Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Beraksi di 120 TKP Jawa Barat, Komplotan Begal Bersenjata Api Akhirnya Roboh di Puncak

Kamis, 5 November 2026 17:20 WIB

Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara

Kamis, 5 November 2026 17:12 WIB

Tim Non-Unggulan Bikin Kejutan! Persib Lolos 16 Besar ACL Two, FC Seoul dan Melbourne Victory Saling Sikut

Kamis, 5 November 2026 17:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Beraksi di 120 TKP Jawa Barat, Komplotan Begal Bersenjata Api Akhirnya Roboh di Puncak
  • Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara
  • Tim Non-Unggulan Bikin Kejutan! Persib Lolos 16 Besar ACL Two, FC Seoul dan Melbourne Victory Saling Sikut
  • Rapor Sempurna Fitrah Maulana: Kiper Muda Persib yang Tak Tersentuh Kekalahan
  • Masuk Masa Transisi Cuaca, BMKG Wanti-wanti Bencana di Bandung Raya dan Sekitarnya
  • Terbakar Cemburu, Pemuda di Karawang Tega Aniaya Pacar Hingga Tewas
  • Bukan Sekadar YouTuber! Ini Jejak Herri Pras, Guru Besar Silat yang Belajar dari 7 Aliran Bela Diri
  • SUBHANALLAH! Lantunan Ayat Suci Hafiz Cilik Naufal Iringi Kemenangan Bersejarah Persib di Australia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Beraksi di 120 TKP Jawa Barat, Komplotan Begal Bersenjata Api Akhirnya Roboh di Puncak

By Aga GustianaKamis, 5 November 2026 17:20 WIB4 Mins Read
Ilustrasi penangkapan. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pelarian sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan begal bersenjata api yang menargetkan seorang guru SMP di Cianjur akhirnya berakhir. Tim gabungan dari Polres Cianjur berhasil menyergap enam anggota komplotan ini di kawasan vila Cipanas, Puncak. Tindakan tegas terukur terpaksa diambil dengan melumpuhkan salah satu tersangka yang mencoba menyerang petugas.

Pengungkapan kasus ini bermula dari penelusuran intensif jajaran kepolisian terkait keberadaan vila yang dijadikan tempat persembunyian para pelaku.

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Bagus Panuntun, menjelaskan bahwa jajarannya bergerak cepat setelah mengantongi lokasi persembunyian tersebut.

“Kami mendapatkan informasi pelaku yang sudah kami kantongi identitasnya itu bersembunyi di sebuah vila,” kata dia, Kamis (5/11/2026).

Penggerebekan di Vila Puncak dan Tindakan Tegas Petugas

Saat mendekati area penyergapan, kecurigaan petugas terbukti setelah menemukan unit sepeda motor hasil kejahatan terparkir di area depan vila.

“Jadi saat hendak digerebek, ternyata di depan vila ada sepeda motor yang dilaporkan hilang di curi juga, selain dari laporan aksi pencurian dengan kekerasan (begal) seorang guru SMP,” kata dia.

Baca Juga:  Begini Cara Dedi Mulyadi Atasi Masalah Lingkungan di Jabar

Dalam operasi penggerebekan tersebut, kepolisian mencokok enam pemuda berinisial WZS (23), HU (32), L (25), R (21), AS (27), serta SD (28).

Ketegangan sempat terjadi kala seorang tersangka mengarahkan senjata ke arah rombongan petugas guna melarikan diri. Petugas terpaksa melepaskan tembakan terukur untuk melumpuhkan perlawanan tersangka.

“Pelaku sempat mengacungkan senjata api ke arah petugas. Sehingga dilakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan pelaku. Jadi total ada enam orang yang ditangkap,” kata dia.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan satu pucuk senjata api rakitan berisi amunisi aktif.

“Senjata api rakitan tersebut digunakan pelaku saat beraksi,” kata dia.

Hasil interogasi awal mengonfirmasi bahwa komplotan ini merupakan perampas sepeda motor milik guru SMP di Maleber beberapa waktu lalu.

