Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kasus ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla Tembus 401 Ribu Jiwa: Anak dan Lansia Jadi Korban Terbanyak

Kamis, 5 November 2026 18:29 WIB

Beraksi di 120 TKP Jawa Barat, Komplotan Begal Bersenjata Api Akhirnya Roboh di Puncak

Kamis, 5 November 2026 17:20 WIB

Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara

Kamis, 5 November 2026 17:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kasus ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla Tembus 401 Ribu Jiwa: Anak dan Lansia Jadi Korban Terbanyak
  • Beraksi di 120 TKP Jawa Barat, Komplotan Begal Bersenjata Api Akhirnya Roboh di Puncak
  • Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara
  • Tim Non-Unggulan Bikin Kejutan! Persib Lolos 16 Besar ACL Two, FC Seoul dan Melbourne Victory Saling Sikut
  • Rapor Sempurna Fitrah Maulana: Kiper Muda Persib yang Tak Tersentuh Kekalahan
  • Masuk Masa Transisi Cuaca, BMKG Wanti-wanti Bencana di Bandung Raya dan Sekitarnya
  • Terbakar Cemburu, Pemuda di Karawang Tega Aniaya Pacar Hingga Tewas
  • Bukan Sekadar YouTuber! Ini Jejak Herri Pras, Guru Besar Silat yang Belajar dari 7 Aliran Bela Diri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hasil Sidang Isbat Kemenag: 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

By Aga GustianaSelasa, 17 Februari 2026 19:51 WIB2 Mins Read
Ilustrasi rukyatul hilal. (Foto: NU Online/Suwitno)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan bahwa awal puasa atau 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diambil setelah hasil pemantauan hilal di berbagai titik di Indonesia menunjukkan posisi bulan yang belum memenuhi kriteria secara syar’i maupun ilmiah.

Menteri Agama Nasaruddin Umar, yang memimpin langsung jalannya Sidang Isbat di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2/2026), menyatakan bahwa kesepakatan diambil berdasarkan fakta lapangan dan perhitungan astronomis yang akurat.

“Berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya hilal yang terlihat, disepakati 1 Ramadhan jatuh pada 19 Februari 2026,” tegas Nasaruddin dalam konferensi pers malam ini.

Analisis Sains: Hilal Masih di Bawah Ufuk

Dalam sesi seminar sebelum sidang, Anggota Badan Hisab dan Rukyat Kemenag, Cecep Nurwendaya, memaparkan data teknis yang menjadi landasan keputusan tersebut. Berdasarkan pengamatan di Jakarta, posisi bulan dilaporkan masih berada pada koordinat negatif, yang artinya hilal masih berada di bawah garis ufuk saat Matahari terbenam.

Cecep menjelaskan bahwa pada Selasa petang, Matahari terbenam pukul 18.15 WIB, sementara ijtimak (konjungsi) baru terjadi pada pukul 19.01 WIB. Secara astronomis, hilal belum “lahir” saat proses rukyat dilakukan.

“Matahari terbenam 17 Februari 2026 pukul 18.15.17 WIB, umur Bulan Sabit 50 detik (hilal belum ‘lahir’),” jelas Cecep. Data lebih rinci menunjukkan tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia berkisar antara -2,41 derajat hingga -0,93 derajat.

Menyikapi Perbedaan Awal Puasa

Dengan ketetapan ini, terdapat perbedaan waktu memulai ibadah puasa di Indonesia. Sebagaimana diketahui, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu (18/2/2026) besok melalui metode hisab hakiki wujudul hilal.

Pemerintah sendiri menggunakan kriteria MABIMS yang mensyaratkan ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Karena parameter tersebut belum terpenuhi pada hari ini, maka bulan Sya’ban digenapkan menjadi 30 hari (istikmal), sehingga puasa versi pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) baru akan dimulai pada hari Kamis.

Meskipun terdapat perbedaan, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kerukunan dan saling menghormati dalam menjalankan ibadah di bulan suci ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kasus ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla Tembus 401 Ribu Jiwa: Anak dan Lansia Jadi Korban Terbanyak

Beraksi di 120 TKP Jawa Barat, Komplotan Begal Bersenjata Api Akhirnya Roboh di Puncak

Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara

Masuk Masa Transisi Cuaca, BMKG Wanti-wanti Bencana di Bandung Raya dan Sekitarnya

Terbakar Cemburu, Pemuda di Karawang Tega Aniaya Pacar Hingga Tewas

Ramalan Hard Gumay Terbukti? Isu Kudeta Sudah Diramal Sejak 2024, Ada Sosok Licik Incar Kursi Presiden?

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.