bukamata.id – Pemain muda Persib Bandung, Beckham Putra, akhirnya mencicipi debut bersama Timnas Indonesia.
Penampilan perdananya terjadi saat Tim Garuda menjamu China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Laga tersebut digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (5/6/2025) malam.
Tampil dari Bangku Cadangan, Beckham Tunjukkan Ketenangan dan Kualitas
Beckham Putra masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-74 menggantikan Ricky Kambuaya.
Meski bermain kurang dari 20 menit, kontribusinya di lapangan sangat terasa dalam menjaga ritme permainan.
Ia tampil percaya diri, memainkan bola dengan tenang, dan menjalankan instruksi pelatih dengan baik.
“Ini jadi momen membanggakan karena bisa membawa nama Indonesia. Saya hanya berusaha mengikuti instruksi pelatih dan bermain percaya diri,” ungkapnya, dikutip dari laman resmi LIB, Minggu (8/6/2025).
Beckham Putra dan Tantangan Debut Internasional
Sebagai pemain muda, debut di level internasional tentu bukan perkara mudah. Namun Beckham justru mampu menunjukkan mentalitas matang dan komitmen tinggi.
Ia menegaskan bahwa ini baru langkah awal dan dirinya akan terus meningkatkan performa.
“Tentu saya harus lebih baik lagi ke depannya,” ujar pemain bernomor punggung 7 di Persib itu.
Kemenangan Timnas Indonesia: Bukti Peran Pemain Lokal Liga 1
Kemenangan 1-0 atas China menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia. Hasil ini memastikan satu tiket ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Yang lebih menarik, banyak pemain lokal Liga 1 yang mendapat kepercayaan tampil di laga krusial ini.
Selain Beckham, nama-nama seperti Ricky Kambuaya, Egy Maulana Vikri, Rizky Ridho, Yakob Sayuri, Ramadhan Sananta, dan Stefano Lilipaly juga mendapat menit bermain.
Para pemain ini berasal dari klub-klub top Liga 1 seperti Dewa United, Persis Solo, Persija, hingga Borneo FC.
Patrick Kluivert: Tak Ada Perbedaan Antara Pemain Lokal dan Diaspora
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menyampaikan pujiannya terhadap para pemain lokal.
Menurutnya, tak ada perbedaan signifikan antara pemain lokal dengan diaspora jika berbicara kualitas.
“Yang penting mereka menunjukkan kemampuan terbaik. Siapa pun bisa bermain asal memenuhi kriteria,” jelas Kluivert.
Ia juga menegaskan bahwa pemanggilan pemain ke Timnas murni berdasarkan performa dan kesiapan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









