Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Catat Jadwalnya! Perjalanan Timnas Indonesia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 Dimulai Pekan Ini

Senin, 21 September 2026 14:20 WIB

Video Penemuan Tengkorak Manusia di Kuningan Viral, Identitas Korban Akhirnya Terungkap

Senin, 21 September 2026 14:03 WIB

Persib Bersiap Kembali ke Asia! Port FC Jadi Lawan Pertama di ASEAN Club Championship

Senin, 21 September 2026 14:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Catat Jadwalnya! Perjalanan Timnas Indonesia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 Dimulai Pekan Ini
  • Video Penemuan Tengkorak Manusia di Kuningan Viral, Identitas Korban Akhirnya Terungkap
  • Persib Bersiap Kembali ke Asia! Port FC Jadi Lawan Pertama di ASEAN Club Championship
  • Ditempa Perjalanan Ekstrem 17 Hari, Igor Tolic Bangga Perjuangan Habis-habisan Skuad Persib
  • Lagi Diet? Ini 5 Kafe Sehat di Bandung dengan Menu Enak yang Bikin Nagih
  • Lolos dari Maut Kapal Virgo, Faisal Akhirnya Pulang ke Bandung Barat
  • Cuma 2 Tahun Main Teqball, Sumaya Langsung Tembus Final Asian Games 2026
  • Persib Kirim 2 Pemain ke Timnas, 4 Nama Ini Terpental dari Garuda Calling
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 21 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Duka di Bulan Ramadan: Kedubes Iran Sebut 555 Sipil Tewas Akibat Serangan AS-Israel, 200 di Antaranya Anak-anak

By Aga GustianaSenin, 2 Maret 2026 21:33 WIB2 Mins Read
Situasi di Iran memanas. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Situasi kemanusiaan di Iran pasca-operasi militer besar-besaran oleh Amerika Serikat dan Israel dilaporkan berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta mengungkapkan data terbaru terkait jumlah korban jiwa yang terus bertambah, di mana sebagian besar merupakan warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik.

Dalam pernyataan resminya di Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026), pihak Kedubes Iran menyoroti jatuhnya ratusan nyawa masyarakat non-militer di tengah suasana bulan suci.

Tragedi Kemanusiaan di Meja Makan Sahur

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, membeberkan fakta memilukan mengenai demografi korban. Ia menyebutkan bahwa serangan tersebut menyasar pemukiman dan warga yang sedang menjalankan kewajiban agama.

“Dalam penyerangan ini, sampai dengan hari ini lebih dari 555 orang masyarakat sipil menjadi korban di mana sebagian besar di antara mereka berasal dari kaum anak-anak dan wanita kurang lebih dari 200 ajak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar meninggal dunia,” kata Boroujerdi di Rumah Dinas Kedubes Iran.

Baca Juga:  Panas! Iran Hujani Pangkalan Militer AS di UEA dan Yordania dengan Drone-Rudal Usai Insiden Pulau Larak

Lebih lanjut, Boroujerdi menekankan bahwa para korban sedang dalam kondisi beribadah saat maut menjemput. “Dan berbagai golongan masyarakat nonmiliter sipil yang sedang merayakan dan sedang menjalankan ibadah puasa, dalam keadaan puasa, dijadikan korban,” tambahnya dengan nada getir.

Baca Juga:  Ketegangan Meningkat: Iran Ancam Serang Pangkalan AS di Timur Tengah

Diplomasi yang Terkhianati

Pihak Teheran melalui perwakilannya di Jakarta menilai bahwa aksi militer ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap proses komunikasi internasional yang sedang berjalan. Boroujerdi menuding AS dan Israel secara sengaja mengabaikan jalur negosiasi demi melakukan agresi fisik.

“Ini membuktikan sekali lagi bahwa mereka tidak patuh terhadap diplomasi, tidak patuh terhadap negosiasi sekali lagi, terbukti bahwa lagi-lagi pada saat kami sedang berada di meja perundingan, mereka melakukan penjarahan,” tegasnya.

Baca Juga:  Dibantai Iran pada Laga Uji Coba, Elkan Masih Optimis Tatap Piala Asia

Kilas Balik Operasi Militer Skala Besar

Gelombang serangan udara ini dimulai sejak Sabtu (28/2/2026). Operasi yang diluncurkan oleh kekuatan gabungan AS dan Israel tersebut secara resmi menargetkan titik-titik strategis, termasuk fasilitas komando Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), instalasi rudal balistik, hingga pangkalan udara militer Iran.

Namun, dampak dari serangan ini meluas hingga meruntuhkan struktur kepemimpinan tertinggi negara tersebut. Laporan sebelumnya mengonfirmasi bahwa sejumlah tokoh kunci, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, turut menjadi korban tewas dalam rangkaian serangan tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Iran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Video Penemuan Tengkorak Manusia di Kuningan Viral, Identitas Korban Akhirnya Terungkap

Lolos dari Maut Kapal Virgo, Faisal Akhirnya Pulang ke Bandung Barat

GEKRAFS Resmi Kukuhkan Pengurus Malaysia di KBRI Kuala Lumpur, Perkuat Diplomasi Ekonomi Kreatif Serumpun

Abizar Machmud: Konsumsi Berita Negatif Berlebih Turunkan Imunitas dan Produktivitas Masyarakat!

PARAH! Dari Video Call hingga Main Game di Rapat DPR: Ada Apa dengan Wakil Rakyat Kita?!

118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.