Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!

Sabtu, 22 Agustus 2026 05:00 WIB

Bukan Sekadar Latihan, Ini yang Berubah di Persib Usai TC Hampir 2 Pekan di Bali

Sabtu, 22 Agustus 2026 04:00 WIB

Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!
  • Bukan Sekadar Latihan, Ini yang Berubah di Persib Usai TC Hampir 2 Pekan di Bali
  • Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya
  • Klaim Saldo DANA Gratis 22 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Mudah Cuan Hari Ini!
  • Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!
  • Bukan di GBLA? Laga Penentu Persib di ACL Two Terancam Geser ke Si Jalak Harupat
  • 14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran
  • Persib Punya 12 Pemain Asing, Igor Tolic Akhirnya Buka Suara soal Siapa yang Bakal Dilepas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Warga Sumedang Terancam Dampak Tambang? Gunung Dikeruk Brutal, Truk Berjejer hingga Kerusakan Lingkungan Jadi Sorotan

By SusanaSelasa, 7 Juli 2026 11:24 WIB2 Mins Read
Viral unggahan Instagram @blackraven.id menyoroti dugaan dampak aktivitas penambangan gunung di Sumedang. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah unggahan dari akun Instagram @blackraven.id menjadi perbincangan di media sosial setelah menyoroti dugaan dampak aktivitas penambangan gunung di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Video yang diunggah tersebut menampilkan kondisi kawasan perbukitan yang tampak dikeruk menggunakan alat berat, disertai narasi yang mempertanyakan perhatian pemerintah terhadap keluhan warga.

Unggahan itu menyebut masyarakat sekitar telah lama merasakan berbagai dampak lingkungan dan sosial akibat aktivitas penambangan. Mulai dari berkurangnya sumber air bersih, polusi debu, hingga meningkatnya potensi bencana alam.

Dalam keterangan unggahannya, akun tersebut menuliskan:

“MENUNGGU BENCANA ALAM DATANG! Gunung-gunung dibabat dan dikeruk dengan brutal tanpa ampun oleh mesin.”

Akun tersebut kemudian merinci sejumlah dampak yang diklaim dirasakan warga, di antaranya:

  • Air untuk warga disebut mulai surut.
  • Anak-anak diklaim mengalami gangguan saluran pernapasan akibat debu.
  • Warga terdampak polusi udara.
  • Potensi bencana alam dinilai semakin tinggi.
  • Suhu lingkungan sekitar menjadi lebih panas.
  • Jalanan disebut rusak dan licin akibat pasir yang berjatuhan dari truk tanpa penutup terpal.
  • Antrean truk di tanjakan dinilai meningkatkan risiko kecelakaan serta kemacetan karena kendaraan mogok atau mengalami kerusakan.

Minta Pemerintah Daerah Turun Tangan

Melalui unggahan tersebut, pemilik akun juga mengajak warganet untuk menandai akun media sosial Bupati Sumedang, Wakil Bupati Sumedang, hingga Gubernur Jawa Barat agar persoalan tersebut mendapat perhatian.

“Ada yang tahu IG Bupati atau Wakil Bupati Sumedang? Atau dinas-dinas terkait? Boleh tolong di-tag. Kalau enggak digubris juga, tolong sekalian KDM, gubernurnya. Apakah bisa menolong warganya yang menderita ini?” tulis akun tersebut.

Tulisan dalam Video Jadi Sorotan

Selain narasi pada kolom keterangan, video itu juga memuat sejumlah tulisan yang mengkritik respons pemerintah terhadap persoalan tersebut.

Dalam video tertulis kalimat:

“Pejabat setempat tutup mata, tutup telinga dan tutup mulut?”

Video itu juga menyebut kondisi tersebut sebagai pemandangan mengkhawatirkan di salah satu wilayah Kabupaten Sumedang.

Narasi dalam video mengklaim bahwa masyarakat sekitar terdampak polusi, sementara anak-anak mengalami gangguan pernapasan akibat debu yang ditimbulkan aktivitas penambangan.

Warganet Ramai Berkomentar

Unggahan tersebut pun menuai banyak respons dari warganet.

“Mengerikan pisan inimah dok,” tulis akun @ind***

“Up terus mang, sugan we didenge kunu di luhur,” tulis akun @gul***

“Nungguan azab na weh ieu mah,” tulis akun @riz***

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sumedang maupun instansi terkait mengenai klaim yang disampaikan dalam unggahan tersebut. Bukamata.id masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk memperoleh konfirmasi dan penjelasan lebih lanjut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

enambangan Sumedang polusi debu Sumedang Sumedang viral tambang gunung Sumedang tambang Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!

Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran

Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent

Gudang Hancur, Beras Utuh! Keteladanan Hati Warga NTT yang Bikin Satu Indonesia Terharu

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Status Penerima PKH dan BPNT Sekarang

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Game Free Fire
    Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Ekspedisi Gahvara Yava 2026 Sukses Petakan Peta Baru Luweng Ombo Pacitan Sepanjang 8,2 Kilometer
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.