Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Wisata Subang

Eksplorasi Subang 2026: 6 Destinasi Hits yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda!

Sabtu, 4 April 2026 12:47 WIB
Ilustrasi isi BBM

Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat

Sabtu, 4 April 2026 11:23 WIB

Dompet Persib Terkuras Rp1,1 Miliar! Rekap Sanksi ‘Gila’ AFC di Liga Champions Asia Two

Sabtu, 4 April 2026 11:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Eksplorasi Subang 2026: 6 Destinasi Hits yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda!
  • Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat
  • Dompet Persib Terkuras Rp1,1 Miliar! Rekap Sanksi ‘Gila’ AFC di Liga Champions Asia Two
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram
  • Tega! Teman Ditinggalkan di Hutan Demi Puncak, Berujung Blacklist 5 Tahun
  • Daftar Lengkap Harga Emas 17K hingga 24K per 4 April 2026: Ada yang Stabil, Ada yang Turun!
  • Banjir Item Sultan! Kode Redeem FF 4 April 2026: Klaim AK47 Unicorn Ice Age & Rampage Evo Bundle Gratis
  • Bocoran Kode Redeem FF 4 April 2026: Kesempatan Emas Ambil Legendary Rampage Bundle Varclasher!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Dorong Anak Sekolah Jalan Kaki, Larang Orang Tua Menunggu di Sekolah

By Aga GustianaSabtu, 15 Maret 2025 17:30 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akan mengeluarkan aturan baru yang bertujuan membentuk karakter dan mental anak-anak di Jawa Barat.

Salah satu kebijakan yang akan diterapkan adalah mendorong anak-anak untuk bangun pagi dan berjalan kaki ke sekolah, tanpa harus diantar orang tua.

Menurut Dedi, kebiasaan orang tua yang terlalu memanjakan anak harus diubah agar mereka tumbuh lebih mandiri. Ia bahkan menegaskan bahwa para Bupati dan Wali Kota di Jawa Barat harus memastikan aturan ini diterapkan di sekolah-sekolah.

“Jika lingkungan sekolahnya aman dan nyaman, serta jarak ke sekolah sekitar satu kilometer masih memungkinkan untuk berjalan kaki, maka anak-anak harus berjalan kaki. Tidak ada kompromi,” ujar Dedi Mulyadi dalam pernyataannya.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Deklarasikan Jabar Anteng untuk Pemilu 2024 yang Aman dan Netral

Ia juga menolak kebiasaan orang tua yang menunggu anaknya di depan sekolah dari pagi hingga sore.

“Saya tidak mau melihat ibu atau bapak menunggu di depan sekolah. Ini kebiasaan yang harus diubah,” tegasnya.

Membangun Kemandirian Anak

Dedi Mulyadi juga menginstruksikan agar pagar sekolah ditutup dan dijaga oleh petugas keamanan. Ia menyoroti perbedaan dengan negara lain, seperti Jepang, di mana anak-anak terbiasa berjalan kaki ke sekolah tanpa diantar motor atau dijemput orang tua.

Baca Juga:  Dua Terduga Pelaku Pengrusakan Stadion GBLA Diamankan, Kapolrestabes: Masih Diperiksa

“Di Jepang, anak-anak mandiri berjalan kaki ke sekolah. Sementara di Indonesia, anak diantar motor dan orang tua menunggu di sekolah sampai sore, bahkan ikut campur dalam kegiatan kelas,” ujarnya.

Dedi juga menyoroti kebiasaan para ibu yang berkumpul di sekitar sekolah hanya untuk membandingkan pakaian atau kendaraan anak mereka.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Keluarkan Surat Edaran soal Study Tour, Imbau Digelar di Dalam Kota

“Ini adalah siklus yang harus diubah. Saya tidak mau hanya jadi gubernur yang sekadar menyusun anggaran. Kalau hanya membangun jalan, dua tahun selesai. Tapi membangun karakter manusia Jawa Barat, itu tantangan yang sesungguhnya,” tuturnya.

Misi Mengubah Mentalitas Masyarakat

Lebih lanjut, Dedi menegaskan bahwa ia ingin masyarakat Jawa Barat memiliki kebanggaan terhadap daerahnya masing-masing.

“Saya ingin ketika orang mendengar Indramayu, mereka hormat. Mendengar Karawang, mereka kagum. Bandung harus menjadi kota yang hebat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jawa barat sekolah siswa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.