Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pertamax Naik Telak Hampir Rp4.000 Per Liter! Cek Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 06:52 WIB
Ole Romeny

Menang Lagi! Segini Tambahan Poin Timnas Indonesia di Ranking FIFA Usai Jinakkan Mozambik

Rabu, 10 Juni 2026 06:00 WIB

STY Bocorkan Mariano Peralta Sudah Dikontrak Persija, Bek Persib Ikut Disinggung

Rabu, 10 Juni 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pertamax Naik Telak Hampir Rp4.000 Per Liter! Cek Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina Hari Ini
  • Menang Lagi! Segini Tambahan Poin Timnas Indonesia di Ranking FIFA Usai Jinakkan Mozambik
  • STY Bocorkan Mariano Peralta Sudah Dikontrak Persija, Bek Persib Ikut Disinggung
  • PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal Lengkap, Nominal, dan Cara Ceknya!
  • Heboh! Link Video Viral Cut Salwa Full Asli Beredar, Netizen Bikin Pencarian Meledak
  • Weekend List! 5 Rekomendasi Wisata Hits di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Serbu Hadiahnya! Intip Daftar Kode Redeem FF Hari Ini 10 Juni 2026 yang Masih Aktif
  • Viral Eza Gionino Bogem Robby Tremonti hingga Ajak Duel Tinju, Dipicu Masalah Sensitif Ini?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 10 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Full No Sensor’ Viral, Ternyata Ancaman Serius Siber

By SusanaSenin, 20 April 2026 03:00 WIB2 Mins Read
Video ibu tiri vs anak tiri viral di TikTok. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Link video viral berjudul “Ibu Tiri vs Anak Tiri” yang beredar luas di berbagai platform media sosial kini dinilai sebagai ancaman serius bagi keamanan pengguna internet.

Video yang diklaim berdurasi sekitar 7 menit itu disebut tidak hanya menyesatkan, tetapi juga berpotensi menjadi pintu masuk kejahatan siber.

Konten tersebut menyebar cepat melalui TikTok, Twitter, Telegram, hingga WhatsApp dengan narasi provokatif seperti “Full Video” dan “Part 2” untuk memancing klik pengguna.

Modus Penyebaran Konten Provokatif

Hasil analisis literasi digital menunjukkan bahwa video tersebut bukan rekaman tunggal, melainkan kompilasi dari berbagai sumber asing yang tidak saling berkaitan.

Bahkan ditemukan elemen visual produk luar negeri, termasuk merek insektisida dari Taiwan, yang mengindikasikan konten tidak berasal dari satu kejadian nyata.

Baca Juga:  Netizen Buru Link Versi Lengkap Video TikTok 'Cukur Kumis', Pakar Ingatkan Bahaya Phishing

“Hal ini menunjukkan video tersebut merupakan hasil kompilasi dari berbagai sumber berbeda,” demikian hasil pemeriksaan konten digital tersebut.

Narasi Viral dan Dugaan Manipulasi

Sosok yang disebut sebagai “ibu tiri” dalam video tersebut juga menjadi sorotan setelah akun yang diduga terkait justru menampilkan gaya hidup mewah di media sosial.

Hal ini memicu keraguan publik terhadap narasi yang sebelumnya menggambarkan latar kehidupan sederhana.

Perubahan persepsi ini memperkuat dugaan bahwa konten tersebut sengaja dikemas untuk menarik perhatian dan meningkatkan trafik di ruang digital.

Baca Juga:  Demi Konten! Emak-emak Ini Nekat Bercandain Ayat Suci, Ujung-ujungnya Minta Maaf

Ancaman Serius Keamanan Siber

Pakar keamanan siber menegaskan bahwa bahaya utama bukan pada isi video, melainkan pada tautan yang disebarkan. Link tersebut berpotensi mengandung phishing, malware, hingga ransomware.

Phishing dapat mencuri data pribadi dan kata sandi, malware dapat mengakses SMS OTP dan perangkat pengguna, sementara ransomware dapat mengunci data dan meminta tebusan.

“Dampaknya bisa sangat serius, mulai dari kehilangan akun hingga kebocoran data dan saldo rekening,” ujar pakar keamanan siber.

Risiko Hukum Penyebaran Konten

Selain ancaman digital, penyebaran tautan berisi konten asusila juga dapat berimplikasi hukum. Berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang ITE, pelaku distribusi konten melanggar kesusilaan dapat dikenai hukuman penjara hingga 6 tahun dan denda maksimal Rp1 miliar.

Baca Juga:  Link Video Ukhti Mukena Pink yang Viral di TikTok: Kenali Bahaya Link Phishing di Baliknya

“Membagikan link video asusila, meskipun hanya di grup percakapan, tetap termasuk pelanggaran hukum,” tegas ketentuan tersebut.

Imbauan untuk Masyarakat

Pola penyebaran ini disebut sebagai strategi lama pelaku kejahatan siber yang memanfaatkan rasa penasaran publik untuk mengarahkan korban ke situs berbahaya atau pencurian data.

Masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan mengklik tautan dari sumber tidak resmi, tidak mengunduh file mencurigakan, serta tidak menyebarkan ulang konten yang belum terverifikasi.

Kewaspadaan digital dinilai menjadi kunci utama dalam menghindari kerugian finansial maupun pencurian data pribadi di era media sosial saat ini.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ancaman siber Hoaks Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Keamanan Siber link berbahaya literasi digital malware Penipuan Online phishing Ransomware UU ITE video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pertamax Naik Telak Hampir Rp4.000 Per Liter! Cek Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina Hari Ini

Heboh! Link Video Viral Cut Salwa Full Asli Beredar, Netizen Bikin Pencarian Meledak

Weekend List! 5 Rekomendasi Wisata Hits di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi

Kode Redeem FF

Serbu Hadiahnya! Intip Daftar Kode Redeem FF Hari Ini 10 Juni 2026 yang Masih Aktif

Viral Eza Gionino Bogem Robby Tremonti hingga Ajak Duel Tinju, Dipicu Masalah Sensitif Ini?

Choi Sooyoung SNSD dan Jung Kyung Ho Resmi Putus Setelah 14 Tahun Pacaran, Ini Penyebabnya

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Jangan Asal Klik! Link Video Cut Salwa Viral Berpotensi Jadi Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.