bukamata.id – Banjir dahsyat kembali melanda Kampung Babakan Leuwi Bandung, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, pada Sabtu (8/3/2025). Permukiman padat penduduk ini berubah menjadi lautan, dengan kedalaman air mencapai 1,5 meter, melumpuhkan seluruh aktivitas warga.
Warga Terjebak, Perahu Jadi Satu-satunya Harapan
Tidak ada lagi jalan kaki, hanya perahu yang bisa digunakan untuk bergerak. Warga terpaksa bertahan di rumah-rumah berlantai dua, sementara yang lain mengungsi ke rumah tetangga atau saudara. Kondisi ini menggambarkan betapa parahnya dampak banjir yang merendam seluruh wilayah permukiman.
Bantuan Tak Kunjung Tiba, Warga Mengungsi di Bale Tak Layak
Ketua RW 01, Yomi Triadiansyah (42), mengungkapkan kekecewaan karena hingga saat ini belum ada bantuan yang diterima warga. “Kalau bantuan, sampai sekarang belum ada sama sekali,” ujarnya.
Fasilitas pengungsian yang tersedia juga sangat memprihatinkan. Warga terpaksa mengungsi di sebuah bale berukuran kecil yang tidak layak huni.
“Ada pengungsian di Bale, tapi memang tidak layak. Tapi kemarin ada mungkin 10 KK atau kurang lebih di jumlah jiwa 20 sampai 30 orang memang dipaksakan sama kami untuk mengungsi di Bale, dengan kondisi tapi memang masih terbuka,” kata Yomi.
Harapan Warga: Solusi Jangka Panjang dan Perhatian Pemerintah
Yomi berharap pemerintah segera mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan di Dayeuhkolot.
“Harapan saya di sini pengennya memang ada solusi terbaik untuk mengatasi banjir. Minimal tiap tahun kalau banjir, memang kita pun tidak mengharapkan banjir langsung hilang, tidak ada lagi banjir di sini. Tapi setidaknya tiap tahun bisa mengurangi debitnya, debitnya agak turun,” bebernya.
Ia juga menekankan perlunya perhatian lebih dari pihak terkait yang memiliki anggaran untuk menangani masalah ini.
“Mungkin ke depannya bisa lebih tidak ada banjir lagi. Mungkin solusinya, ya, dengan pihak terkait yang mempunyai anggaran bisa ngobrol apa yang terbaik buat di sini,” pungkasnya.
Banjir ini sekali lagi menunjukkan betapa rentannya Dayeuhkolot terhadap bencana alam. Warga berharap pemerintah segera bertindak untuk memberikan bantuan dan mencari solusi permanen agar mereka tidak terus-menerus hidup dalam ketakutan akan banjir.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











