Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

9 Gol Indonesia ke Gawang Bangladesh, Garuda Amankan Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 22:50 WIB

BGN Ubah Skema Insentif SPPG, Mitra Priangan Timur Usulkan Akreditasi dan Grading Dapur

Kamis, 1 Oktober 2026 22:26 WIB

Geger! Warga Temukan Mayat Pria di Bantaran Sungai Citarum

Kamis, 1 Oktober 2026 20:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 9 Gol Indonesia ke Gawang Bangladesh, Garuda Amankan Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026
  • BGN Ubah Skema Insentif SPPG, Mitra Priangan Timur Usulkan Akreditasi dan Grading Dapur
  • Geger! Warga Temukan Mayat Pria di Bantaran Sungai Citarum
  • Traffic Light Mati karena Dicuri, Ini 5 Persimpangan Bandung yang Terdampak
  • Catat Jadwal Persib Oktober 2026, Maung Bandung Tampil di 3 Kompetisi
  • Pasutri di Cimahi Edarkan Uang Palsu Rp100 Ribu Selama 4 Bulan, Terbongkar di Warung
  • Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober: 18 Pejabat Dilantik, Ada Kapolri dan Menko Baru
  • Catat! Ini Jadwal Operasi Antik Lodaya 2026 di Jawa Barat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 1 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Meta Mundur! Rencana Langganan Rp330 Ribu untuk Kacamata Pintar Ray-Ban Batal

By SusanaSenin, 27 Juli 2026 13:42 WIB3 Mins Read
Meta. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rencana Meta menarik biaya langganan untuk fitur pada kacamata pintar Ray-Ban Meta akhirnya menuai penolakan keras dari pengguna. Perusahaan teknologi milik Mark Zuckerberg tersebut memutuskan untuk membatalkan sementara rencana penerapan tarif bulanan untuk fitur Conversation Focus.

Sebelumnya, Meta berencana mengenakan biaya sebesar 20 dolar AS per bulan bagi pengguna yang ingin mengakses fitur tersebut. Namun, keputusan itu mendapat kritik karena pengguna merasa tidak seharusnya membayar biaya tambahan untuk fitur yang dinilai sudah menjadi bagian dari perangkat keras yang telah mereka beli dengan harga mahal.

Fitur Conversation Focus sendiri dirancang untuk membantu pengguna mendengar suara percakapan dengan lebih jelas di lingkungan yang ramai atau bising. Teknologi ini memungkinkan pengguna memusatkan pendengaran pada suara tertentu sehingga komunikasi menjadi lebih nyaman.

Yang menjadi sorotan, fitur tersebut diketahui dapat berjalan langsung melalui perangkat tanpa memerlukan pemrosesan berbasis cloud. Hal inilah yang membuat sebagian pengguna mempertanyakan alasan Meta ingin memasukkannya ke dalam layanan berlangganan.

Meta Hentikan Sementara Rencana Tarif Conversation Focus

Juru bicara Meta, Tyler Yee, mengonfirmasi bahwa perusahaan menghentikan sementara rencana penerapan biaya bulanan untuk fitur Conversation Focus.

Menurut Yee, fitur tersebut tetap akan tersedia secara gratis melalui program Early Access Program bagi pengguna yang menjadi penguji awal.

“Conversation Focus akan tetap tersedia secara gratis melalui Early Access Program bagi para penguji awal,” ujar Tyler Yee seperti dikutip dari TheTechBuzz pada 27 Juli 2026.

Keputusan tersebut menunjukkan bahwa Meta mempertimbangkan kembali strategi monetisasi fitur tambahan pada perangkat pintar buatannya.

Pengguna Tolak Model Berlangganan untuk Fitur Perangkat Keras

Kontroversi ini mencerminkan perubahan sikap pengguna teknologi yang kini semakin kritis terhadap model bisnis berbasis langganan.

Banyak pengguna menilai bahwa tidak semua fitur pada perangkat premium layak dijadikan layanan berbayar tambahan, terutama jika fitur tersebut berkaitan langsung dengan kemampuan utama perangkat.

Dalam kasus Ray-Ban Meta Smart Glasses, pengguna sebelumnya telah membayar harga perangkat yang relatif tinggi. Karena itu, muncul anggapan bahwa fitur tambahan seharusnya menjadi bagian dari pengalaman penggunaan, bukan layanan yang kembali dikenakan biaya bulanan.

Gelombang kritik tersebut akhirnya membuat Meta mengambil langkah mundur dan mengevaluasi kembali rencana bisnisnya.

Meta Tetap Siapkan Fitur Premium Berbayar

Meski membatalkan penerapan biaya untuk Conversation Focus, Meta belum sepenuhnya meninggalkan strategi layanan berlangganan.

Perusahaan menegaskan bahwa sejumlah fitur premium kemungkinan tetap akan menjadi layanan berbayar di masa mendatang.

“Beberapa fitur premium akan menjadi fitur berlangganan seiring waktu,” kata Tyler Yee.

Artinya, Meta masih melihat peluang bisnis dari ekosistem perangkat pintar, terutama dengan meningkatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Namun, perusahaan akan lebih berhati-hati dalam menentukan fitur mana yang layak dikenakan biaya tambahan agar tidak menimbulkan persepsi bahwa Meta hanya mencari keuntungan dari pengguna.

Masa Depan Ray-Ban Meta dan Strategi Bisnis AI

Kacamata pintar Ray-Ban Meta menjadi salah satu perangkat yang menunjukkan ambisi Meta dalam mengembangkan teknologi wearable berbasis kecerdasan buatan.

Perangkat tersebut tidak hanya berfungsi sebagai kacamata biasa, tetapi juga memiliki fitur kamera, audio, asisten AI, hingga kemampuan interaksi digital.

Di tengah persaingan industri teknologi yang semakin ketat, perusahaan seperti Meta terus mencari cara baru untuk meningkatkan pendapatan di luar bisnis utama iklan digital.

Namun, kasus Conversation Focus menjadi pengingat bahwa strategi monetisasi teknologi harus tetap mempertimbangkan pengalaman dan ekspektasi pengguna.

Bagi pengguna, nilai sebuah perangkat bukan hanya terletak pada kecanggihannya, tetapi juga pada kejelasan manfaat yang mereka dapatkan setelah melakukan pembelian.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Berburu Sarapan di Bandung? 7 Kuliner Legendaris Ini Wajib Masuk Daftar

Batal Cerai atau Prank? Kemunculan Demian di Live Sara Wijayanto Bikin Heboh, Cinta Belum Usai?

Jangan Lewatkan! Ini Jadwal Indonesia di Asian Games 2026 1 Oktober, Ada Duel Perebutan Emas

Bansos PKH September 2026 Belum Cair? Cek Status Penerima Lewat HP Cukup Pakai NIK

Rekomendasi Kuliner Malam Bekasi: Tempat Nongkrong & Makan Enak yang Buka Seharian

Bikin Ngiler! 4 Nasi Goreng Bandung dengan Racikan Unik dan Topping Melimpah

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.