Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mengenal Pembagian Desil 1 sampai 10: Syarat Penerima PKH, Sembako, hingga PBI JKN Terbaru

Senin, 24 Agustus 2026 12:16 WIB

Gempuran Bantuan Udara: Enam Pesawat TNI AU Diterbangkan Tembus Wilayah Bencana NTT dan Kalimantan

Senin, 24 Agustus 2026 11:12 WIB

Ramon Tanque Tak Takut Lawan Manila Digger, Tapi Ada Satu Hal yang Bikin Penyerang Persib Kecewa

Senin, 24 Agustus 2026 10:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mengenal Pembagian Desil 1 sampai 10: Syarat Penerima PKH, Sembako, hingga PBI JKN Terbaru
  • Gempuran Bantuan Udara: Enam Pesawat TNI AU Diterbangkan Tembus Wilayah Bencana NTT dan Kalimantan
  • Ramon Tanque Tak Takut Lawan Manila Digger, Tapi Ada Satu Hal yang Bikin Penyerang Persib Kecewa
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Aturan Tak Melarang Tapi Calon Kadet Dipaksa Lepas Hijab? Teka-Teki Polemik Seragam di Unhan
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Banjir Item Gratis! Deretan Kode Redeem Free Fire Terbaru Hari Ini 24 Agustus 2026
  • Harga Emas Antam Hari Ini 24 Agustus 2026 Stabil, 1 Gram Tembus Rp2,78 Juta di Pegadaian
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 24 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dihujat di Dalam Negeri, Dipuja Dunia: Rahasia Sri Mulyani Bisa Masuk Lingkaran Utama Bill Gates

By SusanaMinggu, 18 Januari 2026 17:06 WIB4 Mins Read
Sri Mulyani
Mantan Menteri Keungan (Menkeu), Sri Mulyani. Foto: Instagram/@smindrawati
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Sri Mulyani Indrawati kembali menjadi sorotan publik nasional dan global. Mantan Menteri Keuangan RI itu resmi ditunjuk sebagai anggota Dewan Direksi Gates Foundation, yayasan filantropi dunia milik pendiri Microsoft, Bill Gates.

Penunjukan ini terjadi tak lama setelah Sri Mulyani mengakhiri masa jabatannya sebagai Menkeu di era Presiden Prabowo Subianto, sebuah momen yang memicu beragam spekulasi di ruang publik.

Di media sosial, sebagian warganet bahkan mengaitkan langkah global Sri Mulyani dengan narasi elite dunia, mulai dari isu geopolitik hingga tudingan ekstrem seperti “agen CIA”.

Resmi Masuk Dewan Gates Foundation

Gates Foundation mengumumkan Sri Mulyani sebagai bagian dari jajaran dewan direksi yang bertugas mengawasi arah strategis, tata kelola, dan penggunaan dana filantropi global. Yayasan tersebut diketahui memiliki komitmen besar untuk menghabiskan dana abadi mereka dalam 20 tahun ke depan demi dampak sosial maksimal.

Fokus utama Gates Foundation mencakup:

  • Pencegahan kematian ibu dan bayi
  • Pemberantasan penyakit menular mematikan
  • Penguatan sistem kesehatan negara berkembang
  • Pengentasan kemiskinan ekstrem
Baca Juga:  Berapa Uang Pensiun Sri Mulyani Setelah Masa Jabatan Menkeu Berakhir?

CEO Gates Foundation, Mark Suzman, menilai pengalaman Sri Mulyani di bidang ekonomi global dan kebijakan fiskal akan memperkuat efektivitas yayasan dalam mendorong pertumbuhan inklusif dan tata kelola yang akuntabel.

Pernyataan Sri Mulyani: Kehormatan dan Tanggung Jawab Global

Sri Mulyani menyebut penunjukan ini sebagai kehormatan sekaligus amanah besar. Ia menegaskan bahwa tantangan global saat ini membutuhkan kolaborasi lintas negara dan lintas sektor.

“Pengalaman saya di kebijakan publik dan pembangunan diharapkan bisa membantu menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dunia,” ujar Sri Mulyani dalam pernyataannya.

