Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Minggu, 27 September 2026 19:23 WIB

Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran

Minggu, 27 September 2026 18:37 WIB

Alwi Farhan Lolos Semifinal, Target Emas Asian Games 2026 Makin Terbuka

Minggu, 27 September 2026 17:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak
  • Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran
  • Alwi Farhan Lolos Semifinal, Target Emas Asian Games 2026 Makin Terbuka
  • Bukan Dipanggil Timnas, Marc Klok Justru Beri Pesan untuk Thom Haye dan Ragnar
  • Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya
  • Gede Aiswarya Raih Juara 3 Mister International 2026, Momen Reaksi Finalis Viral di Medsos, Ada Apa?
  • Selangkah Lagi ke Final! Fajar/Fikri Punya Misi Besar di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
  • Masuk Periode Neraka, 7 Pertandingan dalam 20 Hari Siap Dijalani Maung Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 27 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Genjot Pembangunan Ruang Kelas, Targetkan Semua Sekolah Negeri Siap Pakai di 2026

By Aga GustianaSelasa, 15 April 2025 16:21 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Rafki Razif/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan langkah strategis yang tengah dilakukan pemerintah provinsi dalam membenahi sektor pendidikan. Salah satu fokus utamanya adalah perombakan alokasi anggaran agar lebih berpihak pada pembangunan infrastruktur sekolah, bukan sekadar belanja perangkat teknologi dan alat peraga.

“Selama ini, anggaran pendidikan lebih banyak terserap untuk kebutuhan IT dan alat praga. Sementara pembangunan ruang kelas justru minim,” ujar Dedi dalam keterangannya, Selasa (15/4/2025).

Dedi menjelaskan bahwa saat dirinya mulai menjabat, anggaran murni yang tersedia hanya sekitar Rp60 miliar. Namun, setelah dilakukan realokasi dan efisiensi, kini anggaran tersebut melonjak drastis menjadi Rp600 miliar.

Baca Juga: Dokter Kandungan di Garut Diduga Lecehkan Pasien, Dedi Mulyadi: Cabut Gelarnya!

Baca Juga:  BPS Catat Ada 3,67 Juta Penduduk Miskin di Jabar

“Loncatannya berapa kali lipat itu. Dengan anggaran yang ada sekarang, kita targetkan seluruh pembangunan ruang kelas sekolah negeri akan selesai pada 2026,” tegasnya.

Salah satu inovasi penting yang sedang dikerjakan adalah memastikan satu toilet tersedia di setiap ruang kelas, serta penataan fasilitas pendidikan yang merata dan layak. Tujuannya, agar tidak ada lagi keluhan tahunan terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akibat keterbatasan daya tampung sekolah negeri.

Baca Juga:  Penghentian Tambang Parung Panjang Diprotes, Dedi Mulyadi Tegaskan Hal Ini

“Tiap tahun ribut soal PPDB ya wajar, karena lulusan SMP tidak semuanya bisa masuk SMA negeri. Saat ini, sekitar 25% siswa lulusan tidak tertampung di sekolah negeri,” jelasnya.

Baca Juga: Korban Kekerasan Seksual RSHS Temui Gubernur, Dedi Mulyadi Siapkan Hal Ini

Sebagai solusi, Pemprov Jabar juga menggandeng sekolah swasta dengan skema kerja sama. Sekolah swasta yang menerima siswa dari kalangan tidak mampu akan diwajibkan untuk menggratiskan biaya, dan seluruh nama siswa yang dibebaskan akan dicatat secara resmi dalam nota kesepahaman (MoU).

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Atur Ketat Izin Perjalanan Dinas Kepala Daerah Jabar

“Kita akan MOU dengan sekolah swasta. Bagi rakyat miskin, gratis, dan nama-namanya tercantum resmi dalam MoU. Jadi transparan dan tepat sasaran,” pungkas Dedi.

Langkah ini menjadi bagian dari reformasi sistem pendidikan di Jawa Barat yang lebih inklusif, merata, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, khususnya mereka yang berasal dari keluarga prasejahtera.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi gubernur jawa barat Pendidikan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran

Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya

Ratusan Pecinta Off-Road dan Campervan Meriahkan Kalibarasi 2026 di Subang

Kejar-kejaran Dini Hari di Bandung, Dua Pelajar Diduga Geng Motor Diamankan

Kasus Penganiayaan YTR Bergulir ke Pengadilan, Sidang Perdana Taufik Hidayat Digelar Pekan Ini

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.