Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini 20 Oktober 2026 Turun Rp10.000, Cek Daftar Lengkap

Selasa, 20 Oktober 2026 11:05 WIB

Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?

Selasa, 20 Oktober 2026 10:00 WIB

Persib Mengancam di Posisi 5 Besar! Ini Kalkulasi Peluang Maung Bandung Geser Macan Kemayoran

Selasa, 20 Oktober 2026 09:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harga Emas Antam Hari Ini 20 Oktober 2026 Turun Rp10.000, Cek Daftar Lengkap
  • Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?
  • Persib Mengancam di Posisi 5 Besar! Ini Kalkulasi Peluang Maung Bandung Geser Macan Kemayoran
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Ancaman Asap Karhutla Belum Usai, Kasus ISPA Lampaui 300 Ribu Orang: Ini Daerah yang Paling Terdampak
  • Bukan Cuma Dijemur, Ini Metode Paling Ampuh Membasmi Kutu Busuk dan Telurnya Sampai Tuntas
  • Berburu Sarapan di Bandung? Ini 5 Tempat Lontong Kari yang Bisa Dicoba
  • Bantuan Subsidi Upah 2026 Total Rp900 Ribu, Kapan Cair ke Rekening Pekerja?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dihujat di Dalam Negeri, Dipuja Dunia: Rahasia Sri Mulyani Bisa Masuk Lingkaran Utama Bill Gates

By SusanaMinggu, 18 Januari 2026 17:06 WIB4 Mins Read
Sri Mulyani
Mantan Menteri Keungan (Menkeu), Sri Mulyani. Foto: Instagram/@smindrawati
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Sri Mulyani Indrawati kembali menjadi sorotan publik nasional dan global. Mantan Menteri Keuangan RI itu resmi ditunjuk sebagai anggota Dewan Direksi Gates Foundation, yayasan filantropi dunia milik pendiri Microsoft, Bill Gates.

Penunjukan ini terjadi tak lama setelah Sri Mulyani mengakhiri masa jabatannya sebagai Menkeu di era Presiden Prabowo Subianto, sebuah momen yang memicu beragam spekulasi di ruang publik.

Di media sosial, sebagian warganet bahkan mengaitkan langkah global Sri Mulyani dengan narasi elite dunia, mulai dari isu geopolitik hingga tudingan ekstrem seperti “agen CIA”.

Resmi Masuk Dewan Gates Foundation

Gates Foundation mengumumkan Sri Mulyani sebagai bagian dari jajaran dewan direksi yang bertugas mengawasi arah strategis, tata kelola, dan penggunaan dana filantropi global. Yayasan tersebut diketahui memiliki komitmen besar untuk menghabiskan dana abadi mereka dalam 20 tahun ke depan demi dampak sosial maksimal.

Fokus utama Gates Foundation mencakup:

  • Pencegahan kematian ibu dan bayi
  • Pemberantasan penyakit menular mematikan
  • Penguatan sistem kesehatan negara berkembang
  • Pengentasan kemiskinan ekstrem
Baca Juga:  Kursi Menko Polhukam dan Menpora Masih Kosong, PDIP Bakal Masuk Kabinet?

CEO Gates Foundation, Mark Suzman, menilai pengalaman Sri Mulyani di bidang ekonomi global dan kebijakan fiskal akan memperkuat efektivitas yayasan dalam mendorong pertumbuhan inklusif dan tata kelola yang akuntabel.

Pernyataan Sri Mulyani: Kehormatan dan Tanggung Jawab Global

Sri Mulyani menyebut penunjukan ini sebagai kehormatan sekaligus amanah besar. Ia menegaskan bahwa tantangan global saat ini membutuhkan kolaborasi lintas negara dan lintas sektor.

“Pengalaman saya di kebijakan publik dan pembangunan diharapkan bisa membantu menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dunia,” ujar Sri Mulyani dalam pernyataannya.

Di dewan direksi, ia akan duduk sejajar dengan Bill Gates serta tokoh-tokoh filantropi dan kebijakan global lainnya.

