Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Jangan Terjebak! Tips Aman Sebelum Mengakses Video Ukhti Mukena Pink Viral

Kamis, 12 Maret 2026 18:09 WIB

Jangan Terlewat! Ini Jadwal Maghrib dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 12 Maret 2026

Kamis, 12 Maret 2026 17:02 WIB

Persib Siap Tempur Lawan Borneo FC, Selisih Poin Jadi Taruhan

Kamis, 12 Maret 2026 16:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Terjebak! Tips Aman Sebelum Mengakses Video Ukhti Mukena Pink Viral
  • Jangan Terlewat! Ini Jadwal Maghrib dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 12 Maret 2026
  • Persib Siap Tempur Lawan Borneo FC, Selisih Poin Jadi Taruhan
  • Borong Medali di NTB, Atlet KORMI Kabupaten Bandung Diguyur Uang Kadeudeuh oleh Kang DS
  • Bidik Peluang MBG, Kang DS Ajak Warga NU Jawa Barat Jadi Juragan Telur
  • Mudik 2026: Strategi ‘Kampung Kaheman’ Nagreg dan Fasilitas Mewah Pospam Kabupaten Bandung
  • Mulai 13 Maret, Jalur Mudik Kabupaten Bandung Bebas Truk Berat
  • Hidupkan Kembali Magrib Mengaji, Bupati Bandung Ajak Warga Jadikan Al-Quran Pedoman Aksi Nyata
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 12 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Fakta Mengejutkan! Korban Pembunuhan Eks Kampung Gajah Ternyata Sering Dibully Pelaku

By SusanaRabu, 18 Februari 2026 11:30 WIB2 Mins Read
pembunuhan
Ilustrasi korban meninggal.Foto ilustrasi: Pixabay
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan kunjungan kepada keluarga korban pembunuhan berencana yang terjadi di eks Kampung Gajah, Cihideung, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Senin sore, 9 Februari 2026.

Korban, remaja laki-laki berinisial ZAAQ (14), ditemukan tewas oleh dua kreator konten saat live TikTok pada Jumat malam, 13 Februari 2026.

Kunjungan ini sekaligus menindaklanjuti instruksi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung, Uum Sumiati, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, untuk memastikan perlindungan terhadap keluarga korban.

Fakta Mengejutkan: Korban Sering Mengalami Bullying

Baca Juga:  BRT Bandung Raya Ditolak PKL, Parkir di Pinggir Jalan Jadi Masalah Utama

Dari hasil pertemuan dengan keluarga korban, terungkap fakta mengejutkan bahwa ZAAQ semasa sekolah di Kabupaten Garut dan bahkan setelah pindah ke SMPN 26 Bandung, sering mengalami perundungan dari pelaku berinisial YA (16).

Keluarga menyatakan bahwa ZAAQ menempuh pendidikan dasar di Leuwigoong, Kabupaten Garut, dan kerap menjadi korban bullying. Karena khawatir akan keselamatan anaknya, keluarga memutuskan untuk memindahkan ZAAQ ke Kota Bandung, dengan harapan lingkungan baru membuatnya lebih aman.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Fokus Integrasi Teknologi Demi Wujudkan Smart City yang Lebih Efisien

Namun sayangnya, pelaku tetap melakukan perundungan hingga berujung pada tindak kekerasan sadis yang mengakhiri nyawa korban di lahan eks Kampung Gajah.

Pemkot Bandung Pastikan Perlindungan Keluarga Korban

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Bandung menegaskan bahwa Pemkot akan melakukan langkah-langkah perlindungan agar tidak terjadi stigmatisasi masyarakat terhadap keluarga korban. Farhan juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan aman bagi seluruh anak di Kota Bandung.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Genjot Perekaman KTP-el Bagi Pemilih Pemula Jelang Pilkada 2024

“Perundungan dalam bentuk apa pun tidak dapat ditoleransi. Ini adalah tanggung jawab bersama orang tua, sekolah, masyarakat, dan pemerintah untuk memastikan anak-anak kita terlindungi,” ujar Farhan.

Pemkot Bandung juga menyampaikan belasungkawa mendalam secara pribadi dan atas nama pemerintah kota kepada keluarga korban, menekankan bahwa setiap anak berhak tumbuh, belajar, dan berkembang dengan aman dan bermartabat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kasus bullying Pembunuhan eks Kampung Gajah Pemkot Bandung perlindungan anak Bandung perundungan di Bandung SMPN 26 Bandung Wali Kota Bandung Muhammad Farhan ZAAQ 14 tahun
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jangan Terlewat! Ini Jadwal Maghrib dan Buka Puasa di Bandung Hari Ini, 12 Maret 2026

Borong Medali di NTB, Atlet KORMI Kabupaten Bandung Diguyur Uang Kadeudeuh oleh Kang DS

Bidik Peluang MBG, Kang DS Ajak Warga NU Jawa Barat Jadi Juragan Telur

Bupati Bandung

Mudik 2026: Strategi ‘Kampung Kaheman’ Nagreg dan Fasilitas Mewah Pospam Kabupaten Bandung

Mulai 13 Maret, Jalur Mudik Kabupaten Bandung Bebas Truk Berat

Bupati Bandung

Hidupkan Kembali Magrib Mengaji, Bupati Bandung Ajak Warga Jadikan Al-Quran Pedoman Aksi Nyata

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral ‘Ukhti Mukena Pink’ Tanpa Sensor, Begini Fakta yang Perlu Kamu Tahu!
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Heboh di Media Sosial, Video Ukhti Mukena Pink Bersensor Putih Bikin Netizen Penasaran
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Viral Link Video Ukhti Mukena Pink No Sensor, Waspada Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.