Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Vidi Aldiano

Tuntas Sudah Perjuangan Vidi Aldiano Melawan Kanker, Selamat Jalan Sang Penenun Harmoni

Sabtu, 7 Maret 2026 18:18 WIB

Dunia Musik Berduka: Vidi Aldiano Tutup Usia, Ucapan Belasungkawa Mengalir Deras

Sabtu, 7 Maret 2026 17:59 WIB
Saefudin Fajar Putra

Rahasia di Balik Titik Timbul: Bagaimana Seorang Disabilitas Netra di Bandung ‘Melihat’ Ayat Suci

Sabtu, 7 Maret 2026 17:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tuntas Sudah Perjuangan Vidi Aldiano Melawan Kanker, Selamat Jalan Sang Penenun Harmoni
  • Dunia Musik Berduka: Vidi Aldiano Tutup Usia, Ucapan Belasungkawa Mengalir Deras
  • Rahasia di Balik Titik Timbul: Bagaimana Seorang Disabilitas Netra di Bandung ‘Melihat’ Ayat Suci
  • Maung Bandung Full Senyum! Skuad Persib Kian Mewah Jelang Duel Lawan Persik Kediri di GBLA
  • Profil Zendhy dan Evi, Pasutri yang Bikin Nabilah O’Brien Ketakutan!
  • bank bjb syariah Gelar Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadan, Perkuat Kepedulian Sosial
  • Harga Emas Pegadaian Hari Ini 7 Maret 2026: Galeri 24 dan UBS Stabil, Cek Daftar Lengkapnya
  • Endingnya Bikin Nangis! Nenek di Magetan Bayar Utang Pakai Beras, Akhirnya Dilunasi Netizen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 7 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Duka di Bulan Ramadan: Kedubes Iran Sebut 555 Sipil Tewas Akibat Serangan AS-Israel, 200 di Antaranya Anak-anak

By Aga GustianaSenin, 2 Maret 2026 21:33 WIB2 Mins Read
Situasi di Iran memanas. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Situasi kemanusiaan di Iran pasca-operasi militer besar-besaran oleh Amerika Serikat dan Israel dilaporkan berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta mengungkapkan data terbaru terkait jumlah korban jiwa yang terus bertambah, di mana sebagian besar merupakan warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik.

Dalam pernyataan resminya di Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026), pihak Kedubes Iran menyoroti jatuhnya ratusan nyawa masyarakat non-militer di tengah suasana bulan suci.

Tragedi Kemanusiaan di Meja Makan Sahur

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, membeberkan fakta memilukan mengenai demografi korban. Ia menyebutkan bahwa serangan tersebut menyasar pemukiman dan warga yang sedang menjalankan kewajiban agama.

“Dalam penyerangan ini, sampai dengan hari ini lebih dari 555 orang masyarakat sipil menjadi korban di mana sebagian besar di antara mereka berasal dari kaum anak-anak dan wanita kurang lebih dari 200 ajak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar meninggal dunia,” kata Boroujerdi di Rumah Dinas Kedubes Iran.

Baca Juga:  Tel Aviv Digempur Hampir 100 Rudal, Iran Balas Serangan Israel di Tengah Malam

Lebih lanjut, Boroujerdi menekankan bahwa para korban sedang dalam kondisi beribadah saat maut menjemput. “Dan berbagai golongan masyarakat nonmiliter sipil yang sedang merayakan dan sedang menjalankan ibadah puasa, dalam keadaan puasa, dijadikan korban,” tambahnya dengan nada getir.

Diplomasi yang Terkhianati

Pihak Teheran melalui perwakilannya di Jakarta menilai bahwa aksi militer ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap proses komunikasi internasional yang sedang berjalan. Boroujerdi menuding AS dan Israel secara sengaja mengabaikan jalur negosiasi demi melakukan agresi fisik.

Baca Juga:  Krisis Ekonomi Mengintai: Perang Iran dan Gaza Membakar Ratusan Triliun dari Kas Negara Israel

“Ini membuktikan sekali lagi bahwa mereka tidak patuh terhadap diplomasi, tidak patuh terhadap negosiasi sekali lagi, terbukti bahwa lagi-lagi pada saat kami sedang berada di meja perundingan, mereka melakukan penjarahan,” tegasnya.

Baca Juga:  Bandara Mehrabad di Teheran Iran Dilanda Kebakaran Hebat Usai Diduga Akibat Serangan Rudal

Kilas Balik Operasi Militer Skala Besar

Gelombang serangan udara ini dimulai sejak Sabtu (28/2/2026). Operasi yang diluncurkan oleh kekuatan gabungan AS dan Israel tersebut secara resmi menargetkan titik-titik strategis, termasuk fasilitas komando Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), instalasi rudal balistik, hingga pangkalan udara militer Iran.

Namun, dampak dari serangan ini meluas hingga meruntuhkan struktur kepemimpinan tertinggi negara tersebut. Laporan sebelumnya mengonfirmasi bahwa sejumlah tokoh kunci, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, turut menjadi korban tewas dalam rangkaian serangan tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Iran Kedubes Iran Konflik Iran Korban Sipil Iran Mohammad Boroujerdi Serangan AS Israel
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Saefudin Fajar Putra

Rahasia di Balik Titik Timbul: Bagaimana Seorang Disabilitas Netra di Bandung ‘Melihat’ Ayat Suci

bank bjb syariah Gelar Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadan, Perkuat Kepedulian Sosial

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Blak-blakan Soal Ramai THR Swasta Kena Pajak Tapi ASN Tidak

Cek Aturan THR PNS 2026: Cair Sebelum atau Setelah Lebaran?

Hari ke-17 Ramadhan 1447 H: Jadwal Imsak di Bandung Hari Ini!

Persis Ramadan Expo 2026: Ajang UMKM Lokal Tembus Pasar Lebaran di Bandung!

Terpopuler
  • Link Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Netizen Ramai Cari Versi Asli
  • Jadwal Penukaran Uang Baru di Bandung 2026 Resmi Dibuka, Ini 4 Lokasi Program SERAMBI BI
  • ‘Mukena Pink’ Viral di TikTok: Pencarian Link Video Tanpa Sensor Ramai Jadi Sorotan
  • ‎Jangan Sampai Terlewat! Ini Waktu Adzan Maghrib Bandung Minggu 1 Maret 2026
  • Link Video No Sensor Ukhti Mukena Pink Viral, Versi Panjang Apa Isinya?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.