Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Menunggu Janji yang Tak Kunjung Datang, Saparudin Bertahan di Rumah Rapuh Bersama 12 Jiwa

Rabu, 1 April 2026 15:25 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Banyak Dicari, Netizen Serbu Telegram

Rabu, 1 April 2026 15:18 WIB

Gagal SNBP 2026? SNBT Jadi Peluang Kedua Masuk Kampus Negeri

Rabu, 1 April 2026 14:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menunggu Janji yang Tak Kunjung Datang, Saparudin Bertahan di Rumah Rapuh Bersama 12 Jiwa
  • Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Banyak Dicari, Netizen Serbu Telegram
  • Gagal SNBP 2026? SNBT Jadi Peluang Kedua Masuk Kampus Negeri
  • Mengenal Kapten Zulmi Aditya, Perwira Akmil Asal Cimahi yang Syahid dalam Misi UNIFIL
  • Sejarah Tercipta! Bek Persib Bandung Frans Putros Resmi Melenggang ke Piala Dunia 2026 Bersama Irak
  • Pecah Tangis di PN Medan! Amsal Sitepu Divonis Bebas Kasus Korupsi Video Profil Desa Karo
  • Serbu Hadiah Gratis! Daftar Kode Redeem FF Hari Ini 1 April 2026: Ada Skin SG2 dan Bundle Langka
  • DPRD Jabar Desak Penyelesaian Cepat Kasus Kematian Harimau di Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 1 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Diduga Drama Asmara, Mahasiswa Unisba Dikeroyok 15 Orang di Area Kampus

By SusanaRabu, 30 Juli 2025 19:20 WIB3 Mins Read
Foto/Ilustrasi Pengeroyokan. (inimassa.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aksi kekerasan terjadi di lingkungan Universitas Islam Bandung (Unisba). Seorang mahasiswa berinisial H menjadi korban pengeroyokan brutal oleh 15 mahasiswa lainnya pada Senin malam, 28 Juli 2025.

Insiden mengenaskan ini terjadi di bundaran Jalan Tamansari, area kampus Unisba, dan telah dilaporkan ke Polsek Bandung Wetan.

Korban ditemukan dalam kondisi babak belur dan berlumuran darah. Dari informasi yang dihimpun, kerabat korban, Dinda, mengatakan, H sebelumnya mendapatkan teror melalui pesan WhatsApp dari para pelaku hingga larut malam.

“Teman-teman korban menyarankan untuk menemui pelaku agar masalah selesai. Akhirnya, korban dan pelaku bertemu di kampus Unisba,” ujar Dinda saat dihubungi wartawan, Rabu (30/7/2025).

Baca Juga:  11 Ribu Hewan Kurban Telah Diperiksa, Pemkot Bandung Tak Temukan Penyakit Menular

Namun pertemuan itu berujung petaka. Saat keduanya sedang berbicara, tiba-tiba belasan orang datang dan langsung mengeroyok H hingga tak sadarkan diri.

“Pengeroyokan terjadi di bundaran Unisba, tanpa peringatan langsung dipukul,” lanjutnya.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka parah. Iga korban memar, tulang hidung patah, serta lecet pada tangan dan kaki. Saat ini H masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan telah menjalani operasi tulang hidung.

Dinda juga mengungkap dugaan motif di balik aksi kekerasan ini. “Terduga dalangnya adalah seorang perempuan. Dia tidak terima karena ditolak cintanya oleh korban. Jadi, karena sakit hati,” ungkapnya.

Kasus Sudah Dilaporkan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kapolsek Bandung Wetan AKP Bagus Yudo membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyatakan, kasus ini sudah dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Baca Juga:  Wali Kota Farhan Apresiasi Donor Darah Unpar di Balai Kota

“Benar, kami sudah menerima laporan dan kasus sedang kami tangani sesuai prosedur,” ujar AKP Bagus.

Unisba Tanggapi Tegas, Satgas Kekerasan Kampus Sudah Bertindak

Menanggapi insiden tersebut, pihak Universitas Islam Bandung (Unisba) menyampaikan sikap resmi. Dalam pernyataan tertulis, kampus menyebut telah mengambil sejumlah langkah sesuai dengan aturan yang berlaku.

Berikut poin-poin resmi dari Unisba:

  1. Satgas PPKPT Unisba telah melakukan klarifikasi awal terhadap semua pihak terkait, termasuk korban, pelaku, dan para saksi.
  2. Satgas berkoordinasi dengan penyidik Polsek Bandung Wetan serta menjalin komunikasi dengan keluarga korban dan pelaku.
  3. Kasus ini telah mendapat penanganan lanjutan baik dari aparat penegak hukum maupun internal kampus.
  4. Penanganan dilakukan dengan merujuk pada aturan hukum nasional dan peraturan internal Unisba.
  5. Pihak kampus mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai informasi di media sosial yang bersifat desas-desus dan belum terverifikasi.
  6. Proses penanganan kasus ini sedang berjalan secara objektif, cermat, dan profesional.
Baca Juga:  Penataan Kawasan Alun-alun Cimahi Rampung, Kini Mirip Seperti Jalan Braga

Komitmen Kampus untuk Lingkungan Aman dan Bebas Kekerasan

Unisba menegaskan komitmennya terhadap lingkungan pendidikan yang aman, bebas kekerasan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika. Langkah tegas akan diambil terhadap siapapun yang terbukti melanggar aturan, termasuk melalui mekanisme internal dan hukum yang berlaku.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

asmara Kota Bandung pengeroyokan Unisba
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Menunggu Janji yang Tak Kunjung Datang, Saparudin Bertahan di Rumah Rapuh Bersama 12 Jiwa

Gagal SNBP 2026? SNBT Jadi Peluang Kedua Masuk Kampus Negeri

Mengenal Kapten Zulmi Aditya, Perwira Akmil Asal Cimahi yang Syahid dalam Misi UNIFIL

Pecah Tangis di PN Medan! Amsal Sitepu Divonis Bebas Kasus Korupsi Video Profil Desa Karo

DPRD Jabar Desak Penyelesaian Cepat Kasus Kematian Harimau di Bandung

Pansus XIII Resmi Bergerak, LKPJ Gubernur 2025 Masuk Tahap Krusial

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Viral Part 2! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit Diburu Netizen, Ini Faktanya
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.