Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

‎Beredar Link Video Asli Ukhti Mukena Pink Tanpa Sensor, Netizen Diminta Waspada

Selasa, 3 Maret 2026 05:00 WIB

‎5 Golongan Pensiunan PNS Dapat THR Tertinggi 2026, Kapan Cair?‎

Selasa, 3 Maret 2026 04:00 WIB

‎Hari ke-13 Ramadhan 1447 H di Bandung: Cek Jadwal Imsak Hari Ini

Selasa, 3 Maret 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • ‎Beredar Link Video Asli Ukhti Mukena Pink Tanpa Sensor, Netizen Diminta Waspada
  • ‎5 Golongan Pensiunan PNS Dapat THR Tertinggi 2026, Kapan Cair?‎
  • ‎Hari ke-13 Ramadhan 1447 H di Bandung: Cek Jadwal Imsak Hari Ini
  • Ramai Diburu Netizen, Benarkah Ada Video Ukhti Mukena Pink Full Durasi?
  • ‎Persib Tetap di Puncak Meski Imbang Lawan Persebaya
  • ‎Hasil Babak Pertama Persebaya vs Persib: Maung Bandung Tertinggal 0-1, Gol Kakang Dianulir VAR
  • Duka di Bulan Ramadan: Kedubes Iran Sebut 555 Sipil Tewas Akibat Serangan AS-Israel, 200 di Antaranya Anak-anak
  • ‎Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Disaksikan di Indonesia, Ini Jadwal dan Durasi Lengkapnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Di Tengah Narasi Efisiensi, Pemprov Jabar Anggarkan Rp715 Juta untuk Mobil Walpri Wagub

By Aga GustianaSenin, 2 Maret 2026 15:46 WIB3 Mins Read
Ilustrasi, ironi efisiensi anggran Pemprov Jabar. (Foto: bukamata.id/AI)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Narasi efisiensi anggaran yang kerap digaungkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini menuai sorotan tajam. Di tengah upaya publik menuntut penghematan belanja birokrasi, Pemprov Jabar justru meloloskan anggaran fantastis sebesar Rp715 juta hanya untuk pengadaan satu unit kendaraan pengawalan (Walpri) Wakil Gubernur pada tahun anggaran 2026.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP, proyek dengan kode RUP 65137587 ini tercatat dengan nama paket “Belanja Kendaraan Walpri Wakil Gubernur”. Anggaran jumbo ini berada di bawah naungan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Jawa Barat.

Spesifikasi Mewah di Tengah Narasi Rakyat

Dalam detail dokumen tersebut, spesifikasi kendaraan yang diminta bukanlah kaleng-kaleng: mobil dengan kapasitas mesin 2.400 cc bertransmisi otomatis. Dengan total pagu mencapai Rp715.190.000, pengadaan ini memicu tanya: urgensi apa yang mendasari fasilitas mewah tersebut di saat infrastruktur dasar di pelosok Jawa Barat masih membutuhkan perhatian serius?

Berikut adalah rincian paket pengadaan yang memicu kontroversi tersebut:

  • Pagu Anggaran: Rp715.190.000 (Sumber Dana APBD 2026)
  • Metode: E-Purchasing
  • Spesifikasi: Kendaraan pengawalan Wagub, Spek 2400 cc G 4×2 A/T + Branding.
  • Jadwal Eksekusi: Kontrak ditargetkan rampung pada Maret 2026.
Baca Juga:  Pemprov Perkuat Sinergi dengan Kejati Jabar, Wujudkan Tata Kelola Bersih dan Humanis
Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP.

Wagub Erwan Setiawan: “Saya Nggak Tahu Sama Sekali”

Merespons temuan anggaran tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, memberikan pernyataan yang mengejutkan. Saat dihubungi Redaksi bukamata.id melalui pesan singkat, Erwan mengaku sama sekali tidak mengetahui perihal penganggaran fasilitas pengawalan untuk dirinya tersebut.

“Punten saya nggak tau sama sekali masalah anggaran di provinsi,” tulisnya singkat pada Sabtu (28/2/2026).