“Betul sindikat ini yang beraksi di Maleber beberapa waktu lalu,” tuturnya.

5 Buron Masih Dikejar, Kelompok Ini Beraksi di 120 Lokasi Jawa Barat

Meski telah membekuk enam orang, kepolisian memastikan operasi belum selesai. Kapolres Cianjur AKBP Beddy Suwendi menegaskan lima anggota sindikat lainnya masih berstatus buron.

Baca Juga:  Survei Indikator Politik: Kinerja Pemprov Jabar Kalah Jauh dengan Popularitas Dedi Mulyadi

“Masih ada lima pelaku yang buron. Makin kami coba cari keberadaannya. Secepatnya akan kami tangkap,” kata dia.

Ancaman hukuman berat kini menanti para tersangka. Polisi menjerat mereka dengan pasal berlapis terkait pencurian dengan pemberatan.

“Para pelaku terancam hukuman kurungan penjara paling lama 7 tahun,” pungkasnya.

Berdasarkan data Kepolisian, sindikat ini dikenal sangat lihai dan beroperasi secara terorganisasi. Dalam kurun waktu satu tahun (2025–2026), mereka tercatat telah menggasak sedikitnya 120 sepeda motor di berbagai wilayah Jawa Barat, meliputi Cianjur hingga Sukabumi.

“Ditemukan sepeda motor yang baru-baru ini dilaporkan hilang dicuri. Jadi susah sering beraksi,” kata dia.

“Sindikat ini beraksi dengan berkelompok. Sehingga dalam kurun waktu 2025 hingga 2026 ini sudah beraksi di 120 lokasi berbeda,” kata dia.

Lanjut Beddy, kelompok ini biasa melancarkan aksinya pada jam-jam rawan, yakni rentang pukul 01.00 WIB hingga 10.00 WIB.

“Modusnya mencari sepeda motor yang terparkir di rumah, parkiran, hingga minimarket. Selain itu juga memepet korban yang tengah berkendara di jalan yang sepi,” kata dia.

Baca Juga:  36 Karya Budaya Jawa Barat Ditetapkan Jadi WBTb 2024, Ada Engklek hingga Tutug Oncom

Komitmen Pemberantasan Begal dan Imbauan Kewaspadaan

Pengungkapan jaringan lintas daerah ini menjadi bentuk ketegasan Polres Cianjur dalam menciptakan iklim keamanan yang kondusif di wilayah hukumnya.

“Polres Cianjur berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Pengungkapan ini tidak berhenti pada para pelaku yang telah diamankan. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengejar para DPO, mengungkap jaringan penadah, serta menelusuri seluruh rangkaian tindak pidana yang dilakukan kelompok ini,” kata dia.

Beddy menuturkan agar warga senantiasa meningkatkan pengamanan ekstra pada kendaraan pribadi dan tidak segan memberikan laporan jika melihat aktivitas mencurigakan.

“Adapun himbauan dari kami agar masyarakat selalu memastikan kendaraan dalam keadaan aman saat diparkir, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta segera melapor apabila mengalami tindak pidana atau mengetahui informasi terkait keberadaan para pelaku. Dukungan dan informasi dari masyarakat sangat penting bagi kepolisian dalam mengungkap kejahatan dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

begal cianjur jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara

Masuk Masa Transisi Cuaca, BMKG Wanti-wanti Bencana di Bandung Raya dan Sekitarnya

Terbakar Cemburu, Pemuda di Karawang Tega Aniaya Pacar Hingga Tewas

Ramalan Hard Gumay Terbukti? Isu Kudeta Sudah Diramal Sejak 2024, Ada Sosok Licik Incar Kursi Presiden?

Aturan Baru BGN Mencekik, Dapur SPPG di Priangan Timur Terancam Defisit Hingga Berujung PHK Relawan

Herri Pras Diserbu Laporan! Belasan Ormas Datangi Polda Jabar Usai Konten soal UAS dan UAH

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.