Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia

Sabtu, 19 September 2026 07:23 WIB

Liburan Tanpa Ribet! 10 Destinasi Wisata Sukabumi Ini Bisa Dijangkau Cuma Naik Kereta Api

Sabtu, 19 September 2026 06:00 WIB

Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban

Sabtu, 19 September 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia
  • Liburan Tanpa Ribet! 10 Destinasi Wisata Sukabumi Ini Bisa Dijangkau Cuma Naik Kereta Api
  • Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban
  • Persib vs Persijap Jepara, Bobotoh Bisa Nobar di 5 Lokasi Ini
  • Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula
  • Cristiano Ronaldo Kembali Masuk Skuad Timnas Portugal untuk UEFA Nations League
  • Rekomendasi 10 Anime Pendek Terbaik yang Bisa Ditamatkan dalam Sehari, Cocok Buat Maraton Weekend!
  • Resmi Dirilis! Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 Tanpa Jay Idzes
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ngeri! Korea Utara Pamer Bom Kluster yang Bisa Hancurkan 70 Lapangan Bola

By Aga GustianaKamis, 9 April 2026 12:24 WIB2 Mins Read
Bendera Korea Utara. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketegangan di Semenanjung Korea kembali memuncak setelah Korea Utara secara maraton melakukan uji coba berbagai alutsista mematikan selama tiga hari berturut-turut pada pekan ini. Dalam rangkaian manuver tersebut, Pyongyang memamerkan kecanggihan rudal balistik hingga daya hancur bom tandan (kluster) yang kontroversial.

Berdasarkan laporan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) yang dikutip via AFP pada Kamis (9/4/2026), militer Korea Utara tidak hanya fokus pada rudal jarak jauh, tetapi juga mematangkan sistem pertahanan udara berbasis mobile.

“Uji coba berlangsung pada hari Senin, Selasa, dan Rabu, sebagai bagian dari upaya rutin untuk mengembangkan dan meningkatkan sistem senjata,” lapor KCNA.

Daya Hancur Hwasongpho-11 Ka: Satu Rudal, Satu Hektare

Salah satu poin paling krusial dalam uji coba kali ini adalah penggunaan hulu ledak amunisi kluster pada rudal permukaan-ke-permukaan taktis, Hwasongpho-11 Ka. Senjata ini dirancang untuk menyebarkan submunisi dalam skala luas yang mampu melumpuhkan area target sangat masif.

Hasil latihan mengonfirmasi bahwa teknologi tersebut sanggup meratakan target yang mencakup luas wilayah antara 6,5 hingga 7 hektare. Penggunaan bom kluster sendiri sering menjadi sorotan dunia internasional karena residu peledaknya yang kerap membahayakan warga sipil dalam jangka panjang.

Senjata Elektromagnetik dan Aset Strategis Baru

Tak hanya pamer kekuatan ledak, rezim Kim Jong Un juga menguji coba perangkat perang asimetris. Korea Utara dilaporkan sukses melakukan tes pada sistem senjata elektromagnetik serta penyebar bom tiruan berbahan serat karbon.

Pihak Pyongyang mengategorikan kedua inovasi ini sebagai “aset khusus yang bersifat strategis”. Menariknya, dalam laporan tersebut disebutkan adanya penggunaan “bahan berbiaya rendah” yang bertujuan untuk menguji batas ketahanan atau “beban kerja maksimum mesin”.

Respons Militer Seoul

Intelijen militer Korea Selatan terus memantau pergerakan tetangganya tersebut. Seoul mencatat adanya beberapa gelombang peluncuran rudal balistik jarak pendek sepanjang hari Rabu, termasuk proyektil misterius yang ditembakkan sehari sebelumnya.

Menurut pemantauan militer Korea Selatan, rudal jarak pendek pada gelombang kedua mampu melesat hingga jarak lebih dari 700 kilometer sebelum jatuh ke perairan. Sebelumnya, serangkaian rudal juga dilesatkan menuju Laut Timur (Laut Jepang) dengan jangkauan sekitar 240 kilometer.

Meski rangkaian uji coba ini tergolong masif, pemimpin tertinggi Kim Jong Un dilaporkan tidak tampak di lokasi. Hingga saat ini, media pemerintah Korea Utara juga masih menyimpan rapat dokumentasi visual atau foto resmi dari peluncuran tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia

Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban

Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula

Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar

lampu lalu lintas

Marak Pencurian Kabel Traffic Light di Bandung, Polisi Diminta Segera Bertindak

Masuk Bursa Survei Nasional, Purbaya Yudhi Sadewa Punya Peluang di Pilgub Jabar 2029?

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.