Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi begal

Harapan Jadi Pilot Pupus? Kisah Pilu Remaja Bandung Usai Jadi Korban Begal Keji

Minggu, 26 Juli 2026 21:02 WIB

Kena Batunya? Influencer Endang Yustika Senggol Warga Threads, Berujung Dirujak Se-Indonesia!

Minggu, 26 Juli 2026 21:01 WIB

Final Panas China Open 2026 Berakhir Manis, Fajar/Fikri Buktikan Indonesia Masih Raja Ganda Putra

Minggu, 26 Juli 2026 20:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harapan Jadi Pilot Pupus? Kisah Pilu Remaja Bandung Usai Jadi Korban Begal Keji
  • Kena Batunya? Influencer Endang Yustika Senggol Warga Threads, Berujung Dirujak Se-Indonesia!
  • Final Panas China Open 2026 Berakhir Manis, Fajar/Fikri Buktikan Indonesia Masih Raja Ganda Putra
  • Igor Tolic Sukses di Laga Perdana, Namun Bayangan Bojan Hodak Masih Melekat
  • Tak Cuma Sekolah Negeri, DPRD Jabar Dorong Dana Pendidikan untuk Semua Siswa Tanpa Diskriminasi
  • Bye Akun Palsu! Facebook Verified Hadir, Cukup Pakai Video Selfie untuk Dapat Lencana
  • Saatnya Pecah Telur! Timnas Indonesia Incar Gelar AFF Pertama, Nadeo Bicara Target Juara
  • Tangis Anak Pecah! Terduga Pencuri Ayam Tewas Diduga Dikeroyok Massa di Bali
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 26 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Kena Batunya? Influencer Endang Yustika Senggol Warga Threads, Berujung Dirujak Se-Indonesia!

By Aga GustianaMinggu, 26 Juli 2026 21:01 WIB6 Mins Read
Endang Yustika. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Endang Yustika atau yang lebih populer dengan sapaan UC.You mendadak menjadi pusat badai hujatan dan perbincangan hangat di berbagai platform digital. Influencer sekaligus pengusaha muda ini secara konsisten berhasil memancing amarah publik lewat rentetan pernyataan kontroversialnya di media sosial. Mulai dari pandangannya yang menyebut bahwa seseorang yang tidak memiliki uang adalah orang yang tidak bernilai, hingga pernyataan terbarunya yang melabeli warga platform Threads sebagai kelompok yang toxic, tidak punya pekerjaan, tidak punya uang, hingga tidak memiliki keluarga yang bahagia.

Gelombang kemarahan warganet ini seketika memicu banjir komentar menohok di berbagai platform. Banyak netizen yang mempertanyakan klaim eksistensinya hingga meluruskan pandangan keliru tentang nilai kemanusiaan:

“Katanya seleb bogor, w lahir dan besar di bogor sampe sekarang ga tau sama sekali keberadaan ini orang, sekalinya tau karna di hujat,” ujar salah satu netizen menyangsikan popularitas lokal sang influencer.

“Value bukan dinilai dri uang neng, kalau lu punya uang lu punya power, itu yg bener!” timpal netizen lain mengoreksi pernyataan kontroversial soal nilai seseorang.

“Warga Threads itu ada yg direktur, ceo, dokter, pengusaha private jet, artess, budak corporate dan semua sama statusnya : Rawat Jalan semua. Eh ini ada influencer nyenggol se kabupaten Thread. Dirujak dehh,” sahut warganet lain menyoroti solidaritas sekaligus keunikan komunitas di platform tersebut.

Bagi sebagian pengikut setianya, gaya bicara Endang yang blak-blakan, lugas, dan terkesan tanpa filter kerap dianggap sebagai motivasi bisnis yang jujur. Namun, di mata publik secara luas, deretan opini tersebut dinilai sangat tone-deaf—tidak memiliki kepekaan sosial terhadap realitas hidup masyarakat kebanyakan yang harus berjuang keras di tengah himpitan ekonomi. Lantas, siapa sebenarnya Endang Yustika, bagaimana rekam jejak kariernya, dan apa saja kontroversi yang membuatnya terus menerus menjadi sorotan tajam warganet?

Profil dan Rekam Jejak Endang Yustika (UC.You)

Endang Yustika dikenal luas di dunia digital sebagai seorang entrepreneur, kreator konten, sekaligus mentor yang memfokuskan diri pada pembahasan seputar dunia bisnis, personal branding, peningkatan produktivitas, financial mindset, hingga pengembangan karier bagi generasi muda, khususnya perempuan.

Berdasarkan informasi dari latar belakang profesional dan pendidikannya, perempuan yang disebut berasal dari Bogor, Jawa Barat, ini merupakan lulusan London School of Public Relations (LSPR) Jakarta. Ia mengambil program studi Marketing Communication dan berhasil merampungkan pendidikannya pada tahun 2021. Sebelum fokus membangun bisnis secara mandiri serta membesarkan nama akun UC.You, Endang sempat menjalani sejumlah pengalaman magang di bidang komunikasi yang menjadi bekal awal dalam membentuk keahliannya di sektor branding dan komunikasi publik.

Di media sosial, penetrasi konten Endang tergolong sangat masif. Akun Instagram miliknya telah mengumpulkan ratusan ribu pengikut, sementara di TikTok, berbagai video motivasi bisnis dan pengembangannya kerap menembus angka jutaan penayangan. Gaya penyampaiannya yang tegas dan terkesan menggurui membuatnya memiliki kelompok penggemar tersendiri. Bahkan, popularitas akun TikTok miliknya sempat tercatat menarik perhatian akademisi, di mana kontennya pernah menjadi objek kajian dalam sebuah penelitian ilmiah di bidang komunikasi mengenai pembentukan personal branding di kalangan Generasi Z.

