bukamata.id – Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Jawa Barat terus didorong melalui kebijakan beasiswa dan penguatan fasilitas layanan kesehatan. Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasbullaah Rahmat, menyebut sektor kesehatan menjadi salah satu fokus strategis pemerintah daerah dalam perencanaan anggaran 2026.
Ia mengungkapkan bahwa pemerintah provinsi menyiapkan program beasiswa pendidikan tinggi, termasuk untuk bidang kedokteran.
“Tahun 2026 juga ada beasiswa kuliah, termasuk khusus kedokteran,” ujarnya, Rabu (24/2/2026).
Menurut Hasbullaah, kebijakan ini bertujuan menjawab kebutuhan tenaga medis spesialis di berbagai daerah di Jawa Barat. Selama ini, masih banyak pasien yang harus dirujuk ke luar daerah karena keterbatasan dokter spesialis.
“Tujuannya agar Jawa Barat memiliki dokter spesialis dan tidak perlu merujuk pasien ke daerah lain,” katanya.
Selain peningkatan SDM, pemerintah juga memperkuat fasilitas rumah sakit daerah. Salah satu langkah yang ditempuh adalah optimalisasi sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sehingga pengelolaan rumah sakit menjadi lebih fleksibel dan profesional.
“Pemerintah juga meningkatkan fasilitas rumah sakit melalui sistem BLUD agar layanan lebih baik,” tambahnya.
Ia berharap kombinasi antara peningkatan kualitas tenaga medis dan perbaikan fasilitas kesehatan dapat memperkuat kemandirian layanan kesehatan di Jawa Barat, sekaligus memberikan pelayanan yang lebih cepat, merata, dan berkualitas bagi masyarakat.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