Didepak Prabowo, Digandeng Bill Gates?

Momentum pengangkatan Sri Mulyani ini tak lepas dari sorotan publik karena terjadi setelah ia tidak lagi menjabat Menteri Keuangan pada 8 September 2025, dan posisinya digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa di kabinet Presiden Prabowo Subianto.

Peralihan tersebut memunculkan tafsir politik di ruang publik. Sebagian warganet menilai Sri Mulyani “cepat mendapat panggung global” setelah tidak lagi berada di pemerintahan nasional.

Baca Juga:  Kenaikan Gaji PNS 2026: Sinyal Kuat dari Pemerintah, Publik Menanti Keputusan Resmi

Komentar warganet yang dikutip dari akun Instagram @nowdots, Minggu (18/1/2026), menunjukkan polarisasi tajam:

“Untung cepat diganti Pak Prabowo,” tulis akun @dod***
“Bill Gates kan jahat, temannya Epstein,” tulis akun @ran***
“Agen CIA, mantan menteri keuangan,” tulis akun @ari***
“Terbukti anggota elite global,” tulis akun @jef***

Namun, tak sedikit pula yang memberikan dukungan:

“Keren Ibu, selamat. Dedikasi dan pengalamanmu memang mantap,” tulis akun @gan***
“Proud of you, Bu Sri,” tulis akun lainnya.

Rekam Jejak Global Jadi Kunci

Terlepas dari kontroversi, keterpilihan Sri Mulyani dinilai berangkat dari rekam jejak akademik dan profesional kelas dunia. Ia merupakan lulusan Universitas Indonesia dan meraih gelar master serta doktor ekonomi dari University of Illinois Urbana-Champaign.

Karier internasionalnya menguat saat menjabat Managing Director Bank Dunia (2010–2016), menjadikannya orang Indonesia pertama yang menduduki posisi strategis tersebut.

Di dalam negeri, Sri Mulyani tercatat empat kali menjabat Menteri Keuangan di era Presiden SBY, Jokowi, hingga Prabowo. Ia dikenal dengan kebijakan fiskal ketat, reformasi belanja negara, serta peran penting menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Baca Juga:  Menkeu Ungkap Defisit APBN Capai Rp31,2 Triliun per Februari 2025

Dari Oxford ke Gates Foundation

Setelah tak lagi menjadi Menkeu, Sri Mulyani melanjutkan kiprah akademiknya sebagai pengajar di Blavatnik School of Government, Universitas Oxford, melalui program World Leaders Fellowship mulai 2026.

Kini, bergabungnya Sri Mulyani ke Gates Foundation menandai bab baru dalam karier globalnya, dari pengambil kebijakan nasional, ekonom dunia, hingga pengarah filantropi internasional.

Di Antara Prestasi dan Kontroversi

Masuknya Sri Mulyani ke jajaran elite filantropi dunia menunjukkan pengakuan global atas kapasitasnya. Namun, di dalam negeri, langkah tersebut juga memantik perdebatan ideologis dan kecurigaan publik terhadap jejaring kekuasaan global.

Apakah ini murni prestasi personal seorang ekonom dunia, atau bagian dari dinamika elite global yang kerap dicurigai publik?

Yang pasti, Sri Mulyani kini kembali berada di panggung dunia, kali ini bukan sebagai pejabat negara, melainkan sebagai pengarah kebijakan filantropi global bersama Bill Gates.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Sri Mulyani
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?

Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga

Ancaman Asap Karhutla Belum Usai, Kasus ISPA Lampaui 300 Ribu Orang: Ini Daerah yang Paling Terdampak

Bantuan Subsidi Upah 2026 Total Rp900 Ribu, Kapan Cair ke Rekening Pekerja?

Eropa Membara! Berawal dari Aksi Pelajar Prancis, Gelombang Unjuk Rasa Meluas Hingga Bentrokan di 6 Negara

Demo Jakarta

Jelang Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Disdik Jabar Tebar Ancaman Sanksi Bagi Pelajar yang Nekat Ikut Aksi

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.