Deretan Kontroversi: Dari Isu Uang Hingga Melabeli Warga Threads “Toxic”

Kendati memiliki basis pengikut yang besar, nama Endang Yustika lebih sering menghiasi deretan topik trending karena celotehannya yang memicu perdebatan publik. Puncak gelombang kritik bermula ketika ia mengunggah sebuah pernyataan kontroversial di akun Threads pribadinya. Dalam unggahan tersebut, Endang secara terang-terangan menuliskan bahwa seseorang yang tidak memiliki uang berarti tidak memiliki nilai.

Pernyataan “pahit tapi fakta” itu langsung menuai kecaman luas. Warganet menilai pandangan tersebut sangat merendahkan martabat manusia dan mengabaikan keringat jutaan rakyat kecil. Berbagai komentar pedas membanjiri media sosial, salah satunya menyoroti perjuangan para pelaku UMKM, pedagang kaki lima, hingga pekerja harian yang harus membanting tulang dari dini hari hingga malam hari, namun tetap berada di keterbatasan ekonomi akibat faktor struktural yang kompleks.

Belum mereda polemik tersebut, Endang kembali membuat geram warganet lewat pernyataannya yang menyerang pengguna platform Threads secara personal. Dalam sebuah video yang diunggahnya, ia menyatakan bahwa Threads adalah tempat paling toxic di muka bumi karena dipenuhi oleh orang-orang yang gemar membicarakan kehidupan orang lain, mulai dari artis hingga influencer.

“Aku tuh gak pernah dendam sama siapa pun, kecuali warga Threads. Tempat paling toxic di muka Bumi ini adalah Threads, walaupun ada positifnya,” ujar Endang.

Tidak berhenti sampai di situ, Endang melangkah lebih jauh dengan menilai bahwa orang-orang yang aktif di platform tersebut adalah kelompok yang tidak bahagia, tidak memiliki pekerjaan, tidak punya uang, hingga tidak memiliki identitas. Ia bahkan berargumen bahwa seseorang yang memiliki latar belakang pendidikan, pekerjaan mapan, atau keluarga yang bahagia tidak akan menghabiskan waktu di lingkungan digital tersebut. Pernyataan menyapu rata (generalizing) ini sontak memicu gelombang perlawanan digital, di mana warga Threads beramai-ramai menyerang kolom komentar akun-akun miliknya.

Kontroversi Masa Lalu: Pungli Kebun Raya Bogor hingga Isu Pribadi

Jauh sebelum kontroversi finansial dan perseteruannya dengan warga Threads, Endang Yustika beberapa kali sempat terseret dalam pusaran isu viral yang menguji ketahanan reputasinya.

Salah satu kasus yang sempat menyita perhatian publik terjadi ketika ia mengunggah video mengenai dugaan pungutan liar di kawasan wisata Kebun Raya Bogor. Dalam rekaman tersebut, Endang mengaku dimintai biaya tambahan lantaran kedapatan membawa makanan dari luar kawasan wisata. Video itu menyebar luas, memicu diskusi publik yang masif mengenai aturan main, transparansi, serta tata kelola objek wisata populer di Indonesia.

Selain persoalan ruang publik, pada tahun 2026, Endang juga sempat diterpa isu personal yang kurang menyenangkan. Ia sempat dikaitkan dengan rumor miring mengenai isu pernikahan dengan suami orang. Menanggapi gosip panas tersebut, Endang tidak tinggal diam. Ia secara tegas membantah tudingan yang dialamatkan kepadanya dan menyatakan bahwa informasi yang beredar sama sekali tidak benar. Bahkan, ia sempat mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang dinilai sengaja menyebarkan fitnah guna mencemarkan nama baiknya.

Refleksi Sisi Gelap Budaya Influencer di Era Digital

Fenomena yang melingkari perjalanan Endang Yustika memberikan cerminan nyata mengenai pedang bermata dua dari dunia influencing modern. Di satu sisi, kemampuan meracik kata, keberanian menyampaikan opini radikal, serta ketegasan dalam membangun personal branding terbukti efektif mendongkrak atensi, popularitas, dan algoritma media sosial.

Namun, di sisi lain, ketika batasan empati sosial mulai diabaikan demi mendulang interaksi atau mempertahankan persona yang lugas, seorang kreator konten berisiko besar terperosok ke dalam jurang isolasi digital akibat hilangnya kepercayaan publik. Bagi Endang Yustika, julukan sebagai mentor bisnis yang inspiratif kini harus beririsan dengan label kontroversial yang melekat kuat pada dirinya—menandakan bahwa di era digital, setiap kata yang dilemparkan ke ruang publik akan selalu menuntut pertanggungjawaban sosial yang sepadan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Endang Yustika netizen Threads viral
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bye Akun Palsu! Facebook Verified Hadir, Cukup Pakai Video Selfie untuk Dapat Lencana

Buruan Klaim! 20 Kode Redeem FF Terbaru 26 Juli 2026 sebelum Kuota Habis

WhatsApp Tiba-Tiba Nge-Blank Lalu Keluar? Ini Penyebab dan Trik Ampuh Agar Normal Lagi

Kode Redeem FF 25 Juli 2026 Terbaru, Buruan Klaim Hadiah Gratis Weekend dari Garena Free Fire

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Lagi Rp7.000 per Gram, Cek Daftar Harga Terbaru 25 Juli 2026

Kuota Internet Hangus Digugat, MK Wajibkan Operator Beri Opsi Rollover dan Refund

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Proyek PLTP Patuha Unit 2 Capai Fase Vital: Mobilisasi Komponen Generator Sukses Digelar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.