Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!

Sabtu, 22 Agustus 2026 05:00 WIB

Bukan Sekadar Latihan, Ini yang Berubah di Persib Usai TC Hampir 2 Pekan di Bali

Sabtu, 22 Agustus 2026 04:00 WIB

Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos Agustus 2026 Masih Disalurkan, Ada yang Terima hingga Rp2,7 Juta!
  • Bukan Sekadar Latihan, Ini yang Berubah di Persib Usai TC Hampir 2 Pekan di Bali
  • Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Belum Cair? Cek NIK Sekarang, Bisa Jadi Ini Penyebabnya
  • Klaim Saldo DANA Gratis 22 Agustus 2026: Link DANA Kaget dan Cara Mudah Cuan Hari Ini!
  • Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!
  • Bukan di GBLA? Laga Penentu Persib di ACL Two Terancam Geser ke Si Jalak Harupat
  • 14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran
  • Persib Punya 12 Pemain Asing, Igor Tolic Akhirnya Buka Suara soal Siapa yang Bakal Dilepas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

Messi Cs Terancam Tumbang! Mesir Siapkan Senjata Rahasia dari Kelemahan Argentina di Piala Dunia 2026

By SusanaSelasa, 7 Juli 2026 15:15 WIB6 Mins Read
Piala Dunia 2026. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pertandingan Argentina vs Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik. Di atas kertas, Argentina datang sebagai juara bertahan dengan sederet pemain bintang, namun perjalanan mereka di turnamen kali ini justru menunjukkan celah yang bisa dimanfaatkan lawan.

Salah satu kelemahan terbesar Timnas Argentina yang mulai terlihat adalah masalah mental ketika menghadapi tim yang dianggap memiliki level lebih rendah. Situasi tersebut menjadi perhatian serius karena Mesir datang dengan modal kepercayaan diri tinggi dan strategi yang berpotensi merepotkan Lionel Messi dan kawan-kawan.

Laga Argentina vs Mesir akan berlangsung di Atlanta Stadium, Selasa (7/7/2026) pukul 23.00 WIB. Pertandingan ini menjadi ujian besar bagi ambisi Argentina mempertahankan gelar juara dunia.

Tanjung Verde Bongkar Kelemahan Argentina

Salah satu pelajaran penting bagi Mesir berasal dari pertandingan Argentina melawan Tanjung Verde pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Dalam laga tersebut, Argentina sebenarnya mampu unggul lebih dulu. Namun setelah mendapatkan keunggulan, skuad asuhan Lionel Scaloni justru menurunkan intensitas permainan.

Alih-alih terus menekan untuk memastikan kemenangan, Argentina memilih bermain lebih aman dan memberikan ruang kepada Tanjung Verde untuk berkembang.

Kesalahan itu akhirnya dimanfaatkan lawan. Tanjung Verde berhasil menyamakan kedudukan setelah Argentina terlihat kehilangan fokus.

Bahkan setelah Lisandro Martinez kembali membawa Argentina unggul, pola permainan yang sama kembali terjadi. Albiceleste kembali bermain pasif hingga Tanjung Verde mampu mencetak gol penyama kedudukan untuk kedua kalinya.

Argentina akhirnya lolos berkat gol bunuh diri bek Tanjung Verde, Diney Borges, dalam pertandingan yang harus berlangsung hingga 120 menit.

Hasil tersebut menjadi alarm bagi Argentina bahwa pertandingan Piala Dunia tidak bisa dimenangkan hanya dengan kualitas individu.

Baca Juga:  Spanyol vs Prancis di Semifinal! Magis Mikel Merino Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026

Mental Meremehkan Lawan Jadi Masalah Argentina

Sebelum pertandingan melawan Tanjung Verde, Lionel Scaloni sebenarnya sudah memberikan peringatan kepada para pemainnya.

Pelatih Argentina itu meminta anak asuhnya tidak meremehkan Tanjung Verde yang sebelumnya mampu membuat tim kuat seperti Spanyol dan Uruguay kesulitan.

Namun, peringatan tersebut tampaknya tidak sepenuhnya dijalankan di lapangan.

Kecenderungan merasa lebih unggul menjadi salah satu faktor yang membuat Argentina beberapa kali kehilangan konsentrasi.

Hal serupa juga terlihat ketika Argentina menghadapi Yordania. Meski berhasil meraih kemenangan atas Aljazair dan Austria tanpa kebobolan, gawang Argentina justru mampu ditembus Yordania yang secara peringkat berada jauh di bawah mereka.

Dari tiga gol yang bersarang ke gawang Argentina sepanjang Piala Dunia 2026, semuanya berasal dari Yordania dan Tanjung Verde.

Padahal, Argentina sendiri sudah mencetak 11 gol dan tujuh di antaranya berasal dari Lionel Messi.

Mesir Bisa Gunakan Strategi Tanjung Verde

Kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi Mesir.

Tim berjuluk The Pharaohs memiliki karakter permainan yang mirip dengan Yordania dan Tanjung Verde, yakni mengandalkan pertahanan rapat atau low block.

Namun, Mesir memiliki kualitas individu yang lebih baik dibandingkan Tanjung Verde, terutama dengan keberadaan Mohamed Salah dan Omar Marmoush.

Strategi yang digunakan Mesir kemungkinan akan mengandalkan pertahanan disiplin, menunggu Argentina kehilangan fokus, lalu memanfaatkan serangan balik cepat.

Mesir bisa meniru pendekatan Tanjung Verde, tetapi dengan tambahan pemain berkualitas yang mampu memberikan ancaman lebih besar kepada pertahanan Argentina.

Salah satu referensi positif bagi Mesir adalah ketika mereka mampu menahan Belgia dengan skor 1-1 pada fase grup.

