Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing

Jumat, 26 Juni 2026 18:22 WIB

Grup H Memanas! Spanyol, Uruguay, Tanjung Verde dan Arab Saudi Berebut Tiket Fase Gugur

Jumat, 26 Juni 2026 17:19 WIB

Adik Cacat Seumur Hidup, Keluarga Korban YTR Tolak Permintaan Maaf Taufik Hidayat!

Jumat, 26 Juni 2026 17:12 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Grup H Memanas! Spanyol, Uruguay, Tanjung Verde dan Arab Saudi Berebut Tiket Fase Gugur
  • Adik Cacat Seumur Hidup, Keluarga Korban YTR Tolak Permintaan Maaf Taufik Hidayat!
  • Kisah Pilu Siswi SD di Sukabumi, Alami Trauma Berat Usai Diperkosa Teman Sebaya
  • Bandara Kertajati Bakal Diambil Alih Kemenhan, Bagaimana Nasib Utang Pemprov Jabar?
  • Dilepas Persib, Alfeandra Dewangga Resmi Berseragam Arema FC
  • Catat Waktunya! Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Muharram 2026 Versi Kemenag dan NU
  • Viral di TikTok! Ini Fakta Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Bikin Warganet Penasaran
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 26 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Adik Cacat Seumur Hidup, Keluarga Korban YTR Tolak Permintaan Maaf Taufik Hidayat!

By Mulki AlbarJumat, 26 Juni 2026 17:12 WIB2 Mins Read
Konferensi pers dipimpin Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan dan dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polda Jawa Barat menggelar konferensi pers terkait perkembangan kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR (29) di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat (26/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, kepolisian memaparkan perkembangan penyidikan, mulai dari motif pelaku, proses penangkapan, hingga kondisi terkini korban.

Konferensi pers dipimpin Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan dan dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) beserta sejumlah instansi terkait.

Kapolda Jabar memastikan penyidik masih terus melengkapi berkas perkara terhadap tersangka Taufik Hidayat (TH). Selain itu, penyidik juga mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

Usai konferensi pers, tersangka TH menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban atas perbuatannya. Namun permintaan maaf itu ditolak tegas oleh pihak keluarga.

Baca Juga:  Pertarungan Pilgub Jabar Bertabur Bintang, Begini Kata Pengamat

Kakak korban, Afif Shandi, menegaskan keluarganya tidak bisa memaafkan tindakan pelaku yang telah membuat adiknya mengalami cacat permanen.

“Tidak ada kata maaf. Adik saya sudah cacat seumur hidup. Kami hanya ingin pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai dengan perbuatannya,” tegas Afif.

Afif bahkan mengaku, apabila diperbolehkan, keluarga ingin pelaku merasakan penderitaan yang sama seperti dialami korban.

Baca Juga:  Heboh! Warga Garut Diintimidasi Keluarga Kades, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Sikap serupa juga disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang hadir dalam konferensi pers tersebut. Menurutnya, tindakan pelaku merupakan perbuatan yang sangat keji sehingga tidak cukup diselesaikan hanya dengan permintaan maaf.

“Tidak ada permintaan maaf bagi orang yang tidak memiliki hati nurani. Harus mendapat hukuman yang paling berat sesuai dengan pasal yang dikenakan,” ujar Dedi.

Dedi berharap putusan pengadilan nantinya benar-benar memberikan rasa keadilan bagi korban sekaligus menjadi efek jera agar kasus serupa tidak kembali terulang.

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat memastikan proses penyidikan masih terus berjalan. Selain melengkapi berkas perkara terhadap tersangka TH, penyidik juga masih melakukan pendalaman untuk memastikan ada atau tidaknya pihak lain yang turut terlibat dalam kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap YTR (29).

Baca Juga:  Iswara Sebut Pencatutan Logo PKS Tak Menguntungkan bagi Dedi-Erwan

“Kami masih melengkapi berkas perkara dan melakukan pendalaman terkait kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Semua akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Kapolda Jabar.

Polda Jabar menegaskan seluruh proses hukum akan dilakukan secara profesional hingga perkara tersebut siap dilimpahkan ke tahap persidangan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Afif Shandi berita bandung hari ini Dedi Mulyadi Kasus YTR Bandung Penganiayaan YTR Polda Jabar Taufik Hidayat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pelecehan Seksual

Kisah Pilu Siswi SD di Sukabumi, Alami Trauma Berat Usai Diperkosa Teman Sebaya

Bandara Kertajati Bakal Diambil Alih Kemenhan, Bagaimana Nasib Utang Pemprov Jabar?

Daftar Lengkap Rotasi Jabatan Kapolres Jajaran Polda Jabar

Fakta Baru Mengejutkan! Korban Penganiayaan Bandung Diduga Dipaksa Ditato oleh Pelaku

Pelecehan Seksual

Dampak Psikis Korban Kekerasan Seksual Anak di Sukabumi Kian Mengkhawatirkan, Kini Alami Halusinasi

Polisi Ungkap Fakta Penangkapan Taufik Hidayat di Kasus Yuvita

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.