Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Cuma Rendang! Ini 4 RM Padang Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran

Kamis, 30 Juli 2026 04:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?

Kamis, 30 Juli 2026 03:00 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 30 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!

Kamis, 30 Juli 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Cuma Rendang! Ini 4 RM Padang Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran
  • Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?
  • Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 30 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!
  • Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
  • Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Full No Sensor’ Viral, Ternyata Ancaman Serius Siber

By SusanaSenin, 20 April 2026 03:00 WIB2 Mins Read
Video ibu tiri vs anak tiri viral di TikTok. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Link video viral berjudul “Ibu Tiri vs Anak Tiri” yang beredar luas di berbagai platform media sosial kini dinilai sebagai ancaman serius bagi keamanan pengguna internet.

Video yang diklaim berdurasi sekitar 7 menit itu disebut tidak hanya menyesatkan, tetapi juga berpotensi menjadi pintu masuk kejahatan siber.

Konten tersebut menyebar cepat melalui TikTok, Twitter, Telegram, hingga WhatsApp dengan narasi provokatif seperti “Full Video” dan “Part 2” untuk memancing klik pengguna.

Modus Penyebaran Konten Provokatif

Hasil analisis literasi digital menunjukkan bahwa video tersebut bukan rekaman tunggal, melainkan kompilasi dari berbagai sumber asing yang tidak saling berkaitan.

Bahkan ditemukan elemen visual produk luar negeri, termasuk merek insektisida dari Taiwan, yang mengindikasikan konten tidak berasal dari satu kejadian nyata.

“Hal ini menunjukkan video tersebut merupakan hasil kompilasi dari berbagai sumber berbeda,” demikian hasil pemeriksaan konten digital tersebut.

Narasi Viral dan Dugaan Manipulasi

Sosok yang disebut sebagai “ibu tiri” dalam video tersebut juga menjadi sorotan setelah akun yang diduga terkait justru menampilkan gaya hidup mewah di media sosial.

Hal ini memicu keraguan publik terhadap narasi yang sebelumnya menggambarkan latar kehidupan sederhana.

Perubahan persepsi ini memperkuat dugaan bahwa konten tersebut sengaja dikemas untuk menarik perhatian dan meningkatkan trafik di ruang digital.

Ancaman Serius Keamanan Siber

Pakar keamanan siber menegaskan bahwa bahaya utama bukan pada isi video, melainkan pada tautan yang disebarkan. Link tersebut berpotensi mengandung phishing, malware, hingga ransomware.

Phishing dapat mencuri data pribadi dan kata sandi, malware dapat mengakses SMS OTP dan perangkat pengguna, sementara ransomware dapat mengunci data dan meminta tebusan.

“Dampaknya bisa sangat serius, mulai dari kehilangan akun hingga kebocoran data dan saldo rekening,” ujar pakar keamanan siber.

Risiko Hukum Penyebaran Konten

Selain ancaman digital, penyebaran tautan berisi konten asusila juga dapat berimplikasi hukum. Berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang ITE, pelaku distribusi konten melanggar kesusilaan dapat dikenai hukuman penjara hingga 6 tahun dan denda maksimal Rp1 miliar.

“Membagikan link video asusila, meskipun hanya di grup percakapan, tetap termasuk pelanggaran hukum,” tegas ketentuan tersebut.

Imbauan untuk Masyarakat

Pola penyebaran ini disebut sebagai strategi lama pelaku kejahatan siber yang memanfaatkan rasa penasaran publik untuk mengarahkan korban ke situs berbahaya atau pencurian data.

Masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan mengklik tautan dari sumber tidak resmi, tidak mengunduh file mencurigakan, serta tidak menyebarkan ulang konten yang belum terverifikasi.

Kewaspadaan digital dinilai menjadi kunci utama dalam menghindari kerugian finansial maupun pencurian data pribadi di era media sosial saat ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ancaman siber Hoaks Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Keamanan Siber link berbahaya literasi digital malware Penipuan Online phishing Ransomware UU ITE video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Rendang! Ini 4 RM Padang Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran

Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 30 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!

Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up

BLT Kesra mulai dicairkan bulan ini secara bertahap.

Update Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026: Status Terbaru dan Klarifikasi Pemerintah

Heboh! Suami Cut Keke Dilaporkan atas Dugaan Perzinaan, Ini Kronologi yang Terungkap

Gratis Tanpa Diamond! Ini Kode Redeem Free Fire Terbaru yang Bisa Bikin Inventory Makin Keren

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.