang lebih untuk manusia berjalan, berinteraksi, dan berkreasi.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Doakan Begini Pasca Panji Gumilang Ditetapkan Tersangka

Konsepnya berani, menjadikan Teras Cihampelas sebagai mal terbuka gratis untuk warga. “Kalau kota ingin manusiawi, maka buatlah ruang yang memuliakan pejalan kaki,” kata RK.

Namun, seiring waktu, impian itu tampak kehilangan pijakan.

Dari Ikon Urban ke Proyek yang Terlupakan

Beberapa tahun setelah diresmikan, Teras Cihampelas mulai kehilangan pamor. Banyak pedagang kembali turun ke jalan karena fasilitas yang belum siap, terutama di malam hari. Toiletnya rusak, pencahayaan minim, dan tak ada jaminan keamanan. Revitalisasi yang dilakukan pun seolah tidak menyentuh akar masalah.

Meskipun sempat dirombak pada September 2023 dengan konsep empat zona tematik — dari runway fashion, arena drone, hingga ruang sejarah — Teras Cihampelas tetap gagal menarik perhatian publik seperti dulu.

Sosok Plt Wali Kota, Ema Sumarna sempat meresmikan wajah barunya, namun tak lama kemudian tempat itu kembali sepi, gelap, dan nyaris tak terurus.

Baca Juga:  Usai Klarifikasi Perceraian, Foto Diduga Ridwan Kamil Bersama Aura Kasih di Italia Jadi Perbincangan

Dibongkar Saja?

Kini, nasib Teras Cihampelas kembali jadi sorotan. Wali Kota Bandung saat ini, Muhammad Farhan, bahkan menyampaikan wacana pembongkaran karena dinilai tak sesuai dengan kaidah tata ruang. Ia menyebut kawasan Cihampelas, yang seharusnya bisa dilestarikan sebagai jalan bersejarah dengan lanskap alami, justru terganggu oleh struktur jembatan besar ini.

“Saya mah bukan ahli ya, tetapi rasa-rasanya, saya sebagai pengguna jalan merasa seperti ada yang salah dengan Teras Cihampelas,” ujar Farhan, Kamis (3/7/2025).

Farhan mengaku akan berkonsultasi dengan DPRD dan instansi terkait sebelum mengambil keputusan besar. Pelepasan aset bukan hal mudah, tapi opsi pembongkaran mulai dilirik sebagai solusi paling masuk akal.

Sembari menunggu keputusan, Farhan memastikan kebersihan, pencahayaan, dan keamanan tetap dijaga 24 jam di lokasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

nostalgia Bandung proyek kota ridwan kamil ruang publik skywalk Bandung Teras Cihampelas UMKM Bandung wisata bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ledakan Misterius Hancurkan Kontrakan 19 Kamar di Cileunyi, Satu Penghuni Terluka

CPNS Kemenag

Atur WFA Saat Libur Nyepi–Lebaran 2026, Pemkab Bandung Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan

Pulang Umrah, Bupati Bandung Dadang Supriatna Langsung Tinjau Banjir Bandang Desa Panyadap Solokanjeruk

Bukan Main Layangan, Bocah 10 Tahun Ini Malah Sibuk Masak dan Urus Orang Tua Sakit!

Doa Buka Puasa dan Jadwal Adzan Maghrib Bandung 15 Maret 2026

CPNS Kemenag

Mobil Dinas Tak Boleh untuk Mudik, ASN Bandung Diminta Patuhi Aturan

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.