Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 11:14 WIB

Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia

Kamis, 29 Oktober 2026 11:02 WIB

Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin

Kamis, 29 Oktober 2026 10:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Warga Coblong Tolak Revitalisasi Taman Fitnes Teuku Umar, Pilih Lapangan Bola Dipertahankan
  • Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia
  • Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin
  • Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli
  • Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala
  • Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit
  • Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026
  • Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Hati-Hati! Jangan Tergoda, Sekali Klik Video Ibu Tiri vs Anak Tiri No Sensor Bisa Bikin Rekening Ludes dan Kena UU ITE

By SusanaMinggu, 19 April 2026 10:30 WIB3 Mins Read
Viral video ibu tiri vs anak tiri. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jagat maya kembali dihebohkan dengan beredarnya video berjudul “Ibu Tiri vs Anak Tiri” berdurasi sekitar 7 menit yang viral di berbagai platform seperti TikTok, X, hingga grup percakapan WhatsApp.

Namun di balik kepopulerannya, muncul fakta mengejutkan. Video yang disebut-sebut berlatar kebun sawit dan dapur itu diduga kuat bukan kejadian nyata, melainkan konten rekayasa yang disusun dari potongan berbagai sumber.

Diduga Kompilasi Video Asing

Hasil analisis literasi digital mengungkap bahwa video tersebut tidak memiliki rangkaian kejadian utuh. Sebaliknya, konten itu diduga merupakan kompilasi dari berbagai video asing yang kemudian diberi narasi lokal untuk menarik perhatian publik.

“Video tersebut bukan satu rangkaian utuh, melainkan hasil kompilasi dari berbagai sumber berbeda. Bahkan ditemukan elemen produk luar negeri dalam kontennya,” demikian hasil analisis yang beredar.

Baca Juga:  Waspada Jebakan Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Medsos: Modus Phishing di Balik Konten Viral

Narasi dramatis yang disematkan diduga sengaja dibuat untuk memancing emosi dan meningkatkan jumlah klik atau trafik digital.

Sorotan Gaya Hidup Diduga Tidak Sesuai

Kecurigaan publik semakin menguat setelah muncul dugaan ketidaksesuaian antara narasi video dengan kehidupan para pemeran yang ditampilkan.

Beberapa akun yang diduga terkait justru menampilkan gaya hidup mewah, termasuk penggunaan perangkat ponsel premium yang nilainya setara dengan kendaraan kelas menengah seperti Pajero.

Hal ini memperkuat dugaan bahwa konten tersebut bukanlah kejadian spontan, melainkan skenario yang disusun untuk tujuan tertentu, termasuk monetisasi perhatian publik.

Ancaman Siber di Balik Link “Full Durasi”

Di balik penyebaran video tersebut, pakar keamanan siber mengingatkan adanya bahaya serius dari tautan bertuliskan “Full Durasi” yang tersebar luas.

Baca Juga:  Kakak Kelas Rasa Kakak Kandung, Momen Hangat Senioritas Siswa SD di Bandung

Menurut para ahli, tautan tersebut berpotensi menjadi pintu masuk berbagai serangan digital, di antaranya:

  • Phishing: pencurian data pribadi dan akses perbankan digital
  • Malware/Spyware: pencurian kode OTP dan pengambilalihan perangkat
  • Ransomware: penguncian perangkat untuk meminta tebusan

“Risikonya sangat serius, mulai dari pencurian data hingga saldo rekening yang bisa terkuras,” demikian peringatan keamanan digital.

Jerat Hukum UU ITE Mengintai Penyebar

Selain ancaman siber, penyebaran video atau tautan tersebut juga dapat berujung pada konsekuensi hukum.

Berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), siapa pun yang mendistribusikan konten ilegal, termasuk tautan video bermuatan asusila, dapat dikenakan sanksi pidana.

Pelaku terancam hukuman penjara hingga 6 tahun serta denda mencapai Rp1 miliar, meskipun hanya sekadar membagikan ulang di grup percakapan.

Baca Juga:  Video Rok Hijau Jadi Tren Pencarian, Ini Bahaya Tersembunyi di Baliknya

Imbauan: Waspada dan Jangan Tergoda Klik

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap konten viral yang belum jelas sumbernya. Ada beberapa langkah pencegahan yang perlu diperhatikan:

  1. Jangan mengklik tautan mencurigakan meski judulnya menarik
  2. Hindari mengunduh file APK dari sumber tidak resmi
  3. Jangan mengisi data pribadi di formulir yang tidak jelas
  4. Hentikan penyebaran tautan berbahaya di media sosial dan grup chat

Fenomena viral “Ibu Tiri vs Anak Tiri” menjadi pengingat bahwa tidak semua konten yang viral di internet dapat dipercaya. Di balik rasa penasaran, terdapat risiko besar mulai dari penipuan digital, pencurian data, hingga jerat hukum.

Kewaspadaan digital kini menjadi kebutuhan utama agar pengguna internet tidak menjadi korban berikutnya dari jebakan konten viral yang menyesatkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bahaya link viral hoaks internet Ibu Tiri vs Anak Tiri Keamanan siber Indonesia UU ITE video viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli

Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala

Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini

Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus

Dulu Dipuji Jadi Joki Karapan Kerbau, Kini Vebby Hananto Dihujat Gegara Polemik COP JRF

Siapa Mamita? Istri ‘Raja Sawer’ Haji AW yang Dikecam karena Sawer Uang dari Mobil

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.