Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan

Sabtu, 10 Oktober 2026 21:02 WIB

Jadwal Persib vs Dewa United: Kebugaran Thom Haye dkk Jadi Taruhan!

Sabtu, 10 Oktober 2026 20:56 WIB
Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Sabtu, 10 Oktober 2026 20:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Aksi Mbappe ke Kelab Malam saat Cedera Bikin Fans Madrid Geram, Respon Menohok Mourinho Jadi Sorotan
  • Jadwal Persib vs Dewa United: Kebugaran Thom Haye dkk Jadi Taruhan!
  • Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas
  • Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian
  • Bukan Ratu Biasa! Inilah Sosok Suthida, Permaisuri Thailand Pemegang Kendali Jet Tempur
  • Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit
  • Ini 5 Kabuptaen di Jawa Barat yang Masuk Zona Merah Tsunami Megathrust
  • The Next Maarten Paes? Aksi Latihan Kiper Cilik Paling Unik dan Keren Se-Indonesia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 10 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DPRD Jabar Siapkan Maraton Pembahasan P2APBD 2025: Transparansi Jadi Prioritas Utama

By Aga GustianaSelasa, 7 Juli 2026 16:07 WIB3 Mins Read
Rapat Paripurna DPRD Jabar. (Foto: Humas DPRD Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Langkah krusial dalam tata kelola keuangan Jawa Barat terus bergulir. DPRD Provinsi Jawa Barat kini memasuki tahap krusial setelah digelarnya rapat paripurna yang mengagendakan jawaban Gubernur atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Rapat yang berlangsung pada Selasa (7/7/2026) ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa. Agenda ini menjadi jembatan bagi Pemerintah Provinsi untuk merespons berbagai catatan, kritik, serta rekomendasi yang sebelumnya dilayangkan oleh fraksi-fraksi di dewan pada 2 Juli 2026.

Fokus pada Fungsi Pengawasan

Buky Wibawa menekankan bahwa proses ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata fungsi pengawasan legislatif terhadap penggunaan anggaran daerah. Fokus utama DPRD adalah memastikan setiap rupiah yang keluar dari kas negara dapat dipertanggungjawabkan dengan prinsip akuntabilitas dan efektivitas.

“Untuk tahapan selanjutnya, setelah jawaban gubernur atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda P2APBD Provinsi Jawa Barat TA 2025 ini adalah pembahasan oleh Badan Anggaran yang akan dimulai pada 8 sampai 10 Juli 2026,” jelas Buky.

Baca Juga:  DPRD Jabar Desak Pemprov Tuntaskan Rekomendasi BPK Usai Raih WTP ke-15

Dirinya pun optimis seluruh pembahasan teknis di Badan Anggaran dapat tuntas sesuai timeline. Hasil akhir dari pembahasan tersebut nantinya akan diparipurnakan kembali pada 14 Juli 2026 mendatang.

Respons Pemprov Jabar Terhadap Tantangan Anggaran

Mewakili Pemerintah Provinsi, Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan menyampaikan apresiasi atas atensi kritis dari para anggota dewan. Pemprov Jabar mengakui adanya dinamika dalam realisasi anggaran tahun 2025.

Baca Juga:  Gaya Kepemimpinan One Man Show, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Dikritik

Salah satu isu utama yang disoroti adalah penurunan pendapatan daerah yang dipicu oleh berbagai faktor eksternal. “Penurunan realisasi pendapatan pada 2025 dipengaruhi oleh perlambatan ekonomi, penurunan sektor otomotif, perubahan kebijakan pemerintah pusat, dan implementasi kebijakan opsen PKB atau Pajak Kendaraan Bermotor,” ungkap Erwan.

Sebagai solusi, Pemprov berkomitmen tancap gas dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi layanan pajak dan inovasi tanpa membebani masyarakat.

Menjawab Isu Serapan Anggaran dan Belanja Modal

Menanggapi rendahnya serapan pada sektor jalan dan transportasi, Erwan menjelaskan bahwa hal itu merupakan konsekuensi dari upaya menjaga kualitas pekerjaan dan efisiensi kontrak. Pemerintah menegaskan bahwa indikator suksesnya APBD tidak melulu soal kecepatan penyerapan.

Baca Juga:  Serba Putih, Dedi-Erwan Resmi Daftar Cagub-Cawagub ke KPU Jabar

“Keberhasilan APBD tidak hanya diukur dari tingginya penyerapan anggaran, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat melalui penurunan kemiskinan, pengangguran, stunting, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” tegas Erwan.

Terkait kebijakan tunda bayar pada proyek strategis, Pemprov Jabar menyebut itu sebagai langkah taktis untuk menjaga stabilitas kas daerah dan mengantisipasi risiko defisit. Kedepannya, Pemprov berjanji untuk terus memperbaiki sistem pengadaan barang dan jasa serta memperketat perencanaan program agar ke depannya penyerapan anggaran dapat berjalan lebih optimal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

APBD Jabar Buky Wibawa DPRD Jawa Barat Erwan Setiawan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi tsunami

Efisiensi APBD Ancam Keselamatan Pesisir Jabar: Anggaran Mitigasi Tsunami Sangat Terbatas

Dua Anak Punk Hilang Misterius di Irigasi Johar Karawang Usai Terlibat Perkelahian

Soroti Jasa Medis Cuma Rp20 Ribu, Anggota DPRD Jabar Sentil Pemprov Soal MoU 65 Rumah Sakit

Ilustrasi tsunami

Ini 5 Kabuptaen di Jawa Barat yang Masuk Zona Merah Tsunami Megathrust

Tembus 33 Ribu Tanda Tangan, Petisi Online Tolak Penutupan Jalan Diponegoro Bandung Makin Masif

Wacana Sistem Tidak Naik Kelas Diberlakukan 2027, Guru dan Siswa Diimbau Siapkan Strategi Baru

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.