Jawaban ini justru memunculkan pertanyaan baru di tengah publik mengenai koordinasi internal dalam penyusunan anggaran di tubuh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bagaimana mungkin anggaran fasilitas operasional setingkat Wakil Gubernur bisa muncul tanpa diketahui oleh pejabat bersangkutan?

Baca Juga:  Jelang Lebaran, Dedi Mulyadi Mutasi 25 Pejabat Pemprov Jabar

Kontradiksi Kebijakan dan Absennya Aspek Berkelanjutan

Hal yang paling disoroti adalah ketidakselarasan kebijakan ini dengan visi Gubernur Dedi Mulyadi. Dalam berbagai forum, Dedi berulang kali menjanjikan pemangkasan belanja pemerintah yang tidak berdampak langsung pada rakyat guna dialihkan ke sektor pendidikan, kesehatan, dan penanggulangan kemiskinan.

Namun, “kendaraan gagah” untuk pengawalan ini justru seolah menjadi anomali. Lebih ironis lagi, dalam dokumen SIRUP tersebut, kolom Pengadaan Berkelanjutan (aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan) justru diberi tanda “Tidak”. Ini menunjukkan bahwa pengadaan tersebut murni bersifat konsumtif tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan maupun nilai tambah sosial yang lebih luas.

Kesimpulan: Celah Transparansi di Balik Anggaran Mewah

Munculnya anggaran pengadaan kendaraan pengawalan senilai ratusan juta rupiah ini meninggalkan tanda tanya besar terkait tata kelola belanja daerah di Jawa Barat. Di satu sisi, publik disuguhi narasi efisiensi dan penghematan, namun di sisi lain, pengadaan fasilitas jabatan tetap melaju tanpa hambatan.

Baca Juga:  Banser Jabar Dorong Dedi Mulyadi Kirim Sekda-Kadis ke Barak Militer

Pengakuan Wakil Gubernur Erwan Setiawan yang mengaku “tidak tahu menahu” soal anggaran tersebut justru semakin memperkeruh suasana. Hal ini mengindikasikan adanya potensi diskoneksi komunikasi atau bahkan lemahnya koordinasi antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan pimpinan yang akan menggunakan fasilitas tersebut.

Kini, bola panas berada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menjelaskan kepada publik: jika sang Wakil Gubernur saja tidak mengetahui urgensinya, untuk kepentingan siapa sebenarnya anggaran Rp715 juta ini diloloskan? Transparansi yang nyata bukan hanya soal mengunggah data ke sistem digital, melainkan tentang pertanggungjawaban moral atas setiap rupiah pajak rakyat yang digunakan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anggaran 2026 APBD efisiensi anggaran Mobil Walpri Pemprov Jabar Rp715 Juta wagub jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

‎5 Golongan Pensiunan PNS Dapat THR Tertinggi 2026, Kapan Cair?‎

‎Hari ke-13 Ramadhan 1447 H di Bandung: Cek Jadwal Imsak Hari Ini

Duka di Bulan Ramadan: Kedubes Iran Sebut 555 Sipil Tewas Akibat Serangan AS-Israel, 200 di Antaranya Anak-anak

‎Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Disaksikan di Indonesia, Ini Jadwal dan Durasi Lengkapnya

‎THR Pensiunan PNS 2026 Cair Lewat Taspen, Ini Besaran dan Komponen Tunjangannya‎

Iran dalam Guncangan: Teka-teki Nasib Alireza Arafi, Sang Pemimpin Tertinggi Sementara di Tengah Krisis

Terpopuler
  • Gaji dan THR Pensiunan Cair Tepat Waktu, Ini Jadwal Resmi Taspen 2026
  • ‎THR Pensiunan 2026 Sudah Cair? Ini Cara Cek Resminya di Taspen‎
  • Link Video Ukhti Mukena Pink Guncang TikTok: Benarkah Ada Versi Tanpa Sensor?
  • Viral No Sensor Link Video Ukhti Mukena Pink, Apa Isinya?
  • Bikin Penasaran, Ternyata Ini Isi Video Asli Chindo Adidas yang Ramai Diburu Netizen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.