Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bojan Hodak Tegaskan Persib Harus Tenang! Puncak Klasemen Mulai Terancam

Rabu, 22 April 2026 11:35 WIB

Elche vs Atletico Madrid! Prediksi Panas La Liga, Skor Imbang Lagi?

Rabu, 22 April 2026 11:00 WIB

Panen Skin SG2! Daftar Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 22 April 2026, Buruan Klaim Sebelum Limit!

Rabu, 22 April 2026 10:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bojan Hodak Tegaskan Persib Harus Tenang! Puncak Klasemen Mulai Terancam
  • Elche vs Atletico Madrid! Prediksi Panas La Liga, Skor Imbang Lagi?
  • Panen Skin SG2! Daftar Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 22 April 2026, Buruan Klaim Sebelum Limit!
  • Heboh! Dicari-cari Netizen, Ini Link Video Full Durasi Vell Blunder TikTok yang Viral
  • Disangka Turis, Sunda Bule Ini Beri Kritik Menohok Soal ATV dan Klakson Telolet di Pantai Pangandaran!
  • Kronologi Kericuhan Demo Kaltim 21 April: Tuntutan Hak Angket hingga Pembubaran oleh Water Cannon
  • Bukan VAR, Dewa United Justru Pakai Lakban Lantai Jelaskan Kontroversi Gol Lawan Persib, Netizen: Kocak Ente Min!
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 22 April 2026: Anjlok Rp50 Ribu, Waktunya Borong?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 22 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi Kericuhan Demo Kaltim 21 April: Tuntutan Hak Angket hingga Pembubaran oleh Water Cannon

By Aga GustianaRabu, 22 April 2026 09:47 WIB2 Mins Read
Demo Kaltim 21 Apirl 2026. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kota Samarinda membara pada Selasa (21/4/2026) malam. Ribuan orang yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur bersama elemen mahasiswa, organisasi masyarakat, hingga komunitas atlet disabilitas, tumpah ruah ke jalanan guna memprotes kebijakan anggaran Pemerintah Provinsi yang dianggap melukai hati rakyat.

Aksi yang awalnya merupakan long march tertib menuju Gedung DPRD Kaltim tersebut berubah menjadi medan benturan antara massa dan aparat keamanan saat hari mulai gelap.

1. Protes “Gaya Hidup Mewah” Pejabat

Kemarahan massa dipicu oleh temuan pengadaan fasilitas yang dinilai tidak masuk akal. Di tengah kesulitan ekonomi warga, pemerintah justru menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk kenyamanan elit. Tiga poin utama yang diperjuangkan adalah:

  • Audit Fasilitas Mewah: Massa mendesak evaluasi total atas pengadaan akuarium, meja biliar, alat kebugaran (fitness), hingga renovasi rumah jabatan yang menelan biaya fantastis sebesar Rp 25 miliar.
  • Hak Angket DPRD: Desakan agar legislatif segera menggunakan hak angket dan interpelasi untuk membedah kebijakan Pemprov Kaltim.
  • Fungsi Pengawasan: Menuntut DPRD Kaltim tidak lagi menjadi “stempel” eksekutif dan lebih proaktif mengawasi setiap rupiah anggaran daerah.

Simbol tikus berdasi pada spanduk-spanduk peserta aksi menjadi pesan kuat mengenai dugaan praktik korupsi yang sedang mereka lawan.

Baca Juga:  Geger Penemuan Jasad Pria Membusuk di Kamar Kos Sindangkasih Purwakarta

2. Malam yang Kelam di Jalan Gajah Mada

Situasi berubah drastis setelah pukul 19.00 WIB. Konsentrasi massa di sekitar Jalan Gajah Mada, tepat di depan Kantor Gubernur, mulai memanas. Polisi terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menyemprotkan air melalui unit water cannon setelah massa menolak membubarkan diri meski batas waktu aksi telah usai.

Hujan batu dan botol sempat menghujani barisan petugas. Akibat aksi anarkis tersebut, sejumlah provokator dilaporkan telah diamankan untuk menjalani proses hukum.

Baca Juga:  Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru 'Selat Trump' di Tengah Konflik Iran

Terkait tindakan represif ini, Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol. Endar Priantoro, memberikan penjelasan resmi bahwa langkah tersebut adalah opsi terakhir.

“Pembubaran dilakukan setelah kondisi di lapangan tidak lagi kondusif,” tegas Irjen Pol. Endar Priantoro.

Baca Juga:  Polemik Mobil Dinas Rp8,5 Miliar Kaltim, Gubernur Ogah Pakai Mobil Kijang

3. Respons Dingin Sang Gubernur

Di tengah riuhnya tuntutan rakyat, Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, tampak menghindari konfrontasi dengan massa. Ia baru terlihat meninggalkan kantornya sekitar pukul 19.35 WIB, saat situasi mulai dapat dikendalikan oleh aparat.

Rudy Mas’ud memilih untuk tetap bungkam dan tidak memberikan pernyataan sepatah kata pun mengenai poin-poin tuntutan massa. Ia terus berjalan menuju kendaraan dinasnya di bawah pengawalan ketat petugas, meninggalkan ribuan pertanyaan warga yang belum terjawab hingga berita ini diturunkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita terkini demo ricuh Demonstrasi Samarinda DPRD Kaltim Kaltim korupsi anggaran Rudy Masud
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Disangka Turis, Sunda Bule Ini Beri Kritik Menohok Soal ATV dan Klakson Telolet di Pantai Pangandaran!

Update Harga Emas Antam Hari Ini 22 April 2026: Anjlok Rp50 Ribu, Waktunya Borong?

Pecah Kongsi? Abang Ijo Hapidin Protes Keras Kebijakan Bupati Purwakarta yang ‘Lembek’ pada Oknum

Pelecehan Seksual

Viral Curhat TKW Asal Majalengka, 2 Putrinya Diduga Jadi Korban Pencabulan Orang Dekat!

Harga LPG Naik, Pelaku Usaha Kuliner di Bandung Tahan Kenaikan Harga Jual

Kejari Geledah Disnaker Cimahi, Dugaan Korupsi Program Pelatihan Kerja Terkuak

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Full No Sensor’ Viral, Ternyata Ancaman Serius Siber
  • Diusir Secara Hukum, Dicintai Secara Nurani: Tragedi Dr. Badjora yang Mengguncang Padangsidimpuan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.