Di dewan direksi, ia akan duduk sejajar dengan Bill Gates serta tokoh-tokoh filantropi dan kebijakan global lainnya.

Didepak Prabowo, Digandeng Bill Gates?

Momentum pengangkatan Sri Mulyani ini tak lepas dari sorotan publik karena terjadi setelah ia tidak lagi menjabat Menteri Keuangan pada 8 September 2025, dan posisinya digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa di kabinet Presiden Prabowo Subianto.

Peralihan tersebut memunculkan tafsir politik di ruang publik. Sebagian warganet menilai Sri Mulyani “cepat mendapat panggung global” setelah tidak lagi berada di pemerintahan nasional.

Baca Juga:  Detik-Detik Mengejutkan, Aktivitas Terakhir Sri Mulyani sebelum Dicopot Prabowo

Komentar warganet yang dikutip dari akun Instagram @nowdots, Minggu (18/1/2026), menunjukkan polarisasi tajam:

“Untung cepat diganti Pak Prabowo,” tulis akun @dod***
“Bill Gates kan jahat, temannya Epstein,” tulis akun @ran***
“Agen CIA, mantan menteri keuangan,” tulis akun @ari***
“Terbukti anggota elite global,” tulis akun @jef***

Namun, tak sedikit pula yang memberikan dukungan:

“Keren Ibu, selamat. Dedikasi dan pengalamanmu memang mantap,” tulis akun @gan***
“Proud of you, Bu Sri,” tulis akun lainnya.

Rekam Jejak Global Jadi Kunci

Terlepas dari kontroversi, keterpilihan Sri Mulyani dinilai berangkat dari rekam jejak akademik dan profesional kelas dunia. Ia merupakan lulusan Universitas Indonesia dan meraih gelar master serta doktor ekonomi dari University of Illinois Urbana-Champaign.

Karier internasionalnya menguat saat menjabat Managing Director Bank Dunia (2010–2016), menjadikannya orang Indonesia pertama yang menduduki posisi strategis tersebut.

Di dalam negeri, Sri Mulyani tercatat empat kali menjabat Menteri Keuangan di era Presiden SBY, Jokowi, hingga Prabowo. Ia dikenal dengan kebijakan fiskal ketat, reformasi belanja negara, serta peran penting menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Baca Juga:  Suasana Haru di Kemenkeu! Sri Mulyani Menangis saat Digantikan Menkeu Baru

Dari Oxford ke Gates Foundation

Setelah tak lagi menjadi Menkeu, Sri Mulyani melanjutkan kiprah akademiknya sebagai pengajar di Blavatnik School of Government, Universitas Oxford, melalui program World Leaders Fellowship mulai 2026.

Kini, bergabungnya Sri Mulyani ke Gates Foundation menandai bab baru dalam karier globalnya, dari pengambil kebijakan nasional, ekonom dunia, hingga pengarah filantropi internasional.

Di Antara Prestasi dan Kontroversi

Masuknya Sri Mulyani ke jajaran elite filantropi dunia menunjukkan pengakuan global atas kapasitasnya. Namun, di dalam negeri, langkah tersebut juga memantik perdebatan ideologis dan kecurigaan publik terhadap jejaring kekuasaan global.

Apakah ini murni prestasi personal seorang ekonom dunia, atau bagian dari dinamika elite global yang kerap dicurigai publik?

Yang pasti, Sri Mulyani kini kembali berada di panggung dunia, kali ini bukan sebagai pejabat negara, melainkan sebagai pengarah kebijakan filantropi global bersama Bill Gates.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Sri Mulyani
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gempuran Bantuan Udara: Enam Pesawat TNI AU Diterbangkan Tembus Wilayah Bencana NTT dan Kalimantan

Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung

Aturan Tak Melarang Tapi Calon Kadet Dipaksa Lepas Hijab? Teka-Teki Polemik Seragam di Unhan

Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung

Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

BPNT Agustus 2026 Cair Rp600 Ribu? Cek Jadwal dan Status Penerima Pakai NIK KTP

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.