Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis Terupdate 8 Juli 2026

Rabu, 8 Juli 2026 02:00 WIB

Buruan Klaim! Kode Redeem FF Terbaru 8 Juli 2026: Hadiah Eksklusif Menanti

Rabu, 8 Juli 2026 01:00 WIB

Update Bagan 8 Besar Piala Dunia 2026: Daftar Tim dan Jadwal Perempat Final

Selasa, 7 Juli 2026 21:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis Terupdate 8 Juli 2026
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF Terbaru 8 Juli 2026: Hadiah Eksklusif Menanti
  • Update Bagan 8 Besar Piala Dunia 2026: Daftar Tim dan Jadwal Perempat Final
  • Jangan Belanja di Mal Dulu! Ini 3 Toko ATK Murah di Bandung yang Jadi Buruan Jelang Masuk Sekolah
  • Persib Kehilangan 11 Pemain Sekaligus! Igor Tolic Ubah Strategi Jelang Musim 2026/2027
  • Prediksi Argentina vs Mesir: Pertarungan Sengit Menuju Perempat Final Piala Dunia 2026
  • Gemilang di Piala Dunia 2026, Kiper Veteran Cape Verde Vozinha Jadi Rebutan Klub Brasil
  • Messi vs Salah Pecah Malam Ini! Argentina dan Mesir Berebut Tiket Perempat Final Piala Dunia 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 8 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

DPRD Jabar Siapkan Maraton Pembahasan P2APBD 2025: Transparansi Jadi Prioritas Utama

By Aga GustianaSelasa, 7 Juli 2026 16:07 WIB3 Mins Read
Rapat Paripurna DPRD Jabar. (Foto: Humas DPRD Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Langkah krusial dalam tata kelola keuangan Jawa Barat terus bergulir. DPRD Provinsi Jawa Barat kini memasuki tahap krusial setelah digelarnya rapat paripurna yang mengagendakan jawaban Gubernur atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Rapat yang berlangsung pada Selasa (7/7/2026) ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa. Agenda ini menjadi jembatan bagi Pemerintah Provinsi untuk merespons berbagai catatan, kritik, serta rekomendasi yang sebelumnya dilayangkan oleh fraksi-fraksi di dewan pada 2 Juli 2026.

Fokus pada Fungsi Pengawasan

Buky Wibawa menekankan bahwa proses ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata fungsi pengawasan legislatif terhadap penggunaan anggaran daerah. Fokus utama DPRD adalah memastikan setiap rupiah yang keluar dari kas negara dapat dipertanggungjawabkan dengan prinsip akuntabilitas dan efektivitas.

“Untuk tahapan selanjutnya, setelah jawaban gubernur atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda P2APBD Provinsi Jawa Barat TA 2025 ini adalah pembahasan oleh Badan Anggaran yang akan dimulai pada 8 sampai 10 Juli 2026,” jelas Buky.

Baca Juga:  5.000 Porsi Batagor untuk Bobotoh, Cara Unik Rayakan Kemenangan Persib

Dirinya pun optimis seluruh pembahasan teknis di Badan Anggaran dapat tuntas sesuai timeline. Hasil akhir dari pembahasan tersebut nantinya akan diparipurnakan kembali pada 14 Juli 2026 mendatang.

Respons Pemprov Jabar Terhadap Tantangan Anggaran

Mewakili Pemerintah Provinsi, Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan menyampaikan apresiasi atas atensi kritis dari para anggota dewan. Pemprov Jabar mengakui adanya dinamika dalam realisasi anggaran tahun 2025.

Baca Juga:  Tak Harmonis dengan Wagub Erwan, Siapa Herman Suryatman? Simak Profil Lengkap Sekda Jabar

Salah satu isu utama yang disoroti adalah penurunan pendapatan daerah yang dipicu oleh berbagai faktor eksternal. “Penurunan realisasi pendapatan pada 2025 dipengaruhi oleh perlambatan ekonomi, penurunan sektor otomotif, perubahan kebijakan pemerintah pusat, dan implementasi kebijakan opsen PKB atau Pajak Kendaraan Bermotor,” ungkap Erwan.

Sebagai solusi, Pemprov berkomitmen tancap gas dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi layanan pajak dan inovasi tanpa membebani masyarakat.

Menjawab Isu Serapan Anggaran dan Belanja Modal

Menanggapi rendahnya serapan pada sektor jalan dan transportasi, Erwan menjelaskan bahwa hal itu merupakan konsekuensi dari upaya menjaga kualitas pekerjaan dan efisiensi kontrak. Pemerintah menegaskan bahwa indikator suksesnya APBD tidak melulu soal kecepatan penyerapan.

Baca Juga:  Demo Bandung Ricuh! Sekda Jabar Janjikan Aspirasi Disampaikan ke Jakarta

“Keberhasilan APBD tidak hanya diukur dari tingginya penyerapan anggaran, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat melalui penurunan kemiskinan, pengangguran, stunting, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” tegas Erwan.

Terkait kebijakan tunda bayar pada proyek strategis, Pemprov Jabar menyebut itu sebagai langkah taktis untuk menjaga stabilitas kas daerah dan mengantisipasi risiko defisit. Kedepannya, Pemprov berjanji untuk terus memperbaiki sistem pengadaan barang dan jasa serta memperketat perencanaan program agar ke depannya penyerapan anggaran dapat berjalan lebih optimal.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

APBD Jabar Buky Wibawa DPRD Jawa Barat Erwan Setiawan keuangan daerah P2APBD 2025
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Mantan Istri Singgung ‘Santet dan Perempuan Agresif’, Sindir Bupati Gowa dan Basri Kajang?

Manipulasi Absensi Pakai Fake GPS, Ratusan ASN Pemkab Cirebon Terancam Sanksi Disiplin

Dinamika Pimpinan Kota Bandung Disorot, Erwan Setiawan: Jangan Korbankan Rakyat Demi Ego!

Punya Harta Rp138 Miliar Tapi Desa Dibangun Swadaya, Bupati Kebumen Kena Cibir Netizen

Lirik Lagu Dinilai Rendahkan Perempuan, Bupati Purwakarta Disentil Menteri PPPA

Nadira Azzahra Kembali ke Keluarga Usai Hilang Sepekan, Kondisi Psikis Jadi Perhatian

Terpopuler
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    Bansos Juli 2026 Cair! PKH, BPNT, PIP hingga Beras 20 Kg Masuk Tahap 3
  • Bansos
    Ada yang Cair Rp600 Ribu Sekaligus, Ini Daftar 5 Bansos Pemerintah yang Cair Juli 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.