bukamata.id – Persib Bandung semakin dekat dengan peluang meraih gelar juara Super League Indonesia musim 2025/2026. Dengan performa konsisten hingga pekan ke-26, Maung Bandung kini berada di jalur kuat untuk mengamankan gelar lebih cepat.
Persib Kokoh di Puncak Klasemen
Hingga saat ini, Persib Bandung masih memimpin klasemen dengan koleksi 61 poin dari 26 pertandingan. Tim asuhan Bojan Hodak unggul empat poin dari Borneo FC yang berada di posisi kedua.
Sementara itu, pesaing klasik seperti Persija Jakarta sudah tertinggal sembilan poin, membuat persaingan menuju gelar juara semakin mengerucut.
Skenario Persib Juara Lebih Cepat
Secara matematis, Persib Bandung masih memiliki peluang besar untuk mengunci gelar lebih awal. Namun, skenario tersebut bergantung pada hasil pertandingan tim pesaing, terutama Borneo FC.
Jika Persib mampu menyapu bersih kemenangan hingga pekan ke-33, maka total poin maksimal bisa mencapai 82 angka. Di sisi lain, Borneo FC hanya bisa mengoleksi 81 poin jika gagal menjaga konsistensi.
Dengan kondisi tersebut, peluang Persib mengunci gelar lebih cepat terbuka lebar, terutama jika rival langsung terpeleset di sisa pertandingan.
Laga Penentu Bisa Terjadi di Makassar
Salah satu laga yang berpotensi menjadi penentu adalah saat Persib Bandung bertandang ke markas PSM Makassar pada 17 Mei 2026. Kemenangan di laga tersebut bisa menjadi langkah penting menuju kepastian gelar juara.
Namun demikian, hasil dari Borneo FC juga akan sangat menentukan apakah Persib bisa langsung memastikan trofi atau harus menunggu hingga akhir musim.
Persaingan Masih Terbuka
Meski berada di posisi teratas, persaingan gelar juara Super League 2025/2026 masih belum sepenuhnya aman. Setidaknya delapan tim teratas secara matematis masih memiliki peluang.
Artinya, Persib Bandung tidak boleh lengah dan harus terus menjaga konsistensi kemenangan di setiap pertandingan.
Fokus Menuju Hattrick Gelar
Dengan performa yang stabil sepanjang musim, Persib Bandung kini berada di jalur menuju hattrick gelar juara. Namun, kerja keras dan konsistensi tetap menjadi kunci utama untuk memastikan trofi kembali ke Bandung.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









