Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pencabulan

Bejat! Kakek di Garut Tega Setubuhi Anak Tetangga, Kedok Terbongkar Usai Korban Tak Kunjung Haid

Rabu, 22 April 2026 15:42 WIB

Link Asli Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi? Ini Faktanya!

Rabu, 22 April 2026 15:40 WIB
Ilustrasi korupsi

Kantor Disnaker Cimahi Digeledah 5 Jam, Kasus Dugaan Korupsi Pelatihan Kerja Disorot

Rabu, 22 April 2026 15:13 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bejat! Kakek di Garut Tega Setubuhi Anak Tetangga, Kedok Terbongkar Usai Korban Tak Kunjung Haid
  • Link Asli Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi? Ini Faktanya!
  • Kantor Disnaker Cimahi Digeledah 5 Jam, Kasus Dugaan Korupsi Pelatihan Kerja Disorot
  • Kena Ulti! Video Jogetnya Dihujat, Bocah SD Ini ‘Bungkam’ Netizen Pakai 400 Piala
  • Jadwal Lengkap Super League Pekan Ini, Persib vs Arema FC Disiarkan di TV?
  • Nama Vell Ramai Dicari, Benarkah Ada Video Sensitif Full Durasi?
  • Polisi Tetapkan 6 Tersangka atas Kasus Pengeroyokan Pelajar SMA 5 Bandung
  • Bojan Hodak Tegaskan Persib Harus Tenang! Puncak Klasemen Mulai Terancam
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 22 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Duka di Bulan Ramadan: Kedubes Iran Sebut 555 Sipil Tewas Akibat Serangan AS-Israel, 200 di Antaranya Anak-anak

By Aga GustianaSenin, 2 Maret 2026 21:33 WIB2 Mins Read
Situasi di Iran memanas. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Situasi kemanusiaan di Iran pasca-operasi militer besar-besaran oleh Amerika Serikat dan Israel dilaporkan berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta mengungkapkan data terbaru terkait jumlah korban jiwa yang terus bertambah, di mana sebagian besar merupakan warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik.

Dalam pernyataan resminya di Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026), pihak Kedubes Iran menyoroti jatuhnya ratusan nyawa masyarakat non-militer di tengah suasana bulan suci.

Tragedi Kemanusiaan di Meja Makan Sahur

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, membeberkan fakta memilukan mengenai demografi korban. Ia menyebutkan bahwa serangan tersebut menyasar pemukiman dan warga yang sedang menjalankan kewajiban agama.

“Dalam penyerangan ini, sampai dengan hari ini lebih dari 555 orang masyarakat sipil menjadi korban di mana sebagian besar di antara mereka berasal dari kaum anak-anak dan wanita kurang lebih dari 200 ajak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar meninggal dunia,” kata Boroujerdi di Rumah Dinas Kedubes Iran.

Baca Juga:  Dibantai Iran pada Laga Uji Coba, Elkan Masih Optimis Tatap Piala Asia

Lebih lanjut, Boroujerdi menekankan bahwa para korban sedang dalam kondisi beribadah saat maut menjemput. “Dan berbagai golongan masyarakat nonmiliter sipil yang sedang merayakan dan sedang menjalankan ibadah puasa, dalam keadaan puasa, dijadikan korban,” tambahnya dengan nada getir.

Diplomasi yang Terkhianati

Pihak Teheran melalui perwakilannya di Jakarta menilai bahwa aksi militer ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap proses komunikasi internasional yang sedang berjalan. Boroujerdi menuding AS dan Israel secara sengaja mengabaikan jalur negosiasi demi melakukan agresi fisik.

Baca Juga:  Tegaskan Solidaritas, Irak Siap Bantu Iran Hadapi Serangan Israel

“Ini membuktikan sekali lagi bahwa mereka tidak patuh terhadap diplomasi, tidak patuh terhadap negosiasi sekali lagi, terbukti bahwa lagi-lagi pada saat kami sedang berada di meja perundingan, mereka melakukan penjarahan,” tegasnya.

Baca Juga:  Update Klasemen Piala Asia U-20 2025: Indonesia Juru Kunci!

Kilas Balik Operasi Militer Skala Besar

Gelombang serangan udara ini dimulai sejak Sabtu (28/2/2026). Operasi yang diluncurkan oleh kekuatan gabungan AS dan Israel tersebut secara resmi menargetkan titik-titik strategis, termasuk fasilitas komando Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), instalasi rudal balistik, hingga pangkalan udara militer Iran.

Namun, dampak dari serangan ini meluas hingga meruntuhkan struktur kepemimpinan tertinggi negara tersebut. Laporan sebelumnya mengonfirmasi bahwa sejumlah tokoh kunci, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, turut menjadi korban tewas dalam rangkaian serangan tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Iran Kedubes Iran Konflik Iran Korban Sipil Iran Mohammad Boroujerdi Serangan AS Israel
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pencabulan

Bejat! Kakek di Garut Tega Setubuhi Anak Tetangga, Kedok Terbongkar Usai Korban Tak Kunjung Haid

Ilustrasi korupsi

Kantor Disnaker Cimahi Digeledah 5 Jam, Kasus Dugaan Korupsi Pelatihan Kerja Disorot

Kena Ulti! Video Jogetnya Dihujat, Bocah SD Ini ‘Bungkam’ Netizen Pakai 400 Piala

Polisi Tetapkan 6 Tersangka atas Kasus Pengeroyokan Pelajar SMA 5 Bandung

Disangka Turis, Sunda Bule Ini Beri Kritik Menohok Soal ATV dan Klakson Telolet di Pantai Pangandaran!

Kronologi Kericuhan Demo Kaltim 21 April: Tuntutan Hak Angket hingga Pembubaran oleh Water Cannon

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Full No Sensor’ Viral, Ternyata Ancaman Serius Siber
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.