Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Mulai Serius! Klok Kirim Sinyal Bahaya untuk Manila Digger di ACL Two

Minggu, 23 Agustus 2026 10:32 WIB

Man City vs Bournemouth Malam Ini: Haaland Siap Menggila, City Diprediksi Menang Dramatis

Minggu, 23 Agustus 2026 10:02 WIB

Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!

Minggu, 23 Agustus 2026 09:50 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Mulai Serius! Klok Kirim Sinyal Bahaya untuk Manila Digger di ACL Two
  • Man City vs Bournemouth Malam Ini: Haaland Siap Menggila, City Diprediksi Menang Dramatis
  • Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!
  • Naik Lagi! Ini Daftar Harga Emas Pegadaian dan Galeri24 Hari Ini, Minggu 23 Agustus 2026
  • Banjir Hadiah Akhir Pekan! Daftar Kode Redeem FF 23 Agustus 2026 dan Cara Klaimnya
  • Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini, 23 Agustus 2026!
  • Klaim Skin & Diamond Gratis! Kode Redeem FF Terbaru 23 Agustus 2026 yang Masih Aktif
  • Bongkar Kasus Argopuro: Bahaya Fatal Mandi Sabun di Sungai Qolbu yang Bikin Netizen Murka!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 23 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

‎Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Disaksikan di Indonesia, Ini Jadwal dan Durasi Lengkapnya

By SusanaSenin, 2 Maret 2026 21:12 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Gerhana Bulan Total. Foto: Freepik.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Masyarakat Indonesia berkesempatan menyaksikan Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 yang dipastikan dapat diamati dari berbagai wilayah Tanah Air. Kepastian tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
‎
‎Fenomena astronomi ini menjadi salah satu peristiwa langit paling dinanti tahun 2026 karena menghadirkan pemandangan Bulan berwarna merah saat fase puncak.
‎
‎Penjelasan BMKG Soal Gerhana Bulan Total
‎

‎Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menjelaskan bahwa gerhana bulan terjadi akibat dinamika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan yang sejajar dalam satu garis lurus saat fase purnama.
‎
‎Gerhana Bulan Total (GBT) terjadi ketika Bulan sepenuhnya masuk ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi.
‎
‎“Jika langit cerah, Bulan akan terlihat berwarna merah saat puncak gerhana terjadi,” ujar Nelly di Jakarta, Senin (2/3).
‎
‎Warna merah tersebut muncul akibat fenomena hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi. Cahaya biru tersebar, sementara cahaya merah tetap mencapai permukaan Bulan sehingga menimbulkan efek yang kerap disebut sebagai blood moon.
‎
‎Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026
‎
‎Plt Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Fachri Radjab, menyampaikan rincian waktu kejadian berdasarkan data resmi BMKG:
‎
‎Mulai gerhana: 18.03.56 WIB
‎
‎Puncak gerhana:
‎
‎18.33.39 WIB
‎
‎19.33.39 WITA
‎
‎20.33.39 WIT
‎
‎Gerhana berakhir sepenuhnya: 21.24 WIB
‎
‎Durasi Gerhana Bulan Total
‎
‎Total keseluruhan: 5 jam 41 menit 51 detik
‎
‎Fase parsial: 3 jam 27 menit 47 detik
‎
‎Fase totalitas: 59 menit 27 detik
‎
‎Selama hampir satu jam fase totalitas, Bulan akan sepenuhnya berada di dalam bayangan umbra Bumi.
‎
‎Wilayah dengan Visibilitas Terbaik
‎
‎BMKG menyebutkan bahwa wilayah Indonesia bagian timur memiliki peluang pengamatan lebih baik. Hal ini karena masyarakat di kawasan tersebut dapat menyaksikan fase awal gerhana sejak Bulan terbit.
‎
‎Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian barat, Bulan akan terlihat sudah memasuki fase gerhana ketika terbit.
‎
‎BMKG mengimbau masyarakat untuk memilih lokasi pengamatan yang minim polusi cahaya dan memiliki pandangan terbuka ke arah timur saat Bulan terbit.
‎
‎Satu-satunya Gerhana yang Terlihat di Indonesia Tahun 2026
‎
‎Sepanjang 2026 diprediksi terjadi empat kali gerhana, yakni dua gerhana Matahari dan dua gerhana Bulan. Namun, hanya Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 yang dapat diamati dari Indonesia.
‎
‎Secara astronomis, fenomena ini merupakan anggota ke-27 dari 71 anggota dalam seri Saros 133. Gerhana serupa sebelumnya terjadi pada 21 Februari 2008 dan diperkirakan akan kembali terjadi pada 13 Maret 2044.
‎
‎Imbauan BMKG untuk Masyarakat
‎
‎BMKG menegaskan komitmennya untuk terus menyediakan informasi akurat terkait tanda waktu dan fenomena astronomi. Masyarakat disarankan memantau prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG agar mendapatkan kondisi pengamatan terbaik.
‎
‎Dengan langit cerah, Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 berpotensi menjadi momen langka yang sayang untuk dilewatkan.
‎

‎

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!

Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom

Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung

Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’

Ke Luar Negeri Gercep, Bencana NTT Malah ‘Direncanakan’? Beda Gaya Prabowo vs SBY Bikin Netizen Amuk!

Viral! Keberanian Dua Bocah Palangka Raya Duel Mulut dan Ungkap Terduga Pembakar Lahan

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.