Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Messi Cs Terancam Tumbang! Mesir Siapkan Senjata Rahasia dari Kelemahan Argentina di Piala Dunia 2026

Selasa, 7 Juli 2026 15:15 WIB

Punya Harta Rp138 Miliar Tapi Desa Dibangun Swadaya, Bupati Kebumen Kena Cibir Netizen

Selasa, 7 Juli 2026 15:00 WIB

Lirik Lagu Dinilai Rendahkan Perempuan, Bupati Purwakarta Disentil Menteri PPPA

Selasa, 7 Juli 2026 14:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Messi Cs Terancam Tumbang! Mesir Siapkan Senjata Rahasia dari Kelemahan Argentina di Piala Dunia 2026
  • Punya Harta Rp138 Miliar Tapi Desa Dibangun Swadaya, Bupati Kebumen Kena Cibir Netizen
  • Lirik Lagu Dinilai Rendahkan Perempuan, Bupati Purwakarta Disentil Menteri PPPA
  • 4 Photobooth Vintage di Bandung yang Lagi Diburu Gen Z, Spot Foto Estetik dengan Nuansa Retro Kekinian
  • Kylian Mbappe Balas Keras Senator Paraguay, FFF Siapkan Langkah Hukum Atas Dugaan Rasisme
  • Pulang ke Tanah Air, Pratama Arhan Beberkan Alasan Pilih Persija Jakarta
  • Jelang Piala Presiden 2026, Persib Mulai Bergerak! Nazriel Bicara Persiapan dan Ancaman Cedera
  • Jordi Onsu Terancam Dipolisikan Ruben Jika Nekat Ungkap Aib Keluarga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 7 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lirik Lagu Dinilai Rendahkan Perempuan, Bupati Purwakarta Disentil Menteri PPPA

By Aga GustianaSelasa, 7 Juli 2026 14:31 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Karya seni seorang pejabat publik kembali memicu kegaduhan. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, secara terbuka melayangkan kritik tajam terhadap Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menyusul peluncuran lagu berjudul “Lalaki Langit, Lalanang Bejat” yang dinilai mengandung muatan bias gender dan merendahkan martabat perempuan.

Dalam pernyataannya, Menteri Arifah menekankan bahwa setiap produk kreatif yang dilempar ke ruang publik seharusnya memiliki tanggung jawab moral untuk tidak melanggengkan diskriminasi.

“Setiap karya yang dipublikasikan kepada masyarakat, termasuk lagu, perlu mengedepankan penghormatan terhadap martabat perempuan, tidak memperkuat stereotip gender, serta tidak memuat narasi yang berpotensi melanggengkan diskriminasi berbasis gender,” tegas Arifah seperti dilansir ANTARA, Senin (6/7/2026).

Sorotan pada Pengalaman Biologis Perempuan

Poin utama yang dikritik oleh pihak Kementerian PPPA adalah cara lirik lagu tersebut menyinggung aspek biologis perempuan, mulai dari siklus menstruasi hingga isu kehamilan. Narasi yang menjadikan pengalaman kodrati perempuan sebagai objek candaan dinilai sangat tidak etis.

Baca Juga:  Kerugian Fantastis Rp35 Miliar, Abang Ijo Siap 'Perkarakan' Pejabat Tinggi Purwakarta Berinisial S

“Pengalaman biologis perempuan, seperti menstruasi, kehamilan, maupun keguguran, merupakan bagian dari kehidupan yang harus dipahami dengan empati dan penghormatan. Narasi yang menjadikan pengalaman tersebut sebagai bahan candaan atau penggambaran yang merendahkan berpotensi memperkuat stereotip gender yang menghambat terwujudnya kesetaraan perempuan dan laki-laki,” tambah Arifah Fauzi.

Kontroversi Lirik Om Zein

Lagu yang dipopulerkan oleh Bupati yang akrab disapa Om Zein ini menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk Lembaga Jabar Bantuan Hukum (JBH) yang melayangkan somasi. Publik menyoroti beberapa bait lirik yang dianggap vulgar dan menghina kesehatan reproduksi perempuan, di antaranya yang mengaitkan remaja SMP dengan isu keguguran serta sindiran mengenai bentuk tubuh dan penggunaan alat kontrasepsi darurat.

Baca Juga:  Disomasi Lembaga Hukum Jabar, Bupati Purwakarta Minta Netizen Baca Syair Lagunya Secara Utuh

Meski menjunjung tinggi kebebasan berekspresi, Menteri PPPA mengingatkan bahwa demokrasi harus dibarengi dengan tanggung jawab sosial.

“Kementerian PPPA menghormati kebebasan berekspresi dan berkesenian sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. Namun kebebasan tersebut juga perlu disertai tanggung jawab sosial dengan mempertimbangkan dampak pesan yang disampaikan kepada masyarakat, khususnya terhadap kelompok yang masih menghadapi berbagai bentuk ketidaksetaraan dan diskriminasi,” jelasnya.

Klarifikasi Sang Bupati

Menanggapi gelombang kritik tersebut, Saepul Bahri Binzein memberikan klarifikasi melalui kanal resmi Pemkab Purwakarta. Ia membantah memiliki intensi untuk menyudutkan kaum hawa. Menurutnya, lagu tersebut adalah bagian dari dokumentasi pribadi yang sudah dibuat pada tahun 2020 sebagai bentuk kontemplasi diri.

Baca Juga:  Simbol Budaya dan Kepemimpinan, Om Zein Diberi Kujang Mardika oleh Abah Alam

“Itu puisi dan lagu diciptakan tahun 2020, bercerita tentang diri saya sendiri. Berawal dari renungan atas perilaku saya sendiri yang menurut saya saat itu saya nakal,” kilah Bupati Purwakarta tersebut.

Lebih jauh, ia mengklaim bahwa lirik-lirik kontroversial tersebut merupakan bentuk refleksi spiritual atas perjalanan hidupnya.

“Saya bersyukur Tuhan menciptakan saya jadi lelaki. Mungkin jika saya diciptakan jadi perempuan, terjadi apa yang saya pikirkan karena saya belum bisa menjaga diri,” pungkas Om Zein.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bupati Purwakarta Isu Gender Kontroversi Lagu Menteri PPPA Saepul Bahri Binzein
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Punya Harta Rp138 Miliar Tapi Desa Dibangun Swadaya, Bupati Kebumen Kena Cibir Netizen

Nadira Azzahra Kembali ke Keluarga Usai Hilang Sepekan, Kondisi Psikis Jadi Perhatian

Warga Sumedang Terancam Dampak Tambang? Gunung Dikeruk Brutal, Truk Berjejer hingga Kerusakan Lingkungan Jadi Sorotan

Bansos

4 Bansos Cair Juli 2026, PKH Tahap 3 hingga BPNT Rp600 Ribu Mulai Disalurkan, Cek Daftar Penerimanya

Taufik Hidayat Dijerat 3 Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Capai 36 Tahun Penjara

Begal

Viral Terduga Begal Ditangkap Warga di Cigadung Bandung, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Terpopuler
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral di TikTok, Link Fullnya Bikin Waswas
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Panduan Lengkap MagangHub Kemnaker 2026: Cara Daftar, Dokumen Wajib, dan Jadwal Seleksi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.