Mesir Datang Tanpa Beban, Argentina Penuh Tekanan

Baca Juga:  Timnas Indonesia Bikin Geger Arab Saudi, Media Sebut 'Buatan Belanda'

Faktor mental kemungkinan akan menjadi pembeda terbesar dalam pertandingan ini.

Mesir datang sebagai tim yang sudah melampaui target awal. Setelah 92 tahun gagal mencapai babak 16 besar Piala Dunia, keberhasilan lolos sejauh ini sudah menjadi pencapaian besar bagi mereka.

Dengan status underdog, Mesir bisa bermain lebih lepas.

Bagi skuad asuhan Hossam Hassan, kemenangan atas Argentina dan tiket menuju perempat final akan menjadi bonus luar biasa.

Sebaliknya, Argentina berada dalam tekanan besar.

Sebagai juara bertahan, Lionel Messi dan kawan-kawan memiliki target minimal mencapai final seperti yang mereka lakukan pada Piala Dunia sebelumnya.

Ambisi mempertahankan gelar membuat setiap pertandingan Argentina memiliki beban tersendiri.

Argentina Waspadai Kekuatan Salah dan Marmoush

Meski memiliki kelemahan mental, Argentina tetap menjadi tim dengan kualitas luar biasa.

Skuad Albiceleste masih dipenuhi pemain dengan kemampuan teknik tinggi yang tidak perlu diragukan lagi.

Lionel Messi tetap menjadi pusat permainan Argentina. Pemain berusia 39 tahun tersebut masih menjadi pemain yang paling banyak menciptakan peluang untuk timnya dengan total 24 peluang.

Namun Mesir juga memiliki senjata yang tidak kalah berbahaya.

Mohamed Salah menjadi pemain utama dalam kreativitas serangan Mesir. Bersama Omar Marmoush, keduanya menjadi ancaman terbesar bagi pertahanan Argentina.

Marmoush juga tercatat sebagai salah satu pemain Mesir yang paling banyak menciptakan peluang.

Pertandingan ini pun berpotensi menjadi duel antara:

  • Lionel Messi sebagai motor serangan Argentina.
  • Mohamed Salah dan Omar Marmoush sebagai tumpuan Mesir.

Statistik Menunjukkan Argentina dan Mesir Berimbang

Jika melihat statistik permainan, kedua tim memiliki catatan yang cukup seimbang.

Dalam hal memasuki area sepertiga akhir lapangan, Argentina mencatat 252 sentuhan, sementara Mesir berada di angka 251 sentuhan.

Baca Juga:  Selesai Sudah! 11 Legenda Sepak Bola Dunia Putuskan Pensiun dari Timnas Usai Piala Dunia 2026

Argentina memang unggul dalam kualitas individu, tetapi Mesir memiliki kreativitas lebih baik dalam beberapa aspek.

Mesir sudah menciptakan 62 peluang dan melakukan 75 umpan silang, dengan 16 di antaranya berasal dari Mohamed Salah.

Sementara Argentina mencatat 52 peluang dan 40 umpan silang, dengan 14 di antaranya dikirim oleh Lionel Messi.

Data tersebut menunjukkan bahwa Mesir bukan lawan yang bisa dianggap sebelah mata.

Cuaca Panas dan Kondisi Fisik Bisa Jadi Faktor Penentu

Selain faktor taktik dan mental, kondisi fisik juga bisa menjadi pembeda dalam pertandingan Argentina vs Mesir.

Sebagian besar pemain Mesir bermain di kompetisi domestik dengan kondisi cuaca yang relatif panas. Hal itu bisa menjadi keuntungan ketika mereka tampil di Atlanta Stadium yang memiliki suhu tinggi.

Mesir juga sudah terbiasa menjalani pertandingan panjang, seperti saat menghadapi Australia di babak 32 besar yang harus ditentukan melalui adu penalti setelah bermain 120 menit.

Sementara itu, Argentina mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan setelah menjalani pertandingan panjang.

Messi Tetap Jadi Ancaman Utama

Meski menghadapi tekanan besar, Argentina tetap memiliki Lionel Messi.

Kapten Albiceleste tersebut masih menjadi pemain paling berbahaya dalam skuad Argentina.

Messi berpeluang mencetak sejarah dengan menjadi pemain Argentina kedua setelah Guillermo Stabile pada Piala Dunia 1930 yang mampu mencetak delapan gol dalam satu edisi Piala Dunia.

Namun pertanyaan besarnya adalah apakah Argentina mampu bertahan secara mental dan fisik ketika menghadapi Mesir yang bermain tanpa tekanan.

Laga Argentina vs Mesir bukan hanya pertarungan kualitas pemain, tetapi juga duel mental antara sang juara bertahan dengan tim yang datang membawa semangat kejutan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Argentina vs Mesir Lionel Messi Mohamed Salah omar marmoush Piala Dunia 2026 Timnas Argentina Timnas Mesir
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gratis dari Liverpool! Real Madrid Amankan Bek Prancis Ibrahima Konate hingga 2030

Jadwal Liga Inggris 2026/2027 Pekan Pertama: Arsenal, MU, Liverpool hingga Chelsea

Siapa yang Akan Menjadi Juara Liga Premier Musim 2026–2027?

Misi Kampiun Berturut-turut: Mikel Arteta di Ambang Sejarah Mengikuti Tiga Nama Legendaris Liga Inggris

Terbongkar! Di Balik Isu Mualaf Roberto Carlos & Deretan Bintang Bola Dunia yang Pilih Masuk Islam

US Open 2026: Bisakah Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar Juara Mereka? 

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Game Free Fire
    Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Ekspedisi Gahvara Yava 2026 Sukses Petakan Peta Baru Luweng Ombo Pacitan Sepanjang 8,2 Kilometer
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.