Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kapan BSU 2026 Rp 900 Ribu Cair? Kemnaker Beri Bocoran Tahapan Anggaran di Kemenkeu

Jumat, 6 November 2026 17:44 WIB

Angin Segar Bagi PPPK Fungsional dan Paruh Waktu: Pemerintah Buka Peluang Jalur Seleksi CPNS Mulai 2027

Jumat, 6 November 2026 17:08 WIB
CPNS

Siap-siap! Pendaftaran CPNS 2026 Dibuka November, Cek Syarat dan Berkas yang Wajib Disiapkan

Jumat, 6 November 2026 17:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kapan BSU 2026 Rp 900 Ribu Cair? Kemnaker Beri Bocoran Tahapan Anggaran di Kemenkeu
  • Angin Segar Bagi PPPK Fungsional dan Paruh Waktu: Pemerintah Buka Peluang Jalur Seleksi CPNS Mulai 2027
  • Siap-siap! Pendaftaran CPNS 2026 Dibuka November, Cek Syarat dan Berkas yang Wajib Disiapkan
  • Rekor Dunia! Persib Bandung Jadi Tim Tersibuk, Kalahkan Man City hingga Real Madrid
  • Aksi Begal Todong Pistol di Cangkuang Bandung Viral, Pelaku Utama Ternyata Masih 17 Tahun
  • Resmi! Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS 2026 Mulai November
  • Bukan Orang Sembarangan! Rahasia Gadis Bukittinggi Ini Disegani Para Syekh Besar Universitas Al-Azhar
  • Kontras Performa Persib 2026/2027: Ganas di Kancah Asia, Masih Cari Konsistensi Domestik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 6 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Duka di Bulan Ramadan: Kedubes Iran Sebut 555 Sipil Tewas Akibat Serangan AS-Israel, 200 di Antaranya Anak-anak

By Aga GustianaSenin, 2 Maret 2026 21:33 WIB2 Mins Read
Situasi di Iran memanas. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Situasi kemanusiaan di Iran pasca-operasi militer besar-besaran oleh Amerika Serikat dan Israel dilaporkan berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta mengungkapkan data terbaru terkait jumlah korban jiwa yang terus bertambah, di mana sebagian besar merupakan warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik.

Dalam pernyataan resminya di Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026), pihak Kedubes Iran menyoroti jatuhnya ratusan nyawa masyarakat non-militer di tengah suasana bulan suci.

Tragedi Kemanusiaan di Meja Makan Sahur

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, membeberkan fakta memilukan mengenai demografi korban. Ia menyebutkan bahwa serangan tersebut menyasar pemukiman dan warga yang sedang menjalankan kewajiban agama.

“Dalam penyerangan ini, sampai dengan hari ini lebih dari 555 orang masyarakat sipil menjadi korban di mana sebagian besar di antara mereka berasal dari kaum anak-anak dan wanita kurang lebih dari 200 ajak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar meninggal dunia,” kata Boroujerdi di Rumah Dinas Kedubes Iran.

Baca Juga:  Manuver Kejutan Donald Trump: Israel Terpukul oleh Gencatan Senjata AS-Iran di Tengah Perang

Lebih lanjut, Boroujerdi menekankan bahwa para korban sedang dalam kondisi beribadah saat maut menjemput. “Dan berbagai golongan masyarakat nonmiliter sipil yang sedang merayakan dan sedang menjalankan ibadah puasa, dalam keadaan puasa, dijadikan korban,” tambahnya dengan nada getir.

Baca Juga:  Panas! Iran Hujani Pangkalan Militer AS di UEA dan Yordania dengan Drone-Rudal Usai Insiden Pulau Larak

Diplomasi yang Terkhianati

Pihak Teheran melalui perwakilannya di Jakarta menilai bahwa aksi militer ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap proses komunikasi internasional yang sedang berjalan. Boroujerdi menuding AS dan Israel secara sengaja mengabaikan jalur negosiasi demi melakukan agresi fisik.

“Ini membuktikan sekali lagi bahwa mereka tidak patuh terhadap diplomasi, tidak patuh terhadap negosiasi sekali lagi, terbukti bahwa lagi-lagi pada saat kami sedang berada di meja perundingan, mereka melakukan penjarahan,” tegasnya.

Kilas Balik Operasi Militer Skala Besar

Gelombang serangan udara ini dimulai sejak Sabtu (28/2/2026). Operasi yang diluncurkan oleh kekuatan gabungan AS dan Israel tersebut secara resmi menargetkan titik-titik strategis, termasuk fasilitas komando Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), instalasi rudal balistik, hingga pangkalan udara militer Iran.

Baca Juga:  Netanyahu dan Pejabat Israel Berlindung di Bunker Saat Tel Aviv Diserang Iran

Namun, dampak dari serangan ini meluas hingga meruntuhkan struktur kepemimpinan tertinggi negara tersebut. Laporan sebelumnya mengonfirmasi bahwa sejumlah tokoh kunci, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, turut menjadi korban tewas dalam rangkaian serangan tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Iran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aksi Begal Todong Pistol di Cangkuang Bandung Viral, Pelaku Utama Ternyata Masih 17 Tahun

CPNS

Resmi! Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS 2026 Mulai November

Bukan Orang Sembarangan! Rahasia Gadis Bukittinggi Ini Disegani Para Syekh Besar Universitas Al-Azhar

Batal Jadi Skatepark, Lapangan Teuku Umar Bandung Bakal Disulap Jadi Mini Soccer Rp3,1 Miliar

Pajak

Pajak Digital 9 November 2026: Langganan Streaming hingga Cloud Bisa Kena PPN

Terseret Kasus Proyek Digitalisasi SPBU, Uang Rp2 Miliar Milik Dirut PT KAI Disita KPK

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Lagi Dicari Netizen, Terungkap Isi Sebenarnya di Balik Video Viral Egar dan Fina Asal Banyuwangi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.