Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Liga Champions 19 Maret 2026: Laga Penentuan Perempat Final Bakal Penuh Drama

Kamis, 19 Maret 2026 01:00 WIB

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Rabu, 18 Maret 2026 21:45 WIB
Skuad Persib Bandung 2025/2026.

Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara

Rabu, 18 Maret 2026 21:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Liga Champions 19 Maret 2026: Laga Penentuan Perempat Final Bakal Penuh Drama
  • Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet
  • Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara
  • Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari
  • Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final
  • Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Ungkap 4 Kerangka Pemikiran untuk Bangun Jawa Barat

By Aga GustianaSabtu, 23 November 2024 20:46 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 4, Dedi Mulyadi akan membangun peradaban tata kota Provinsi Jawa Barat melalui empat kerangka pemikiran yang dibawanya.

Hal tersebut Dedi ungkapkan saat pemaparan visi-misi debat publik pamungkas Pilgub Jabar 2024, Sabtu (23/11/2024).

“Hari ini kita berada di tanah Bogor yang mengingatkan kita pada sejarah peradaban sunda, yang bernama Pakuan Pajajaran. Di Pakuan Pajajaran itulah peradaban dikibarkan di berbagai daerah dengan ajaran Siliwangi, dan dari ajaran Siliwangi itulah lahir peradaban dalam ungkara sunda yang berbunyi lembur subur kota bagja, masjid jeung diri ngahiji, elmu geus aya dina semu, harta ngawujud harti, nyanding pamimpin ka rakyat, pandita ajeg wiwaha, ucap jeung lengkah sarua, pitutur ngawujud subur, ayat ngawujud ka adab. Seluruh rangkai peradaban itu bisa diwujudkan dengan kerangka berpikir ngurus lembur nata kota,” ungkapnya.

Dedi mengungkapkan, dari kerangkap berpikir ngurus lembur nata kota itu akan melahirkan empat variable pemikiran.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sentil PTPN dan Perhutani, 'Kami Sibuk Menangani, Anda Sibuk Menikmati'

Yakni yang pertama adalah menetapkan tata ruang yang berbasis kultur. Kemudian yang kedua membangun infrastruktur wilayah yang berkeadilan dengan prinsip-prinsip ngurus desa dan menata kota.

“Ketiga membantu para petani, baik melindungi sumber pangannya, maupun para nelayan melindungi sumber kelautannya, melindungi mereka dengan asuransi kecelakaan, asuransi kematian dan asuransi kesehatan,” jelasnya.

Baca Juga:  Bey Machmudin Harap Pekerja Migran Jabar Raih Kesuksesan Internasional

Semantara yang terakhir, kata Dedi, membangun postur birokrasi yang melayani berbasis digital, melayani berbasis produksi yang mengefesienkan seluruh fisikal yang dimiliki demi kemakmuran rakyat.

“Dengan kerangka inilah kita akan membangun postur rakyat jawa barat yang gemah repah repeh rapih,” tandasnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Imingi Bantuan Dana, Farhan Tinggal Putuskan Nasib Teras Cihampelas

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Erwan Setiawan Jabar Pilgub
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Viral! ‘Ukhti Mukena Pink’ Bikin Netizen Penasaran, Pencarian Versi Tanpa Sensor Meledak
  • Viral Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit di Kebun Sawit: Ternyata Ini Fakta Tersembunyi di Baliknya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.