Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija

Minggu, 1 November 2026 18:02 WIB
Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Minggu, 1 November 2026 17:30 WIB

Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama

Minggu, 1 November 2026 16:29 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menalo Brace, Klok Gol Indah! Persib Tempel Ketat Persija
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
  • Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution
  • Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
  • Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen
  • Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Simbol Budaya dan Kepemimpinan, Om Zein Diberi Kujang Mardika oleh Abah Alam

By Aga GustianaSabtu, 2 Agustus 2025 18:44 WIB3 Mins Read
Abah Alam
Abah Alam. (Foto: bukamata.id/Rizal Fadillah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, menerima sebuah penghargaan istimewa berupa kujang dari Keluarga Kewargian (KK) Abah Alam.

Penyerahan yang sarat makna ini dilakukan secara tulus, tanpa unsur seremonial, dan murni sebagai bentuk penghormatan.

Menurut Abah Alam, momen pemberian kujang ini secara spontan mengingatkannya pada satu kejadian di masa lalu.

“Abah langsung teringat—pernah satu waktu, Abah didorong kursi roda oleh Om Zein,” ucap Abah Alam ditemui dikediamannya, Sabtu (2/8/2025).

Abah Alam menjelaskan bahwa kujang ini diberikan sebagai bentuk anugerah dan penghargaan atas kepribadian Om Zein yang ia kenal sangat santun, lemah lembut, dan selalu menjaga etika serta adab.

Baca Juga:  Kisruh Dana PIP di Purwakarta: Bupati Om Zein Bantah Bela Pelaku Penyalahgunaan Bantuan

“Kujang ini Abah berikan kepada beliau, tanpa ada niat untuk selfie atau hal-hal seremonial lainnya. Murni dari hati,” ujarnya.

Penyerahan kujang ini berlangsung saat Abah Alam sedang berada di sebuah rumah makan. Saat itu, ia didampingi oleh Komandan Kodim 0619/Purwakarta, Letkol Inf. Ardha Cairova Pari Putra, dan Sekretaris Daerah Purwakarta, Norman Nugraha.

Kujang Mardika: Simbol Harapan untuk Pemimpin

Kujang yang diberikan bukanlah kujang pusaka lama, melainkan kujang mardika—sebuah replika yang dibuat secara khusus. Kujang ini dibuat lima tahun lalu dan murni dari hasil swadaya, tanpa menggunakan dana pemerintah.

Abah Alam menjelaskan bahwa pemberian ini tidak ada kaitannya dengan hal-hal mistis atau spiritual.

Baca Juga:  Lagu Gubahannya Tuai Kritik, Bupati Purwakarta Om Zein Akhirnya Take Down dan Minta Maaf

“Ini murni soal momen. Bukan berarti juga karena Kang Ardha itu Dandim, lalu kujangnya harus untuk beliau. Ini Abah berikan karena merasa ada panggilan hati,” jelasnya.

Meski makna di baliknya tidak dapat dipastikan secara logis, Abah Alam berharap bahwa kujang ini dapat menjadi pengingat bagi Om Zein.

“Mudah-mudahan saja, sebagai pemimpin yang bijak di Purwakarta, beliau bisa membawa nilai-nilai kebaikan. Karena Purwakarta punya banyak cerita, yang mungkin belum seluruhnya tertuang dalam literatur yang ada,” haranya.

Pemberian kujang ini juga bertepatan dengan momen penting, yaitu dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-194 Kota Purwakarta dan Hari Jadi ke-57 Kabupaten Purwakarta.

Abah Alam juga menanggapi pertanyaan mengapa kujang ini tidak diberikan kepada pemimpin di Bandung Raya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tegaskan Pentingnya Budaya dalam Pembangunan Jawa Barat di HUT ke-80

“Karena pemimpin-pemimpin di Bandung itu sudah lama kenal dekat dengan Abah. Untuk mereka ada momen tersendiri kapan saat yang tepat memberi,” tandasnya.

Sebelumnya, dua lembaga adat terkemuka, Keluarga Kewargian (KK) Abah Alam dan Keluarga Kelurahan Galuh Pakuan Padjadjaran (KGPP) menyerahkan pusaka kujang kepada Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein.

Di hadapan Dandim 0619/Purwakarta, Letkol Inf Ardha Cairova Pari Putra, dan Sekda Purwakarta, Norman Nugraha, kujang diserahkan sebagai simbol dukungan spiritual dan pengukuhan nilai-nilai budaya dalam kepemimpinan.

“Kujang ini bukan sekadar simbol, tetapi pengingat bahwa memimpin juga berarti menjaga roh budaya dan keharmonisan dengan rakyat,” ucap Abah Alam, Kamis (31/7/2025).

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

budaya sunda Bupati Purwakarta om zein
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.