bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengambil langkah tegas untuk mencegah bencana longsor yang menerjang Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua kembali terulang.
Dedi Mulyadi mengusulkan agar area pemukiman yang terdampak dialihfungsikan sepenuhnya menjadi kawasan hutan.
Seperti diketahui, bencana yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dini hari tersebut mengakibatkan 30 rumah hancur diterjang material tanah dari lereng Gunung Burangrang.
Hingga berita ini diturunkan, 10 warga dinyatakan meninggal dunia, sementara tim SAR masih berupaya mencari 82 korban lainnya yang diduga masih tertimbun.
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah evakuasi korban. Namun, untuk jangka panjang, ia tidak ingin warga kembali menempati zona berbahaya tersebut.
“Saya lebih cenderung daerah ini dihutankan saja. Warga di sekitar sini segera direlokasi karena potensi terjadi lagi sangat tinggi. Kondisinya sangat mencemaskan,” ucap Dedi saat meninjau lokasi bencana, Sabtu (24/1/2026).
Dedi menyoroti pola tanam di lereng bukit yang menurutnya menjadi salah satu pemicu ketidakstabilan tanah. Ia melihat penggunaan plastik dalam perkebunan sayur hingga ke puncak bukit telah merusak daya serap air alami.
“Kan sudah bisa dilihat. Sekeliling ini kebun. Kebunnya pakai plastik. Tanamnya pakai plastik dan di atasnya kebunnya sudah naik ke puncak. Kita sudah bisa melihat ini faktornya apa,” tandasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










