Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Sudah Lolos Semifinal, Tapi Mariano Peralta Masih Disimpan? Ini Rencana Igor Tolic

Kamis, 30 Juli 2026 05:00 WIB

Bukan Cuma Rendang! Ini 4 RM Padang Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran

Kamis, 30 Juli 2026 04:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?

Kamis, 30 Juli 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Sudah Lolos Semifinal, Tapi Mariano Peralta Masih Disimpan? Ini Rencana Igor Tolic
  • Bukan Cuma Rendang! Ini 4 RM Padang Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran
  • Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?
  • Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 30 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!
  • Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi Kericuhan Demo Kaltim 21 April: Tuntutan Hak Angket hingga Pembubaran oleh Water Cannon

By Aga GustianaRabu, 22 April 2026 09:47 WIB2 Mins Read
Demo Kaltim 21 Apirl 2026. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kota Samarinda membara pada Selasa (21/4/2026) malam. Ribuan orang yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur bersama elemen mahasiswa, organisasi masyarakat, hingga komunitas atlet disabilitas, tumpah ruah ke jalanan guna memprotes kebijakan anggaran Pemerintah Provinsi yang dianggap melukai hati rakyat.

Aksi yang awalnya merupakan long march tertib menuju Gedung DPRD Kaltim tersebut berubah menjadi medan benturan antara massa dan aparat keamanan saat hari mulai gelap.

1. Protes “Gaya Hidup Mewah” Pejabat

Kemarahan massa dipicu oleh temuan pengadaan fasilitas yang dinilai tidak masuk akal. Di tengah kesulitan ekonomi warga, pemerintah justru menggelontorkan dana miliaran rupiah untuk kenyamanan elit. Tiga poin utama yang diperjuangkan adalah:

  • Audit Fasilitas Mewah: Massa mendesak evaluasi total atas pengadaan akuarium, meja biliar, alat kebugaran (fitness), hingga renovasi rumah jabatan yang menelan biaya fantastis sebesar Rp 25 miliar.
  • Hak Angket DPRD: Desakan agar legislatif segera menggunakan hak angket dan interpelasi untuk membedah kebijakan Pemprov Kaltim.
  • Fungsi Pengawasan: Menuntut DPRD Kaltim tidak lagi menjadi “stempel” eksekutif dan lebih proaktif mengawasi setiap rupiah anggaran daerah.

Simbol tikus berdasi pada spanduk-spanduk peserta aksi menjadi pesan kuat mengenai dugaan praktik korupsi yang sedang mereka lawan.

2. Malam yang Kelam di Jalan Gajah Mada

Situasi berubah drastis setelah pukul 19.00 WIB. Konsentrasi massa di sekitar Jalan Gajah Mada, tepat di depan Kantor Gubernur, mulai memanas. Polisi terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menyemprotkan air melalui unit water cannon setelah massa menolak membubarkan diri meski batas waktu aksi telah usai.

Hujan batu dan botol sempat menghujani barisan petugas. Akibat aksi anarkis tersebut, sejumlah provokator dilaporkan telah diamankan untuk menjalani proses hukum.

Terkait tindakan represif ini, Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol. Endar Priantoro, memberikan penjelasan resmi bahwa langkah tersebut adalah opsi terakhir.

“Pembubaran dilakukan setelah kondisi di lapangan tidak lagi kondusif,” tegas Irjen Pol. Endar Priantoro.

3. Respons Dingin Sang Gubernur

Di tengah riuhnya tuntutan rakyat, Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, tampak menghindari konfrontasi dengan massa. Ia baru terlihat meninggalkan kantornya sekitar pukul 19.35 WIB, saat situasi mulai dapat dikendalikan oleh aparat.

Rudy Mas’ud memilih untuk tetap bungkam dan tidak memberikan pernyataan sepatah kata pun mengenai poin-poin tuntutan massa. Ia terus berjalan menuju kendaraan dinasnya di bawah pengawalan ketat petugas, meninggalkan ribuan pertanyaan warga yang belum terjawab hingga berita ini diturunkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita terkini demo ricuh Demonstrasi Samarinda DPRD Kaltim Kaltim korupsi anggaran Rudy Masud
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.