Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Tinggal 90 Menit Lagi Menuju Sejarah 3 Kali Juara Beruntun

Rabu, 20 Mei 2026 20:04 WIB

Dikepung Bintang Asing, Beckham Putra Jadi Satu-satunya Jagoan Lokal di Nominasi Pemain Terbaik

Rabu, 20 Mei 2026 19:48 WIB

SPMB 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bandung Ancam Tindak Tegas Sekolah Nakal

Rabu, 20 Mei 2026 19:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Tinggal 90 Menit Lagi Menuju Sejarah 3 Kali Juara Beruntun
  • Dikepung Bintang Asing, Beckham Putra Jadi Satu-satunya Jagoan Lokal di Nominasi Pemain Terbaik
  • SPMB 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bandung Ancam Tindak Tegas Sekolah Nakal
  • Viral 6 Menit Tanpa Sensor! Publik Mulai Bongkar Kejanggalan Video Guru Bahasa Inggris
  • Viral Pasien Asma Diduga Ditolak Masuk IGD, Manajemen RSUD Otista Buka Suara
  • Diduga Hina Bos Persib Umuh Muchtar, Pemilik Akun Facebook Ini Diburu Netizen!
  • Kamar Penuh Jadi Alasan, RSUD Otista Soreang Viral Usai Diduga Telantarkan Pasien Asma Tanpa Pertolongan Pertama
  • Kepung Gedung Sate Besok, Ratusan Kader PMII Jabar Bakal Gelar Evaluasi Total Kinerja Pemprov dan DPRD
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 20 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Misteri Pelarian yang Terputus: ZAAQ Masih Sekolah Sebelum Ditemukan Tewas di Eks Kampung Gajah

By Aga GustianaSabtu, 14 Februari 2026 14:51 WIB3 Mins Read
Ilustrasi korban meninggal dunia. (Foto: Ilustrasi/net)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Duka menyelimuti jagat pendidikan di Kota Bandung. Teka-teki hilangnya seorang siswa kelas VII SMP Negeri 26 Bandung berinisial ZAAQ berakhir memilukan. Setelah dinyatakan hilang selama beberapa hari, remaja tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan bekas objek wisata Kampung Gajah, Desa Cihideung, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (13/2) malam.

Kabar ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena lokasi penemuan korban berada di area yang kini terbengkalai. Pihak sekolah yang terus memantau proses pencarian sejak awal merasa sangat terpukul atas tragedi yang menimpa anak didik mereka.

Meluruskan Simpang Siur Waktu Hilangnya Korban

Kepala Sekolah SMPN 26 Bandung, Titin Supriatin, memberikan klarifikasi terkait kronologi keberangkatan ZAAQ sebelum dinyatakan hilang. Ia meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai waktu hilangnya sang pelajar. Menurut Titin, korban masih mengikuti kegiatan sekolah secara penuh pada hari Senin.

“Karena di pemberitaan yang berseliweran itu kan hilangnya Senin pagi. Pergi dari rumahnya katanya Senin pagi. Senin masih di sekolah full ada,” ungkap Titin saat memberikan keterangan, Sabtu (14/2/2026).

Baca Juga:  Geger Lagu Erika di ITB: Saat Nyanyian Mahasiswa Tambang Berujung Tudingan Normalisasi Pelecehan

Penjelasan ini didasarkan pada data absensi di buku piket sekolah yang menunjukkan bahwa ZAAQ hadir di kelas VII G hingga jam pelajaran usai. Pihak keamanan sekolah dan wali kelas pun mengonfirmasi bahwa korban pulang bersama teman-temannya di waktu yang normal.

“Masih ada. Ya, makanya kita juga dengan Disdik lagi koordinasi. Kita diminta informasi. Karena saya minta ngecek kan ya. Minta ngecek di Buku Piket, ada, jadi Kelas VII G itu masuk semuanya. Termasuk yang bersangkutan, ada,” jelasnya lebih lanjut.

Jejak yang Terputus Sejak Selasa

Misteri mulai menyelimuti ketika memasuki hari Selasa (10/2). Keluarga melaporkan bahwa ZAAQ tidak kunjung kembali ke rumah sejak malam sebelumnya. Titin menyebutkan pihak sekolah baru mendapatkan kabar resmi pada hari Selasa pagi melalui kerabat korban.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

“Jadi hari Selasa itu, bibinya baru ngabarin izin tidak bisa masuk karena belum pulang,” tuturnya.

Pencarian sempat diwarnai dengan kabar bohong (hoax) yang menyebutkan ZAAQ terlihat di wilayah Garut. Namun, setelah dikonfirmasi pihak sekolah ke keluarga, informasi tersebut terbukti tidak benar hingga akhirnya sang siswa ditemukan di wilayah Parongpong dalam kondisi tak bernyawa.

“Hari Selasa malam. Selasa malam, kehilangan anak tersebut. Sampai muncul pemberitaan, sampai dipost di grup gitu ya,” kata Titin mengenang momen awal pelaporan kehilangan tersebut.

Duka Mendalam dan Komitmen Perlindungan Anak

Keluarga besar SMPN 26 Bandung mengaku sangat terpukul. Tragedi ini menjadi luka bagi lingkungan sekolah yang selama ini berupaya keras menciptakan ruang aman bagi para siswa dari segala bentuk tindakan kekerasan atau kriminalitas.

Baca Juga:  Susul Kembarannya, Anak Harimau Benggala Huru Mati di Bandung Zoo

“Kita sudah sampaikan ke pihak keluarga juga, itu bukan hanya duka untuk keluarganya, tapi bagi kami juga, di pihak SMPN 26 ya sangat merasa terpukul,” ucap Titin dengan nada berat.

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban dan kronologi bagaimana ia bisa sampai di eks objek wisata Kampung Gajah masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Sekolah masih menunggu informasi utuh dari kepolisian mengenai siapa sosok yang membawa pergi almarhum.

“Di sekolah kita sangat berupaya untuk melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan… eh tahunya kecolongan, bahwa anak kita ada yang bawa, tapi belum jelas, apakah yang bawa itu orang yang dia kenal, atau tidak dikenal,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung hari ini kriminalitas remaja Penemuan Mayat Kampung Gajah SMPN 26 Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

SPMB 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bandung Ancam Tindak Tegas Sekolah Nakal

Viral Pasien Asma Diduga Ditolak Masuk IGD, Manajemen RSUD Otista Buka Suara

Kamar Penuh Jadi Alasan, RSUD Otista Soreang Viral Usai Diduga Telantarkan Pasien Asma Tanpa Pertolongan Pertama

Kepung Gedung Sate Besok, Ratusan Kader PMII Jabar Bakal Gelar Evaluasi Total Kinerja Pemprov dan DPRD

Cimahi Darurat Sampah? Produksi Capai 250 Ton per Hari

GILA! Kuliah Sejak Tahun 1999 Gak Pernah Berhenti, Pria Ini Pecahkan Rekor Punya 2.000 SKS! Buat Apa Sih?

Terpopuler
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Video Viral Guru Bahasa Inggris dan Murid Kembali Heboh, Link ‘Full 6 Menit’ Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.